
Narendra kemudian mengajak Deniz untuk kembali ke alam manusia sesuai dengan janjinya kepada Ustadz Hakiki.
" Ibunda raja dan Ibunda permaisuri. Ananda harus segera mengantarkan Deniz ke alam manusia. Karena kedua orang tuanya sedang menunggu kedatangannya sekarang!" ucap Narendra mengatakan niatnya untuk mengangarkan Deniz kepada kedua orang tuanya segera.
Raja dan permaisuri menatap Narendra dengan lekat. Mereka sebenarnya merasa sangat kecewa dengan keputusan Putra mereka yang akan mengantarkan Deniz segera. Akan tetapi mereka pun tidak bisa memaksa Deniz untuk berada di istana mereka. Karena perjanjian pernikahan Deniz dengan Narendra memang masih lama.
" Deniz sayang. Sekarang kau pulanglah dulu ke rumahmu. Tunggulah sampai nanti waktu pernikahan kalian tiba. Kami pasti akan menjemputmu untuk menjadi pengantin Narendra!" permaisuri menggenggam telapak tangan Deniz dengan menatapnya lembut.
Entah kenapa Deniz merasa begitu nyaman berada di dekat sang permaisuri yang begitu cantik dan juga anggun berwibawa.
" Ibunda permaisuri. Apakah benar kalau saya harus menikah dengan pangeran Narendra?" tanya Deniz dengan hati-hati sambil melirik ke arah Narendra yang terus memperhatikannya dengan tatapan penuh cinta.
Jujur! Deniz adalah seorang wanita yang selama ini belum pernah terlalu dekat dengan laki-laki secara special dan dia selama ini selalu menjaga hatinya untuk tidak tersentuh dengan perasaan bernama cinta.
Saat ini hati Deniz benar-benar merasa berdebar kencang, jantungnya berdetak begitu cepat tidak seperti biasanya. Ketika dia melihat sekilas ke arah Narendra yang begitu sempurna dan tampan ternyata adalah calon suaminya yang sudah di atur 50 tahun lalu oleh kakek dan raja kucing.
Walaupun Deniz benar-benar tidak bisa percaya dengan kenyataan itu, tetapi Deniz sekarang sedang menghadapi kenyataan itu di depan matanya. Dia berada di istana kerajaan kucing dan bahkan sedang bercakap-cakap dengan raja dan permaisurinya. Sehingga mau tidak mau Deniz pun harus mempercayainya.
" Perjanjian di antara kakekmu dan ayahnya Narendra adalah perjanjian yang sakral. Pada saat usiamu 2 tahun darahmu dan darah Narendra sudah disatukan. Sehingga kalian tidak akan bisa dipisahkan oleh apapun." ucap sang permaisuri sambil menggenggam tangan Deniz yang terkejut.
Narendra mengulurkan tangannya kepada Dennis mengajak calon istrinya untuk segera kembali ke alam manusia.
__ADS_1
Akan tetapi Deniz tampaknya masih betah di istana kerajaan kucing yang sangat mewah dan megah. Istana erajaan itu benar-benar seperti yang ada di dalam dongeng-dongeng yang pernah diimpikan oleh Deniz di masa kecilnya dahulu.
" Apa yang akan terjadi pada kami berdua. Kalau kami tidak bersatu menjadi suami istri pada saat usiaku 20 tahun nanti?" tanya Deniz sangat penasaran.
Raja kucing mendekati Deniz dan kemudian dia menggenggam tangan Deniz yang tadi dipegang oleh istrinya.
" Kalau pernikahanmu dengan Narendra tidak terjadi. Maka Narendra akan binasa untuk selamanya. Karena dia akan hidup di alam manusia menjadi kucing biasa. Itu karena dulu kaulah yang sudah membebaskannya dari kutukan penyihir jahat. Apabila sampai kau membuat patah hati Narendra maka kutukan itu akan kembali kepadanya dan akan memiliki efek yang jauh lebih besar kepada Narendra!" ucap sang raja dengan berwajah sedih dan mengagetkan Deniz.
" Benar Deniz. Dulu saat aku berbentuk seekor kucing lemah saat aku di dunia manusia. Aku sudah mengalami kematian sebanyak 8 kali. Waktu itu kaulah yang sudah membebaskanku dari kutukan penyihir jahat ketika kau mengatakan bahwa kau mencintaiku sambil menangis sedih. Waktu itu air matamu menetes ke kalungku secara tidak sengaja. Sehingga membantuku terbebas dari wadag seekor kucing yang lemah dan aku bisa kembali ke kerajaan ini berwujud manusia!" Narendra menerangkan segalanya kepada Deniz sehingga Deniz mengerti dengan apa yang sedang terjadi.
