Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
187. Diskusi


__ADS_3

Kyai Rasyid saat ini sedang berhadapan dengan Dani yang masih belum bisa move on dari mencintai Deniz yang sudah menjadi nenek dan ratu di istana kerajaan kucing.


" Dani! Mau berapa lama lagi kamu menolak calon-calon yang Babah ajukan untuk kamu? Lupakanlah Deniz karena dia bukanlah jodohmu. Deniz bahkan sekarang sudah menjadi seorang nenek dan telah menjadi ratu di istana kerajaan kucing. Lihatlah dirimu Dani! Kusut dan tidak terurus. Kamu adalah satu-satunya anak laki-laki yang kami miliki. Siapa kelak yang akan meneruskan nama keluarga kita kalau kamu terus saja seperti ini dan membuat kami khawatir tentang jodoh dan masa depan kamu?" tanya Kyai Rasyid yang benar-benar kelimpungan untuk menghadapi putranya yang keras kepala.


" Ada apa sih Babah? Kenapa setiap kali bertemu denganku selalu saja membahas tentang hal yang sama? Aku benar-benar bosan membicarakan semua itu!" Dani terlihat tidak suka dengan isi pembicaraan ayahnya hari ini.


" Aku tahu kalau kalian sudah bosan untuk mengurusku. Baiklah aku akan meninggalkan Pondok Pesantren ini dan mulai mencari pekerjaan sendiri. Jadi kalian tidak usah repot lagi untuk mengurusku!" ucap Dani mulai merasa kesal bukan kepalang kepada ayahnya yang selalu saja membuatnya pusing dengan pembahasan tentang pernikahan.


" Lebih baik aku tidak menikah selamanya daripada aku harus menikahi wanita yang tidak kucintai dan aku tidak tahu bagaimana kepribadiannya. Pokoknya bagiku Deniz adalah standar untuk menjadi istriku!" Dani kemudian pergi meninggalkan ayahnya yang begitu murka dengan apa yang dia lakukan.


" Sudahlah Abi jangan marah lagi. Biarkan saja Dani mau melakukan apa. Mungkin karena memang dia belum menemukan wanita yang dia cintai makanya dia begitu. Kita percaya saja kepada anak kita." istri Kyai Rasyid sudah terlalu lelah untuk melihat suami dan juga anaknya yang terus saja ribut setiap hari untuk masalah yang sama.


Kyai Rasyid menatap kepada istrinya yang selalu saja mentolerir semua yang dilakukan oleh Dani sehingga membuat pemuda itu terkesan tidak bertanggung jawab.


" Umi selalu membiarkan semua yang dia lakukan sehingga membuat Dani menjadi tidak bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri. Abi sudah kehabisan kata-kata untuk membujuk dia untuk segera menikah!" Kyai Rasyid kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat.


Entah kenapa setiap kali berbicara dengan Dani kepala Kyai Rasyid selalu merasa pening 7 keliling. Anaknya itu benar-benar membuat dirinya kehilangan kesabaran luar biasa.


Kyai Rasyid tahu bahwa Dani sangat mencintai Deniz. Akan tetapi apa mau dikata? Mereka tidaklah berjodoh dan tidak mungkin juga cinta akan dipaksakan." Ya Allah apalagi yang harus kulakukan untuk membuat putraku terbuka mata hatinya? Aku sudah sangat lelah berdebat dengannya. Usiaku sudah semakin tua dan aku rasanya sudah semakin tidak sanggup untuk melihat putraku yang patah hati karena cinta!" Kyai Rasyid menengadahkan wajahnya ke atas langit seakan sedang berbicara kepada Tuhannya.


Sulis, adiknya Dani yang sudah kembali dari Jawa Timur setelah mondok di sana selama bertahun-tahun terlihat sedih melihat ayahnya yang selalu saja tertekan kalau sudah berpikir tentang kakaknya yang menolak untuk menikah.


Sulis adalah seorang wanita yang sangat cantik dan juga baik hatinya. Dia adalah calon istri Mahaguru di masa lalu. Dia tidak tahu kalau dirinya adalah seorang siluman harimau putih yang telah dititipkan kepada Kyai Rasyid untuk dirawat oleh kedua orang tuanya yang merupakan raja dan ratu di kerajaan siluman harimau putih.


