Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
169. Firasat


__ADS_3

Sementara itu Deniz yang saat ini berada di alam manusia dia mengalami mimpi buruk.


Dia melihat kalau saat ini suaminya sedang menderita dan membutuhkan pertolongannya.


" Ya Allah apakah arti mimpi itu? Bukankah saat ini Suamiku sedang berada di alam siluman untuk menjenguk kedua orang tuanya?" tanya Deniz dengan perasaan yang begitu kacau.


Deniz pun kemudian turun dari ranjang dan mencari ponselnya untuk menghubungi Minsi Bagaimana cari tahu tentang Kejadian yang sesungguhnya.


" Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Minsi. Apakah Mama boleh berbicara dengan pangeran panji?" tanya Deniz to the point ketika panggilannya diangkat oleh sang menantu.


" Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Maafkan saya ibunda. Tapi sekarang suamiku sedang berada di alam siluman setelah menerima panggilan darurat dari Ayahanda Pangeran Narendra." Deniz bener-bener terkejut mendengarkan berita itu.


" Apakah kau yakin? Kalau suamimu, maksudku Pangeran Narendra memberikan sinyal bahaya kepada Putraku?" Deniz benar-benar panik setelah mendengarkan berita itu.


" Benar Ibunda. Sejak tadi suamiku sudah berangkat ke sana. Saat ini aku sedang mencoba untuk terus menghubungi ajudan dari Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan. Aku ingin meminta bantuan kepada nya agar membantu mereka sekalian aku juga ingin bertanya informasi yang terbaru yang ada di sana!" Deniz bener-bener kehabisan kata-kata setelah mendengarkan berita buruk tersebut.


" Tolong kabari Bunda ada berita apapun!" Denis kemudian meminta kepada misi untuk datang ke apartemennya bersama dengan cucunya pada saat ini dirinya benar-benar sangat kacau balau dan perasaannya sedang gundah Gulana.


" Baiklah ibunda sekarang juga aku dan putraku akan menuju ke apartemen dan mendampingimu di sana." Minsi kemudian menutup panggilan telepon tersebut dan setelah itu bersiap-siap untuk pergi ke apartemen mertuanya.


Minsi saat ini merasakan perasaannya tidak enak dan tidak tenang. Oleh karena itu dia ingin melakukan meditasi untuk bisa tembus ke alam gaib. Sehingga dia bisa mencari kabar yang terbaru di sana. Jadi putranya bisa diawasi oleh sang ibu mertuanya.


Setelah berada di apartemen milik Deniz, Minsi kemudian langsung menyerahkan putranya kepada Ibu mertuanya.

__ADS_1


" Bunda Tolonglah untuk mengawasi dulu Putraku Aku akan berusaha untuk menembus alam gaib untuk mencari berita di sana. Entahlah kenapa tiba-tiba perasaanku tidak enak seperti ada sesuatu yang buruk di sana." Deniz kemudian menceritakan mimpinya kepada sang menantu yang seketika mengelus dadanya karena merasa prihatin.


" Tenanglah Ibunda aku pasti akan berusaha untuk menemukan berita terbaru di sana sekarang biarkan aku untuk waktu dulu supaya bisa menembus alam gaib." tanpa menunggu jawaban dari Deniz, Minsi langsung berlari ke belakang untuk mengambil air wudhu dan kemudian langsung masuk ke mushola yang ada di apartemen milik mertuanya.


Deniz menggendong cucunya dengan perasaan khawatir sekali akan keselamatan suami dan juga putranya. Apalagi dia belum mengetahui sebenarnya ada kejadian apa di istana kerajaan siluman kucing sehingga membuat suaminya dan juga putranya harus bergegas ke sana.


Seandainya Deniz saat ini tidak sedang hamil dia pasti langsung berlari dan mengejar suaminya ke alam ghaib. Akan tetapi dia memikirkan tentang kehamilannya dan juga kesehatannya. Sehingga dia hanya bisa berdoa untuk keselamatan Putra dan suaminya.


Pangeran Narendra sebelum pergi meninggalkan Denis sudah berpesan agar dirinya menjaga kehamilannya dan juga kesehatannya.


Setelah Deniz melihat roh Minsi sudah keluar dari tubuhnya. Dia pun kemudian berpesan kepada menantunya untuk mencari berita yang valid di alam gaib tentang kedua orang yang sangat penting di dalam hidupnya.


