
Mahaguru tertawa terbahak-bahak ketika dia mendengarkan Kyai Rasyid yang menurutnya sangat sombong dan arogan.
" Dengarkan aku Kyai! Di mata Allah semua makhluk itu sama derajatnya yang membedakan hanyalah keimanan mereka! Pangeran Narendra adalah seorang pangeran yang sangat taat dengan agama Islam dan dia juga adalah seorang Hafidz yang selalu menjadi imam di masjid kerajaan kami. Jadi saya rasa tidak masalah kalau Tuan putri Deniz menikah dengan pangeran Narendra yang memang sudah digariskan oleh takdir untuk menjadi suaminya!" ucap Mahaguru mulai geram dengan tingkah laku Kyai Rasyid yang menurutnya terlalu sombong.
Kyai Rasyid menarik nafasnya dalam-dalam. Dia baru mengetahui fakta tentang pengeran Narendra yang ternyata seorang Hafiz dan juga Imam di masjid yang ada di istana kerajaan kucing.
" Jadi Pangeran Narendra adalah seorang Hafidz? Pantes saja ayat-ayat suci Alquran tidak mampu membakarnya!" ucap Kyai Rasyid sambil mengelus jenggotnya yang berwarna putih.
Maha guru terus berusaha untuk berdiskusi dan bernegosiasi untuk rumah tangga muridnya yang sangat dia sayangi. Karena bagaimanapun dia tidak bisa menerima kenyataan kalau Narendra dan Deniz harus berpisah hanya karena beda alam.
" Kalau Kyai setuju dengan syarat yang aku ajukan. Maka seminggu sekali aku bisa membantu Tuan putri Deniz untuk bertemu dengan kedua orang tuanya di alam manusia ataupun kedua orang tuanya bisa datang untuk mengunjungi istana kerajaan kucing untuk bisa bertemu dengan Putri mereka di alam kami!" ucap Mahaguru berusaha untuk tetap bernegosiasi bagaimanapun dia ingin yang terbaik untuk rumah tangga muridnya.
Tampak Kyai Rasyid menggeleng-gelengkan kepalanya yang mulai pening.
Kalau dia menyetujui kesepakatan itu, maka keseimbangan dunia pasti akan kacau.
Alam manusia dan alam siluman akan tercampur dan akan membuka pintu gerbang gaib dengan begitu lebar yang akhirnya akan mengakibatkan banyak siluman yang bisa masuk dan keluar ke alam manusia secara bebas dan itu sangat berbahaya untuk alam manusia.
" Maafkan saya maha guru saya tidak bisa mengijinkan hal itu. Karena itu benar-benar sangat berbahaya bagi alam manusia!" ucap Kyai Rasyid yang bersikeras menolak negosiasi tersebut.
__ADS_1
" Saya rasa Anda pasti sangat mengetahui konsekuensi apa yang akan terjadi. Ketika gerbang alam siluman dan gerbang alam manusia terbuka lebar setiap saat. Itu akan membuat banyak siluman yang bisa menembus dunia manusia dengan bebas dan akan semakin banyak kejahatan di muka bumi ini yang diakibatkan oleh para siluman jahat yang selalu menebar teror di alam manusia!" ucap Kyai Rasyid dengan wajah datar dan masih bersikekeh untuk tidak mengizinkan pernikahan Pangeran Narendra dan Deniz berjalan seperti yang di inginkan oleh maha guru.
Maha guru sangat mengerti semua yang dikatakan oleh Kyai Rasyid dan dia pun memikirkan tentang hal itu.
" Ketika gerbang alam siluman dibuka oleh kalian, maka pada saat itu siluman yang lain pasti akan mengikutinya di belakang dan akan sangat besar konsekuensi yang harus ditanggung oleh kami di alam manusia!" ucap Kyai Rasyid dengan wajah serius nya.
Mahaguru menatap tajam Kyai Rasyid. Dia sebenarnya sudah sangat marah karena Kyai Rasyid yang begitu keras kepala dan sangat sulit untuk diajak berkompromi.
" Saya rasa Anda tidak mungkin akan selalu menjaga pintu gerbang siluman ketika Pangeran Narendra dan Deniz datang ke alam manusia untuk bertemu dengan kedua orang tuanya Deniz. Bukan?" tanya Kyai Rasyid lagi.