Kedua orang tuanya telah menghapus ingatan Sulis tentang semua masa lalu ketika dia hidup di alam siluman dan hidup di dunia manusia sebagai manusia seutuhnya. Setidaknya itulah yang dipikirkan oleh Sulis bahwa dia adalah seorang manusia.


Hal itu dilakukan agar Mahaguru tidak bisa mengendus keberadaan Putri mereka. Mereka tidak merestui pernikahan putri mereka dengan Mahaguru yang dinilai telah berkhianat dari istana kerajaan mereka karena lebih memilih untuk mengabdi dan menjadi mahaguru di istana kerajaan kucing yang selama ini selalu berseteru dan tidak akur dengan mereka.



Visualisasi Sulis



Visualisasi Mahaguru


__ADS_1


visualisasi Dani



Visualisasi Putri Ayuningtyas calon istri Dani


***


Dani yang saat ini sedang kebingungan di jalan, setelah dia nekat untuk pergi dari rumah kedua orang tuanya.


" Ya Tuhan! Apa yang harus kulakukan sekarang? Kenapa aku bodoh sekali keluar dari rumah tanpa membawa apa-apa?" Dani akhirnya duduk di pinggir trotoar sambil menatap jalanan yang sepi dan sudah mulai gelap.


" Aku akan mencari taman di sekitar sini. Mungkin dengan tidur kursi yang ada di sana akan jauh lebih baik. Daripada aku tidur di emperan toko yang akan dikira sebagai gelandangan." dengan terseok Dani melangkahkan kakinya menjadi taman yang dia tahu letaknya tidak terlalu jauh dari tempat dirinya saat ini berjalan kaki.


Dani meninggalkan rumahnya hanya dengan pakaian yang melekat di badan dan uang yang hanya ada beberapa ratus ribu yang tersisa di dompetnya.


Walaupun merasa sedih dan malu kepada dirinya sendiri, tetapi Dani sudah bertekad tidak akan lagi merepotkan kedua orang tuanya untuk menanggung hidupnya.


" Aku adalah seorang laki-laki aku tidak boleh merasa takut untuk hidup mandiri di luar. Aku yakin kok aku bisa Survive tanpa dukungan mereka." Dani terlihat begitu yakin dengan apa yang dia lakukan.


Dani yang terus berjalan menyusuri jalanan sepi tanpa terasa telah masuk ke area istana kerajaan harimau putih.


Khodam yang menjaga tubuhnya Dani saat ini sedang tertidur. Jadi dia tidak menyadari kalau tuannya telah masuk ke area kerajaan istana bangsanya.


Putri Ayuningtyas yang saat ini sedang terluka tubuhnya setelah bertarung melawan Pangeran Panji dan Minsi terlihat tergeletak di tanah tak berdaya dengan luka-luka di tubuh manusianya. Sehingga membuat Dani terkejut ketika dia melihat ada seorang wanita yang tertidur di tanah sendirian dan terluka.


" Ya Allah siapa wanita itu? Kenapa dia tidur di tanah dan sendirian dengan luka-luka yang begitu banyak di tubuhnya?" tanya Dani yang benar-benar tidak mengerti dengan apa yang dia lihat saat ini.


Dani pun kemudian mendekati tubuh Putri Ayuningtyas yang masih pingsan.


" Hey! Nona!! Apakah kau baik-baik saja?" Dani menepuk pipi Putri Ayuningtyas dan berusaha untuk membangunkan gadis itu.


Putri Ayuningtyas yang terlempar begitu jauh dari dimensi yang telah diciptakan oleh Minsi pada saat mereka bertarung beberapa hari yang lalu.


Putri Ayuningtyas sudah pingsan hampir lebih dari satu minggu di tempat itu dan belum ada yang menemukannya.


Untung saja tubuh Sang Putri tidak terlihat oleh hewan ataupun siluman lainnya, sehingga tidak ada hewan yang berani untuk menyantapnya atau siluman yang mengganggu dirinya.