" Ibunda tolong jaga wadagku dan juga Putraku. Aku akan segera kembali setelah mendapatkan info tentang yang terjadi di alam ghaib. Bunda tidak usah khawatir pasti aku akan mengusahakan yang terbaik. Aku juga akan pergi bersama dengan ajudan Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan." setelah mengatakan itu mensiv pun kemudian langsung menghilang melakukan teleportasi menuju istana kerajaan kucing.


" Ada apa nih Paman?? Kenapa istana ini porak-poranda??" Minsi terlihat mengkhawatirkan keselamatan suaminya yang sekarang tidak ada di manapun juga.


" Paman!! Kenapa tidak ada suamiku, Ayah Mertuaku dan juga Maha guru di sini? ke mana mereka semua?" Minsi sudah mulai khawatir dengan keadaan mereka.


Melihat keadaan istana yang porak poranda membuat hati Minsi menjadi benar-benar kacau balau.


" Tenanglah Tuan Putri sekarang aku akan mencari informasi tentang keberadaan mereka!" Ajudan Ratu Penguasa Pantai Selatan kemudian membuka kaca ajaib miliknya yang kemudian memberikan gambaran lengkap saat peperangan yang terjadi di istana kerajaan siluman kucing.


" Yang mulia Putri saat ini Pangeran Panji berada di dasar jurang karena sedang mencari Pangeran Narendra yang jatuh ke sana dalam keadaan terluka!" Mimpi benar-benar terkejut Mendengarkan berita itu.

__ADS_1


" Ya Allah apa sebenarnya yang terjadi?" Minsi benar-benar sangat terkejut sekali mendengarkan berita itu.


" Siapa yang sudah lancang sekali menyerang istana kerajaan ini?" Minsi terlihat begitu murka apalagi Melihat istana kerajaan yang porak-poranda dan banyak prajurit istana kerajaan siluman kucing yang sudah binasa.


" Raja Abiyaksa yang sudah menyerang kemari dan memberikan banyak kerugian kepada istana kerajaan kucing. Saat ini Raja Abimana dan pasukannya sedang mengejar kakaknya untuk memberikan tanggung jawab Setelah dia menghancurkan istana kerajaan ini!" Minsi terlihat begitu geram dan marah.


" Paman segera siapkan bala tentara kita untuk membumihanguskan istana kerajaan milik Raja Abiyaksa. Kita harus membalas semua kelakuan dia ini sampai tuntas!" Minsi terlihat begitu marah sehingga membuat tubuhnya berubah menjadi seekor ular berwarna emas yang sangat besar bahkan tubuhnya sampai melilit istana kerajaan siluman kucing sampai porak poranda di buatnya.


" Sabarlah yang mulia! Paman akan segera menyiapkan bala tentara kita dan menyerang istana kerajaan Raja Abiyaksa." Ajudan Ratu Penguasa Pantai Selatan akhirnya menuruti keinginan Minsi yang saat ini dalam keadaan murka setelah mengetahui bahwa ayah mertuanya terluka dan bahkan sekarang suaminya berada di dasar jurang.


" Aku akan turun ke dasar jurang dan menyelamatkan suami serta Ayah mertuaku!" Minsi kemudian terbang melayang masuk ke dalam jurang.


Minsi berusaha untuk mencari suami dan ayah mertuanya serta Mahaguru yang saat ini masih berusaha mencari keberadaan Pangeran Narendra yang masih belum kelihatan ada di mana.


" Siapa ular besar itu Maha guru?? Apakah dia datang kemari untuk menyerang kita?" Pangeran Panji yang selama ini memang belum pernah melihat wujud asli istrinya tanpa kaget dan juga terkejut. Ada ular berwarna emas yang sangat besar sekali masuk ke dalam jurang.


" Tenanglah Pangeran Panji kelihatannya dia bukan musuh aku tidak merasakan energi negatif darinya!" ucap maha guru menenangkan Pangeran Panji yang tadi sempat panik.


" Mahaguru, suamiku! Naiklah ke atas punggungku aku akan membawa kalian ke atas!" Pangeran Panji benar-benar terkejut mendengarkan suara istrinya.


" Kau istriku?" Pangeran Panji seakan tidak percaya dengan penglihatannya sendiri saat melihat istrinya saat ini sedang berbicara dengannya dalam wujud ular berwarna emas yang sangat besar sekali.


" Benar Suamiku aku adalah istrimu. Kalian cepatlah naik ke punggungku Aku akan membantu Kalian naik ke atas!" ucap Minsi akan tetapi Pangeran Panji menolak.

__ADS_1


" Aku belum menemukan keberadaan Ayahku jadi aku tidak mau untuk naik ke atas sana," Minsi terkejut mendengar hal itu.


__ADS_2