Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
61. Berkunjung


__ADS_3

Keesokan harinya setelah matahari naik tinggi Deniz dan keluarganya pergi menuju kediaman Kyai Rasyid untuk meminta perlindungan Kyai Rasyid dan santrinya dari makhluk-makhluk usil yang selalu saja terus mengganggu Deniz dan kandungannya.


Dani merasa senang sekali melihat kehadiran Deniz di rumahnya. Walaupun dia merasa kecewa ketika melihat kandungan Deniz yang terlihat semakin membesar.


" Apa kabarmu Deniz?" tanya Dani saat Deniz dan kedua orang tuanya datang ke rumahnya.


" Kabarku baik!" ucap Deniz.


Dani dan Deniz terlihat bercakap-cakap di taman ketika kedua orang tua mereka berbicara di ruang tamu.


" Sekarang apa yang kau lakukan Dan? Apakah kau masih kuliah?" tanya Deniz sambil menundukkan kepalanya karena dia merasa malu kepada Dani.


Setelah dia menikah dengan Narendra. Deniz meninggalkan kuliahnya dan sekarang jadi terbengkalai. Bahkan Deniz harus kehilangan beasiswanya karena dia tidak pernah berangkat ke kampus lagi sejak itu.


" Aku sudah mempersiapkan penelitianku. Mungkin kalau semuanya lancar, tahun depan aku bisa wisuda. Sebenarnya aku sangat ingin berdiri di sampingmu saat kita wisuda bersama." ucap Dani merasa sangat sedih dengan nasib Deniz yang harus menikah dengan pangeran dari alam ghaib.


Dani tampak melihat ke arah perut Deniz yang sekarang sudah membuncit dan terlihat sangat besar, tidak sesuai dengan usia kandungannya yang saat ini yang baru saja masuk angka 2 bulan.


Deniz kemudian berpamitan kepada Dani untuk menyusul kedua orang tuanya di ruang tamu. Karena dia merasa canggung untuk berbicara dengan Dani yang dia tahu laki-laki itu selama ini selalu mencintainya.


Dani kemudian masuk dan ikut bersama dengan Deniz untuk bertemu dengan kedua orang tuanya yang tampak sedang terlibat pembicaraan yang sangat serius mengenai keselamatan Deniz dan juga kandungannya yang selalu diganggu oleh jin-jin usil dan setan-setan jahil.


" Tenanglah kami pasti akan melindungi Deniz di sini dan akan berusaha memberikan yang terbaik untuk menjaga keselamatannya! Pak Dedi dan Bu Amber bisa tenang menitipkan Deniz bersama kami." ucap Kyai Rasyid yang menerima kedatangan Deniz untuk dititipkan di pondok pesantren yang dia pimpin.

__ADS_1


Sementara itu Narendra yang saat ini sedang melihat semua proses yang terjadi di dalam kediaman Kyai Rasyid, Narendra tampak menggeram karena marah dan cemburu.


Bagaimana pun Narendra tahu bahwa Dani mencintai istrinya melebihi apapun juga di dunia ini. Bagaimana pun Narendra tidak bisa membiarkan istri dan anaknya berada di bawah pengawasan Kyai Rasyid yang pasti akan membatasi dirinya untuk bisa bertemu dengan sang istri malam itu juga. Narendra akan menjemput Deniz untuk kembali ke alam siluman dan menetap di istananya.


" Tapi Pangeran, kediaman Kyai Rasyid itu sangat keras dan perlindungannya juga berlapis-lapis. Akan sangat sulit untuk pasukan kita bisa menembusnya dan membawa kembali Tuan Putri Deniz bersama kita." ucap Sang Jenderal memberitahukan kepada Narendra tentang penyelidikannya.


Narendra menarik nafasnya dalam-dalam. Dia benar-benar sangat frustasi saat ini. Kepalanya pusing memikirkan bagaimana caranya dia untuk bisa menjemput Deniz tanpa harus terlibat peperangan besar antara Kyai Rasyid dan pasukannya.


" Seandainya saja Mahaguru mau ikut bersama dengan kita untuk merebut Deniz dari mereka. Pasti semuanya akan terlihat begitu mudah untuk kita!" ucap Narendra menyesali keputusan gurunya yang tidak akan pernah datang ke alam manusia. Karena dia menghindari kekasihnya yang selalu membuat hatinya sedih.