__ADS_1


" Hey!! Bangunlah kenapa Kau tidur di tanah seperti ini?" tanya Dani yang mulai mengkhawatirkan keadaan Putri Ayuningtyas.


Walaupun Dani tidak menyadari bahwa dirinya memiliki kekuatan batin yang kuat, tetapi sentuhan Dani beberapa kali di pipi Putri Ayuningtyas telah sedikit memberikan kekuatan untuk Putri Ayuningtyas untuk sekedar membuka matanya yang terasa begitu pedas dan juga sakit.


" Aku di mana?" tanya Putri Ayuningtyas saat sadar dan melihat ada seorang pemuda tampan yang berada di sampingnya.


Dani merasa senang melihat gadis yang tadi pingsan sudah mulai siuman.


" Kau baik-baik saja?" tanya Dani.


Ketika khodam yang menjaga tubuh Dani bangun, dia merasa terkejut saat mendapatkan tuannya telah memasuki area siluman harimau putih.


" Tuan Ayo kita kembali ke alam manusia dan tinggalkanlah wanita itu!" bisik sang Kodam yang menjaga Dani.


" Kenapa?"


" Gadis itu adalah Putri siluman ular hijau yang sangat berbahaya dia telah terluka karena bertarung dengan Pangeran Panji dan istrinya. Sebaiknya kita tidak usah ikut campur dengan urusan mereka." Dani terkejut mendengar ucapan dari khodamnya yang ternyata mengetahui segalanya.


" Maksudmu Pangeran Panji putranya Deniz dan Raja Narendra?" Putri Ayuningtyas terkejut ketika Dani menyebutkan nama yang sudah membuatnya sekarang terkapar dan tidak berdaya.


" Apa kau mengenal Pangeran Panji?" tanya Putri Ayuningtyas terlihat tidak senang.


" Kalau mengenal secara pribadi dengan Pangeran Panji, Aku tidak tahu tentang dia lebih detail. Tapi ibu dan ayahnya adalah temanku. Kenapa?" tanya Dani kepada Putri Ayuningtyas yang mulai mengepalkan kedua tangannya.


Putri Ayuningtyas berusaha untuk bangkit dan hendak merubah tubuhnya menjadi siluman ular hijau yang sangat besar. Akan tetapi karena seluruh energinya sudah terkuras habis gara-gara pertarungannya bersama pangeran Panji dan Minsi membuat dirinya tidak sanggup untuk melakukan itu.


Putri Ayuningtyas ibaratnya seperti cangkang kosong yang tidak memiliki kekuatan apapun saat ini.


" Tunggulah ketika aku sudah kuat aku pasti akan membunuhmu!" Putri Ayuningtyas menatap Dani dengan penuh kebencian.


Dani hanya tersenyum miring mendengar semua yang dikatakan oleh Putri Ayuningtyas.


Dani yang memiliki hati yang baik dan juga tulus dalam menolong orang dia tidak tega melihat seorang wanita sendirian di tengah hutan. " Ayo! Aku akan memapah kamu ke tempat yang aman." Dani berusaha untuk menolong Putri Ayuningtyas.


Akan tetapi sang putri langsung menepis telapak tangan Dani. Ketika Dani hendak menggengam telapak tangannya dan membimbingnya untuk mencari tempat aman.


" Jangan coba-coba sentuh aku pergi dari sini!" Putri Ayuningtyas memperlihatkan sikapnya yang tidak bersahabat dengan siapapun.

__ADS_1


Khodam Danipun kemudian menampakan wajahnya di hadapan Putri Ayuningtyas yang sontak terkejut melihat kehadirannya.


" Putri Ayuningtyas saat ini kita berada di kawasan siluman harimau putih. Ayo kau ikutlah dengan kami atau kau akan celaka di sini. Ketika pasukan kerajaan istana harimau putih melihat Kehadiranmu di sini. Aku rasa kamu yang paling tahu kalau mereka selama ini selalu bertarung dengan kerajaanmu!" khodam Dani membujuk Sang Putri untuk mau ikut dengan tuannya meninggalkan tempat berbahaya yang dia hindari seumur hidupnya.


__ADS_2