Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
112. Bertemu Panji


__ADS_3

Deniz langsung menemui Pangeran Panji begitu jiwanya sampai di istana kerajaan kucing.


" Ibunda lama sekali datangnya dari tadi aku menunggumu." ucap Pangeran Panji protes kepada ibunya yang sangat lama dia tunggu.


Deniz mendekati Pangeran Panji yang sejak tadi terus aja cemberut kepadanya.


" Memangnya ada apa Putraku sampai kau ingin bertemu dengan ibumu?" tanya Deniz kepada Pangeran Panji.


" Kakek dan nenek besok akan mengajak seorang gadis untuk menjadi calon istriku." ucap Pangeran Panji sambil cemberut pada ibunya yang terkejut mendengarnya.


" Apakah itu benar?" tanya Deniz.


Deniz melihat Pangeran Panji menganggukan kepalanya dan terlihat begitu sengsara.



Visualisasi putri Hanna Azizah.


" Memangnya siapa yang akan dijodohkan oleh Nenek dan kakekmu?" tanya Deniz merasa penasaran dengan pilihan kedua mertuanya untuk putranya yang tercinta.


" Nama dia Putri Hana Azizah Putri dari kerajaan siluman ular biru. Aku tidak mau Ibunda! Aku pokoknya tidak peduli dengan apapun yang dikatakan oleh kakek dan nenek!" ucap Panji merasa kesal.


" Panji anakku. Lebih baik kau berusaha untuk mengenalnya dulu siapa tahu kan nenek dan kakekmu memilihkan seorang calon istri yang baik untukmu?" tanya Deniz berusaha untuk membujuk putranya.


" Kakek dan nenek bilang kalau Putri itu juga sama sepertiku. Dia juga setengah siluman dan setengah manusia. Ayahnya adalah manusia yang jatuh cinta kepada Putri mahkota kerajaan ular biru yang sangat terkenal cantik jelita. sehingga akhirnya mereka menikah dan memiliki anak Putri Hana Azizah." ucap Panji menceritakan kepada ibunya tentang calon istri yang ditawarkan oleh kakek dan neneknya kepada dia tadi pagi.

__ADS_1


" Ibunda ajaklah aku ke alam manusia. Karena Aku tidak mau melakukan pernikahan di sini!" ucap Panji yang terlihat sedih sekali.


" Sebaiknya besok kita bertemu dengan Putri Hana Azizah. Ibunda juga akan bertemu dengannya. Mari kita nilai apakah dia layak untuk menjadi istrimu atau tidak!" ucap Deniz sambil menyentuh telapak tangan Pangeran panji untuk membuat putranya menjadi lebih rileks dan bisa tenang dalam menghadapi pertunangan tersebut.


Terlihat Pangeran Narendra yang begitu gagah menghampiri keduanya.


" Sayang, Kenapa kau tidak mencariku ketika datang kemari?" tanya Narendra sambil mencium bibir Deniz saat bertemu istrinya.


" Kalian selalu saja seperti itu kalau di hadapanku!" protes Pangeran Panji kepada kedua orang tuanya yang selalu saja terus bermesraan ketika bertemu.


" Makanya cepat kau menikah supaya kau juga bisa bermesraan dengan istrimu tidak selalu cemburu kepada ayah dan ibumu!" ucap Pangeran Narendra melirik sinis kepada Panji yang sudah berubah seperti musuhnya kalau sudah berurusan dengan Deniz.


Dua pangeran tampan dari kerajaan kucing selalu saja ribut kalau sudah berebut Deniz dalam kekuasaan mereka berdua.


" Sayang sepertinya aku harus merestui perjodohan yang sudah dicetuskan oleh ayah dan ibuku untuk anak bengal ini. Supaya dia tidak lagi mengajak bersaing diriku tentang kamu!" ucap Narendra kepada Deniz.


" Cih, dasar picik sama anak sendiri maunya bersaing terus!" ucap Panji misuh-misuh dan kemudian meninggalkan orang tuanya untuk bertemu dan berbincang.


" Ibunda Jangan lama-lama berbicara dengan ayahku. Aku akan menunggumu di kamarku kita masih belum selesai berdiskusi tentang Putri Hana Azizah!" ucap Pangeran Panji yang akhirnya meninggalkan Narendra dan Deniz untuk bertemu.


Pangeran Panji sadar kalau dia tidak akan pernah bisa menang melawan Narendra kalau sudah berurusan dengan ibunya.


" Ceritakan padaku tentang Putri Hana Azizah Bagaimana ceritanya kedua orang tuamu bisa berniat untuk menjodohkan dengan Putra kita sayang?" tanya Deniz kepada Narendra.