Setelah mengetahui fakta tersebut, Deniz sekarang menjadi kembali berpikir. Apakah dia akan tega untuk membiarkan laki-laki setampan Narendra binasa ketika pernikahan mereka tidak terjadi nanti?
' Rasanya Sayang sekali. Kalau pangeran setampan dia dan sebaik dia. Harus binasa hanya karena aku tidak mau memenuhi janji pernikahan itu. Mungkin nanti aku akan mencobanya bagaimanapun sebuah janji adalah hutang yang harus dilunasi!' bathin Deniz merasa iba melihat Narendra yang terus memperhatikannya.
Deniz yang merasa bahwa semua yang ingin dia ketahui sudah mendapatkan jawaban dari raja dan permaisuri. Dia pun kemudian berpamitan kepada kedua orang tuanya Narendra sebelum akhirnya mereka kembali melewati portal dan menuju kediaman Deniz.
" Wah kereta kencana ini sangat indah sekali Nare!" Deniz begitu takjub ketika melihat sebuah kereta kencana yang ditarik oleh tiga ekor kuda terbang melayang di atas kepalanya.
Narendra tersenyum melihat kebahagiaan di wajah Deniz yang begitu cantik dan menawan hatinya. Kemudian Narendra menggenggam telapak tangan Deniz dan membimbingnya untuk naik ke atas kereta kencana itu.
" Aku tidak percaya kalau aku menaiki kereta kencana ini!" ucap Deniz sambil tersenyum kepada Narendra yang begitu mengagumi kecantikannya.
__ADS_1
Narendra mencium telapak tangan Deniz dengan begitu khidmat seakan tidak ingin melepaskannya lagi.
" Ketika kau menjadi istriku nanti, kita bisa menggunakan Kereta Kencana ini kemanapun kau ingin pergi pasti aku akan mengantarkan! Aku akan selalu berada di sampingmu dan membuatmu bahagia!" ucap Narendra menatap teduh wajah Denis yang sudah sangat lama dia rindukan.
Deniz yang mendapatkan kata-kata semanis itu dan perlakuan yang begitu romantis dari Narendra. Seketika jantungnya berdebar semakin kencang. Seakan ribuan kupu-kupu sedang terbang melayang di hadapannya membuat dia merasa sangat bahagia.
" Apakah benar kalau kau mencintaiku Nare?" tanya Deniz seakan tidak percaya bahwa seorang pangeran setampan Narendra benar-benar mencintainya.
Narendra merangkul bahu Deniz dan kemudian dia meremas telapak tangannya dengan lembut.
" Ketika ada seseorang yang mencintaimu tanpa melihat waktu dan masa orang itu pasti adalah aku. Ketika kau sedih dan merasa sunyi, aku pasti akan merasakan kesedihan yang kurasakan!" ucap Narendra.
Denis kehabisan kata-kata untuk membalas pernyataan Cinta dari Narendra.
" Aku akan selalu mencintaimu Deniz. Walaupun aku harus binasa di atas dunia ini karena mencintai kamu, aku pasti sangat rela asalkan aku bisa bersamamu!" ucap Narendra sambil meraup wajah Deniz dan mencium bibirnya dengan lembut dan penuh cinta kasih.
Beberapa saat lamanya keduanya begitu terhanyut dalam buaian kisah asmara yang baru saja di rajut di antara mereka berdua.
Nafas keduanya memburu di antara nafsu dan gairah yang menggebu. Namun Narendra langsung menarik ciumannya dan menjauh dari Deniz. Deniz tampak kecewa ketika melihat pria yang sudah membuat dirinya jatuh cinta menjauh tiba-tiba saat dirinya sedang merasa melayang tinggi ke awan.
" Tunggulah aku untuk datang melamarmu dan menjadikanmu sebagai putri mahkota di kerajaanku. Pada saat itu aku pasti akan memberikan kebahagiaan yang tiada tara untukmu!" janji Narendra kepada Deniz yang menganggukkan kepalanya merasa bangga dengan Narendra yang bisa menahan gairah birahi yang tadi hampir saja menggelapkan mata kedua insan yang sedang jatuh cinta itu.
__ADS_1
Deniz memeluk tubuh Narendra dengan erat. Rasa cinta dan kasih sayangnya terhadap Narendra semakin besar setelah melihat Narendra yang begitu melindunginya.