
Begitu sampai di alam manusia, mereka berempat pun langsung menghadap Kiai Rasyid.
"Sudah lama aku tidak mengunjungi alam manusia ternyata begini suasananya sekarang." Ratu Trisna melihat ke sekeliling di mana banyak para santri Kyai Rasyid yang saat ini sedang lalu lalang di sana.
"Istriku. Apakah kau merindukan pondok pesantren milik Ayahmu?" tanya Raja Abi Saka yang merasa sedih melihat istrinya terlihat berkaca-kaca matanya.
"Keluargaku di dunia ini sudah meninggal semua. Sekarang pondok pesantren dikelola oleh murid ayahku. Anak cucu dari Kenzo dan Rara. Mereka berdua hanya memiliki Aku seorang sebagai anak mereka. Tetapi aku malah dipersunting olehmu dan harus mendampingimu di kerajaan alam gaib. Sehingga mereka tidak memiliki penerus sama sekali untuk mengelola pondok pesantren milik ayahku," Ratu Trisna menatap sang suami.
Ratu Deniz dan raja Narendra hanya saling menatap satu sama lain mendengar percakapan mereka.
"Di manakah pondok pesantren milik Ayah yang mulia Ratu?" tanya Raja Narendra penasaran.
"Lupakanlah! Sekarang pondok itu sudah dikelola oleh anak dari sahabatku yang juga sudah meninggal seperti kedua orang tuaku. Entah mereka mengenaliku atau tidak kalau datang ke sana." Ratu Trisna terlihat bersedih memikirkan hal itu.
Tidak lama kemudian, Kyai Rasyid yang tadi di panggil oleh santrinya sekarang sudah hadir di antara mereka.
Kyai Rasyid tampak berbinar-binar melihat kedatangan tamu penting yang jarang berkunjung ke tempatnya.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh!" Sang Kiai langsung menyalami Raja Narendra dan Ratu Deniz yang menyambut kedatangannya dengan senyuman penuh persahabatan.
"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Bagaimana kabarnya, Kyai? Lama sekali kita tidak bertemu." Raja Narendra terlihat begitu berbahagia dan pertemuan mereka ya mungkin sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah bertemu.
__ADS_1
Kyai Rasyid dan istrinya sangat senang dengan kehadiran mereka.
"Oh ya. Siapakah mereka berdua? Kenapa saya bisa merasakan aura yang begitu kuat yang terpancar dari tubuh mereka?" tanya istri Kyai Rasyid ketika menatap Raja Abi Saka dan Ratu Trisna.
"Dia adalah Ratu Trisna dan Raja Abi Saka, Raja dan Ratu dari Kerajaan alam ghaib." Ratu Deniz memperkenalkan mereka berdua kepada keluarga Kyai Rasyid.
Kyai Rasyid menganggukan kepalanya karena tadi dia sudah sedikit menduga tentang hal itu. Aura yang terpancar dari mereka berdua sungguh kuat dan menyilaukan mata.
"Ada apakah gerangan kalian datang kemari?" tanya Kyai Rasyid pada mereka.
Ratu Deniz kemudian menjelaskan semuanya kepada Kyai Rasyid dan istrinya secara mendetail tentang keinginan Dhani yang menginginkan untuk menikahi Putri Seruni yang merupakan anak dari ratu Trisna dan Raja Abi Saka.
"Maafkan saya Kyai. Semua ini adalah karena keinginan Dani yang mewanti-wanti, agar merahasiakan keberadaannya di istana kami. Kedatangan kami kali ini pun sebenarnya tidak diketahui oleh Dani. Hanya saja kami sebagai orang luar merasa perlu untuk berdiskusi kepada Kyai Rasyid dan keluarga tentang keinginan Dani untuk melamar Putri Seruni. Bagaimanapun masalah pernikahan bukanlah masalah sepele." ya Rasyid terkejut mendengar penuturan dari Raja Narendra tentang keinginan Dhani untuk menikahi Putri Seruni.
" Bukankah Putri Seruni adalah putri Anda, Raja Abi Saka? Putri yang dulu anda jodohkan untuk menikah dengan raja Narendra pada saat penobatannya?" Kyai Rasyid mengkonfirmasi kebenaran hal itu kepada mereka.