Narendra Kemudian menceritakan secara mendetail tentang rencana kedua orang tuanya untuk menjodohkan Panji dengan Putri Hana Azizah yang akan menjadi simbol dari kerjasama bilateral antar dua kerajaan.

__ADS_1


" Kerajaan kita semakin hari semakin lemah dengan saingan dan juga serangan dari kerajaan monyet yang sekarang mulai selalu mencari gara-gara dengan kerajaan kita. Selama bertahun-tahun dan berabad-abad lamanya. Kerajaan monyet dan kerajaan ular biru adalah musuh bebuyatan yang tidak pernah akur. Jadi kita bisa menggunakan itu untuk mendapatkan bantuan dari mereka!" ucap Narendra menceritakan segalanya kepada istrinya tercinta.


" Menurutku Putra kita tidak mau dijodohkan dengan putri dari kerajaan ular biru itu. Dia bahkan memintaku untuk membawanya ke alam manusia untuk menghindari Perjodohan itu! cobalah berunding lagi dengan kedua orang tuamu jangan sampai nanti Putra kita tidak bahagia dengan pernikahannya!" ucap Deniz kepada Pangeran Narendra.


" Besok pertemuannya baru akan dimulai. Kita akan melihat apakah Panji dan Putri Hana Azizah bisa saling mencintai atau tidak. Kita akan putuskan semua itu, setelah pertemuan besok!" ucap Narendra kepada Deniz yang akhirnya hanya bisa setuju dengan niat suaminya dan juga kedua mertuanya.


Perasaan Narendra saat ini sangat bahagia. Ketika dia memikirkan Panji akan segera menikah. Maka itu artinya perjanjian antara Dennis dan Kiai Rasyid sudah selesai dan mereka berdua bisa kembali bersama hidup di alam siluman.


Deniz mengerti bagaimana perasaan Narendra saat ini. Perpisahan keduanya memang sangatlah sulit untuk bisa ditoleransi. Akan tetapi mereka melakukan itu semua dengan ketulusan dan juga keikhlasan di hati keduanya. Semuanya adalah demi kebaikan dua alam agar tidak terjadi bentrok dan permusuhan.


Sampai sejauh ini mereka telah berhasil melewati ujian cinta yang begitu besar di antara keduanya.


Perjuangan Deniz ketika hamil dan melahirkan Pangeran Panji sangatlah besar. Oleh karena itu dia menginginkan kebahagiaan putranya di atas segalanya.


" Berdoalah kalau Putri Hana Azizah akan menjadi calon istri yang baik untuk anak kita. Kalau tidak kita pasti akan kesulitan untuk mencari calon istri bagi putra kita sayang. Kamu tahu sendiri bukan? Putra kita itu sangat dingin dan juga cuek terhadap wanita sangat sulit sekali untuk bisa menangani dia!" ucap Pangeran Narendra kepada Deniz.


" Kau benar juga suamiku. Baiklah sayang. Sebaiknya kita mulai mempersiapkan segala sesuatunya. Kalau sampai terjadi hal yang tidak diinginkan pada saat pertemuan besok. Karena aku tahu. Pangeran Panji tampaknya tidak terlalu menginginkan perjodohan ini. Sayang, yang aku khawatirkan, kalau dia berbuat ulah untuk merusak pertemuan besok!" ucap Deniz menyuarakan isi hatinya kepada sang suami tercinta.


" Jangan khawatir untuk hal itu sayang. Karena aku sudah mengantisipasi semuanya sejak awal. aku sudah mengatakan kepada panci kalau sampai dia berbuat macam-macam dengan pertemuan itu maka aku tidak akan pernah mengizinkan dia untuk mengunjungimu di alam manusia!" ucap Narendra kepada Deniz.


Narendra sangat tahu kelemahan Pangeran panji yang selalu merindukan ibunya. Oleh karena itu dia menggunakan fasilitas itu untuk menekan putranya agar tidak berbuat ulah dan macam-macam. Pada saat pertemuan besok dengan kerajaan ular biru yang akan berkunjung ke kerajaan kucing untuk membicarakan perihal perjodohan antara Panji dan Putri Hana Azizah.


" Semoga saja ancamanmu itu mempan untuk putra kita! Sayang, yang aku khawatir kan malah akan membuat Panji semakin brutal dan merasa tertantang dengan itu!" ucap Deniz merasa cemas dengan putranya.


Bagaimanapun Deniz sangat mengenal Pangeran Panji yang seorang pemberontak dan sangat suka menantang ayah, kakek dan juga neneknya.

__ADS_1


__ADS_2