Seandainya Narendra tahu bahwa kekasih Maha Gurunya yang sekarang telah kembali terlahir ke alam manusia adalah adiknya Dani, dia pasti sangat terkejut.


Humairoh yang sekarang berusia 18 tahun. Sekarang dia sedang mondok di pondok pesantren milik pamannya yang diserahkan kepada pamannya untuk dikelola.


Narendra bisa merasakan penderitaan Maha gurunya yang telah kehilangan kekasihnya sejak lama. Kekasihnya dulu lebih memilih bunuh diri daripada menikahi Mahaguru yang lebih sibuk dengan meditasinya daripada menghabiskan waktu dengannya.


Kekasih maha guru sebenarnya mencintainya juga. Tetapi dia tidak suka dengan Mahaguru yang terlalu sibuk dengan meditasi dan tidak pernah memiliki waktu untuknya. Sehingga dia akhirnya melakukan protes kepada kekasihnya itu dengan pura-pura hendak bunuh diri. Tetapi siapa yang menyangka kalau ternyata pisau yang dia gunakan ada yang memasang racun. Hingga akhirnya dia benar-benar meninggal.


Hingga saat ini belum diketahui. Siapakah siluman yang sudah membunuh Humairoh dengan memberikan racun ke dalam pisau yang digunakan oleh Humairoh untuk mengiris nadinya sendiri yang sebenarnya tadinya hanya permainan saja tetapi menjadi sebuah tragedi serius karena perbuatan siluman misterius yang menorehkan racun ke dalam pisau tersebut.


Maha guru sampai saat ini masih belum bisa memaafkan dirinya sendiri karena menjadi penyebab kematian sang kekasih tercinta.


" Jadi bagaimana pangeran? Apakah kita akan tetap menyerang kediaman Kyai Rasyid? Walaupun tingkat keberhasilan sepertinya hanya 50% saja. Untuk meningkatkan tingkat keberhasilan. Sepertinya kita harus membawa banyak Jenderal dan panglima perang kita untuk menyerang pertahanan mereka!" ucapnya lagi.

__ADS_1


Narendra tampak mengepalkan kedua tangannya ketika dia melihat Deniz dan Dani yang tampak begitu akrab mengobrol.


Sementara Sang Jenderal terus menerangkan strategi yang akan mereka gunakan agar bisa menembus pertahanan kediaman Kyai Rasyid sehingga sukses merebut Deniz dari mereka.


" Kita harus memancing Tuan Putri untuk keluar dari kediaman itu agar memudahkan kita membawanya kembali ke alam siluman!" ucapnya serius sekali.


Narendra hanya tampak mengangguk saja padahal sebenarnya dia tidak mengerti dan juga tidak mendengarkan pembicaraan Sang Jenderal. Karena saat ini pikirannya sedang terfokus kepada Deniz dan Dani yang sedang mengobrol membicarakan tentang kuliah mereka berdua.


Hati Narendra yang sedang dibakar cemburu sontak langsung terbang melayang untuk mengejar Deniz dan membawa pergi istrinya dari sana. Tanpa rencana apapun dan tanpa pasukan apapun.


Hanya bermodalkan emosi dan kecemburuan. Narendra memberanikan dirinya untuk mendekati Deniz yang sedang serius sekali membicarakan keinginannya untuk kembali kuliah setelah nanti dia melahirkan.


Narendra yang turun ke alam manusia dalam bentuk kucing yang menggemaskan. Dia pun mendekati Deniz dan terus mengendus kakinya meminta perhatian dari istrinya.


Deniz yang melihat kalung yang melingkar di leher kucing itu. Sontak Deniz langsung mengetahui bahwa kucing itu adalah jelmaan suaminya yang sedang menyamar.


Dani bisa merasakan aura berbeda dari kucing yang saat ini sedang dipeluk oleh Deniz dan terus mengulus-ngelus perutnya.


" Kucing itu sangat lucu. Sini Deniz, biar aku yang menggendongnya saja akan aku masukkan dia ke dalam kandang supaya dia tidak mengganggu yang lainnya!" ucap Dani sambil mengulurkan tangannya bersiap untuk mengambil Narendra dari pelukan Deniz.


Narendra yang tidak suka melihat Dani dekat dengan istrinya seketika langsung mencakar dan menggigit tangan Dani hingga kesakitan.


Kyai Rasyid dan kedua orang tua Deniz langsung pergi keluar untuk melihat keributan yang ada di taman.

__ADS_1


__ADS_2