Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
78. Usaha keluarga Deniz


__ADS_3

Deniz yang sudah mulai siuman dan kembali hidup normal seperti biasanya.Ya minimal dia sudah bisa diajak bicara oleh kedua orang tuanya dan minimal tubuhnya sekarang sudah kembali normal dan tidak kurus kering seperti dulu lagi.


Perkembangan positif seperti itu sudah membuat Dedi dan Amber sangat bahagia.


" Sebaiknya kita mengirimkan Deniz ke pondok pesantren Kyai Rasyid agar bisa dijaga di sana. Kasihan Deniz hampir setiap malam dia selalu mencari ketakutan karena melihat makhluk-makhluk gaib yang berseliweran di antara dia!" ucap Dedi yang merasa prihatin dengan putrinya.


Sejak kembali dari alam gaib. Deniz memang memiliki kemampuan untuk dapat melihat makhluk-makhluk gaib dan makhluk-makhluk astral yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu Deniz sering sekali ketakutan dan sering diganggu oleh mereka.


" Benar Papa juga berpikir seperti itu. Kasihan Deniz kalau terus bersama kita pasti dia akan semakin tertekan jiwa dan raganya. Karena selalu diganggu oleh makhluk-makhluk usil dan jahil!" Amber benar-benar tidak sanggup lagi melihat putrinya yang bahkan sekarang terlihat seperti tidak mengenalinya lagi.


" Baiklah Pah sekarang Mama hubungi Kyai Rasyid. Apakah dia mau menerima Putri kita tinggal di pondok pesantrennya atau tidak!" ucap Amber yang langsung mencari nomor telepon Kyai Rasyid untuk menghubungi Kyai yang hebat dan Sakti itu.


" Apa papa ataukah mama saja yang bicara dengan Kyai Rasyid?" tanya Amber kepada suaminya begitu panggilan teleponnya sudah tersambung dengan Kyai Rasyid.


Dedi langsung mengambil ponsel istrinya kemudian langsung berbicara dengan Kiara set mengenai Keinginan mereka berdua untuk menempatkan Deniz di pondok pesantren yang beliau Pimpin.


Walaupun Amber sebenarnya keberatan untuk menempatkan putrinya di pondok pesantren. Akan tetapi dia benar-benar tidak tega melihat keadaan putrinya yang setiap hari semakin membuatnya teriris hatinya.


" Yah bawa saja dia ke sini. Insya Allah saya bersama santri-santri yang lain akan berusaha untuk menjaga Deniz dan berusaha untuk menyembuhkan dia." ucap Kyai Rasyid menyanggupi permintaan Amber dan Dedi.


Setelah berpamitan kepada Kyai Rasyid. Dedi dan Amber kemudian mendekati Putri mereka yang saat ini sedang berada di kamarnya.

__ADS_1


" Anakku. Bukannya Papa dan Mama tidak ingin merawatmu. Hanya saja kami tidak mau melihatmu begitu menderita. Semoga setelah kau ada di pondok pesantren, keadaanmu akan semakin membaik dan bisa sembuh total seperti dulu lagi!" ucap Amber sambil mencium kening Deniz yang tampak seperti sedang melamun matanya begitu kosong dan nyaris tidak ada kehidupan di dalamnya.


Amber sampai menangis tersedu melihat keadaan putrinya yang memang kembali dari alam gaib tetapi jiwanya seakan melayang entah ada di mana.


" Sudahlah Mah jangan sedih terus kasihan Deniz jadinya pasti akan merasa tertekan!" ucap Dedi sambil merangkul bahu istrinya.


Amber kemudian mempersiapkan semua kebutuhan Deniz untuk tinggal di pesantren Kyai Rasyid.


Sementara Deniz masih asik dengan dunianya sendiri. Entah apa yang saat ini sedang Deniz lihat dengan mata kosongnya itu yang selalu tampak sangat ketakutan.


" Hanya dengan meninggalkan perasaan Deniz dengan para siluman yang ada di negeri siluman, yang akan mengembalikan Deniz menjadi normal lagi." ucap Kyai Rasyid setelah rombongan keluarga Deniz sampai di pondok pesantren yang dia Pimpin.