"Benar Kyai. Putriku yang bengal itu dia kabur dari istana kerajaan kami dan ternyata bersembunyi di istana kerajaan kucing. Sungguh tidak pernah kuduga kalau mereka malah bertemu dan Dani memiliki niat untuk menikahi putri kami." Kyai Rasyid manggut-manggut.
Terlihat Kiai Rasyid yang sudah berusia tua itu mulai berpikir sangat keras tentang masalah putranya yang sudah lama sekali tidak bisa membuka pintu hatinya untuk wanita lain selain Dennis yang sangat ia cintai.
"Sejak dulu Dani hanya mencintaimu, Denis. Kami berkali-kali menjodohkan dia dengan anak-anak dari sahabat kami bahkan memperkenalkan dia kepada banyak gadis yang kami kenal. Semuanya ditolak olehnya. kalau sampai Putra kami menginginkan pernikahan dengan Putri Seruni, itu artinya Dani mencintai gadis itu." kerasa terlihat wajahnya masih sendu dan penuh dengan dilema.
__ADS_1
"Kyai, Bagaimana menurut pendapat Kyai? Apakah Kyai keberatan kalau putri kami menikah dengan Putra Kyai? Mengingat kita berbeda alam. Akan tetapi istriku juga merupakan manusia biasa seperti kalian umurnya sudah mencapai 300 tahun. Putri kami bisa termasuk sebagai manusia setengah siluman. Akan tetapi karena dia selama hidupnya hanya hidup di alam gaib, aura siluman dia jauh lebih kuat dari pada aura manusia." Raja Abi Saka menjelaskan semuanya kepada Kyai Rasyid.
Istri kyai Rasyid terlihat shock mendengar semua penjelasan yang dikatakan oleh mereka. Bagaimanapun, dia sebagai ibu tidak mau kalau sampai putranya menikahi gadis yang bukan manusia. Dia tidak bisa membayangkan kehidupan seperti apa yang akan dijalani oleh Dani.
Istri kyai Rasyid bahkan sampai pingsan mendengar semua keterangan mereka. Oke Rasyid kemudian menolong istrinya untuk di bawa ke dalam kamar mereka. Raja Abi Saka saling menatap kepada raja Narendra Dia terlihat bingung menyikapi hal itu.
"Raja Narendra apakah menurutmu pernikahan itu memungkinkan? Kelihatannya kedua orang tua dan ini keberatan kalau Dani menikahi putriku." Raja Abi Saka hanya bisa menghela nafas mengetahui hal tersebut.
Pada dasarnya Raja Abi Saka hanya ingin mendukung apapun yang diinginkan oleh putrinya. Tetapi dia pun tidak tahu apakah Putri Seruni keinginan Dhani untuk menikahinya.
"Kita juga belum bertanya kepada putri seru nih Apakah dia mau menerima lamaran Dani atau tidak. Aih, kita benar-benar sangat ceroboh dengan langsung menemui Kyai Rasyid." Ratu Deniz terlihat menyesali apa yang saat ini dia lakukan bersama suaminya.
Bahkan mereka sampai membawa Raja Abi Saka dan Ratu Trisna untuk bertemu dengan Kyai Rasyid dan keluarganya.
Mereka berempat hanya bisa saling menatap satu sama lain sejak tadi Ratu Krisna terus memperhatikan ke sekeliling. Ratu Trisna merasa seakan dirinya sedang pulang ke rumah ayahnya karena kenyamanan yang sama dia rasakan saat berada di rumah Kyai Rasyid.
"Yang mulia Raja. Biarkanlah mereka memproses cinta mereka kedepannya. Kita sebagai orang tua hanya bisa mendukung saja. Karena kita pun tidak tahu bagaimana respon dari Putri Seruni atas keinginan Dhani." Ratu Trisna mengungkapkan pendapatnya kepada mereka semua.
Raja Abi Saka hanya terlihat menganggukkan Kepala dia selalu setuju dengan apapun yang dikatakan istrinya. Karena sang raja benar-benar sangat menghargai Ratu Trisna yang sudah berkorban begitu banyak untuk mendampingi dirinya selama ratusan tahun belakangan ini.
Secara nalar Ratu Trisna seharusnya sudah meninggal sejak dulu. Akan tetapi demi mendampingi Raja Abi Saka, Ratu Trsina terus belajar ilmu awet muda dan panjang umur. Sang raja yang paling tahu apa saja yang sudah di lewati oleh Rati Trisna hingga saat ini.
__ADS_1