" Kami akan menempatkan bala tentara yang akan selalu menjaga gerbang portal yang menghubungkan alam manusia dan alam kami. Anda tenang saja Kyai, saya pasti akan bertanggung jawab dengan hal itu!" janji Mahaguru kepada Kyai Rasyid.
Kali ini yang datang benar-benar Deniz dalam wujud aslinya dan wadagnya yang bersatu dengan jiwanya. Narendra menghadap kedua mertuanya dalam wujud manusianya yang sejati dengan ketampanan Hakiki yang dia miliki. Dedi dan Amber untuk beberapa saat tampak begitu terpesona dengan ketampanan Narendra yang tiada duanya.
" Mama apa kabar?" tanya Deniz yang langsung memeluk Amber yang seketika menghambur ke dalam pelukannya.
Amber dan Dedi benar-benar tidak percaya. Bahwa mereka berdua akan bertemu kembali dengan Denis yang ditemani oleh Narendra.
Istri kyai Rasyid pun bahkan sampai bengong terlongong. Ketika dia melihat kehadiran Deniz dan pamberan Narendra di dalam ruangan perawatan Amber.
__ADS_1
Sementara itu Kyai Rasyid yang masih berada di jembatan embun yang saat ini sedang bernegosiasi dengan Mahaguru. Matanya tampak masih terpejam dengan tangan yang masih aktif menggulir tasbih di tangannya dengan hati yang terus mengucapkan dzikir kepada Allah.
Narendra hanya melirik sekilas kepada Kyai Rasyid yang wajahnya begitu bercahaya dengan kebijaksanaan yang dia miliki.
Narendra langsung mencium telapak tangan Dedi dan Amber, sebagai bentuk rasa hormatnya kepada kedua mertuanya.
Awalnya Dedi dan Amber merasa ragu untuk bersalaman dengan Narendra. Akan tetapi melihat Deniz yang menggangguk kepada mereka. Akhirnya mereka berdua pun mau menerima uluran tangan Narendra yang kemudian mencium telapak tangan mereka dengan hikmat.
' Subhanallah! Telapak tangannya begitu lembut dan sangat wangi sekali!' bathin Amber ketika telapak tangannya menyentuh tangan Narendra yang halus sehalus kapas. Amber mencium telapak tangannya yang tadi bersalaman dengan Narendra yang tercium begitu wangi, aroma bunga kasturi.
" Maafkan karena kami baru mengunjungi kalian berdua!" ucap Narendra sambil tersenyum kepada kedua mertuanya yang masih bengong dan tidak percaya bahwa mereka saat ini berhadapan dengan siluman kucing yang melegenda.
" Cepatlah Sayang. Kalau kau ingin berbicara dengan kedua orang tuamu. Karena waktu kita sangat sempit. Kasihan maha guru kalau terlalu lama harus menahan jiwa Kyai Rasyid di jembatan embun, penghubung alam manusia dan alam ghaib!" demi mendengarkan ucapan Narendra istri kyai Rasyid sampai terkejut dia melirik sekilas kepada suaminya yang sekarang mulai menitikkan keringat dingin di dahinya.
Istri kyai Rasyid bisa mengerti bahwa saat ini suaminya sedang bertarung dengan sosok yang dipanggil maha guru oleh Narendra.
" Cepatlah kalau kalian masih memiliki kepentingan di alam manusia. Agar suamiku bisa kembali ke mari lagi. Jangan sampai terjadi apa-apa dengan suamiku di alam lelembut sana!" ucap istri kyai Rasyid mulai merasa cemas dengan keadaan suaminya.
Narendra sangat tahu kemampuan Maha gurunya yang sangat hebat dan juga mumpuni dalam segala ilmu kanuragan.
__ADS_1
Kyai Rasyid dan Maha guru memang adalah lawan yang sangat setimpal. Mereka berdua sama-sama taat kepada Allah dan mereka juga sama-sama memiliki kepercayaan terhadap Allah yang kuat. Oleh karena itu sangat sulit untuk bisa menentukan. Siapa pemenang di antara keduanya jika mereka berdua harus bertarung di alam lelembut.