" Akan tetapi tampaknya sangat sulit kalau melihat Deniz yang terlihat sangat mencintai suaminya!" ucap Kyai Rasyid sambil terus menggelengkan kepalanya.


Setelah menyerahkan Deniz kepada Kyai Rasyid, Dedy dan Amber kemudian kembali ke kota dan bersiap untuk berpindah ke tempat yang lebih dekat dengan pondok pesantren Kyai Rasyid agar memudahkan mereka kalau ingin bertemu dengan Deniz.


Bagaimanapun Amber tidak bisa melupakan putrinya begitu saja apalagi Deniz adalah Putri satu-satunya dan dia benar-benar menyayangi Deniz.


Di saat Amber dan Dedi sudah bersiap-siap untuk pulang ketika mereka hendak masuk ke dalam mobilnya. Mereka melihat Abiyaksa yang berdiri di depan mereka.


" Kau Abiyaksa kan yang waktu itu datang bersama dengan Deniz?" tanya Dedi ketika melihat Abiyaksa kembali berdiri di hadapannya dengan wadug yang sama yang dulu pernah datang kepadanya.

__ADS_1


Abiyaksa langsung turun ke dunia manusia. Setelah dia mendengar bahwa Deniz sudah melahirkan dan sekarang telah kembali kepada kedua orang tuanya.


" Bagaimana dengan keadaan Deniz? Aku sudah lama tidak pernah bertemu dengannya. Aku benar-benar merindukan Deniz. Apakah kalian bisa menunjukkan ku keberadaannya?" terlihat Abiyaksa dengan wajah memelasnya untuk membujuk kedua orang tua Deniz agar mau mengatakan di mana keberadaan Deniz saat ini.


Dedi dan Amber mengingat pesan dari Kyai Rasyid bahwa keberadaan Deniz saat ini harus dirahasiakan dari semua orang.


" Kau bicara apa sih? Deniz masih berada bersama dengan keluarganya di alam siluman. Kami sudah lama tidak pernah bertemu dengannya!" ucap Dedi berusaha untuk menyembunyikan keberadaan Deniz kepada Abiyaksa.


Abiyaksa yang merasa geram sekali karena kedua orang tua Deniz telah menipunya. Akhirnya memperlihatkan wujud aslinya sendiri sebagai siluman ular hijau dengan tubuh raksasa yang sangat menakutkan.


Kedua orang tua Deniz sangat ketakutan melihatnya.


" Cepat katakan di mana Deniz berada sebelum kalian aku telan hidup-hidup!" kancam abiyaksa dengan mengeluarkan semburan api dari mulutnya sehingga membuat Amber dan Dedi benar-benar ketakutan.


Tidak ada hal yang lebih menakutkan saat ini selain melihat raksasa seperti abiyaksa yang dari tadi terus saja menyuburkan api dari mulutnya dan menjilat-jilat mereka seperti hendak memakannya bulat-bulat.


Karena merasa ketakutan yang luar biasa. Akhirnya tanpa sengaja Dedi pun mengungkapkan keberadaan Deniz.


' Ah sudahlah! Biarkan saja. Toh Kyai Rasyid juga adalah orang yang sangat hebat aku yakin kalau tidak bisa melawan dia!' batin Dedi Setelah dia melihat abiyaksa yang sekarang sudah berganti wujudnya menjadi manusia yang wadahnya dia pinjam untuk bisa menetap di alam manusia lebih lama tanpa harus kehilangan energinya sebagai seorang siluman.


" Kalau sampai kalian membohongiku mengenai keberadaan Deniz, maka aku yakin dan Aku pastikan kalau kalian pasti akan ku makan mentah-mentah!" ancam Abiyaksa dengan suara yang bergetar ketika dia meninggalkan diri dan Amber dalam ketakutan yang luar biasa.

__ADS_1


" Sungguh luar biasa menakutkannya. Ternyata wujud seorang siluman itu seperti itu ya?" tanya Amber tampak begitu penasaran sambil melirik ke arah suaminya yang sedang memperhatikan laju kendaraan di depannya yang padat.


__ADS_2