
Setelah semuanya dinyatakan sehat oleh dokter yang menangani mereka. Kini semua orang yang berada di ruangan itu pun kemudian kembali ke rumah mereka masing-masing. Tidak terkecuali dengan Broto yang kembali bersama dengan keluarganya.
Masih terlihat api kemarahan di wajah Broto terhadap Kyai Rasyid dan Dani yang sudah menggagalkan rencananya untuk bisa mendapatkan mustika Raja kucing dan juga permaisurinya.
" Papa kenapa marah sekali? Bukan Papa harusnya merasa bersyukur bisa kembali dari alam gaib tanpa kekurangan apapun?" tanya Abigail merasa sangat heran dengan ayahnya yang dari tadi terus saja cemberut dan marah-marah tidak jelas.
Broto menarik nafasnya dalam-dalam. Karena bagaimanapun dia tidak mau kalau sampai rahasianya akan diketahui oleh orang lain tidak terkecuali oleh Abigail putrinya sendiri.
' Masalah Niatku untuk mengambil mustika Raja kucing dan juga istrinya. Hal itu tidak boleh sampai terbongkar oleh siapapun. Kalau tidak, mereka akan menganggapku sebagai seorang Kyai sesat yang mengejar barang musyrik untuk media pengobatanku bisa hancur reputasiku nanti dimata para pasienku!' bathin Broto tidak senang.
Abigail dan ibunya terus memperhatikan kelakuan Broto yang benar-benar sangat mencurigakan.
" Papa marah karena Kyai Rasyid yang sudah menggagalkan semua rencana Papa untuk bisa membawa Deniz kembali ke alam manusia. Gara-gara kecerobohan Kyai Rasyid dan Dhani yang tergoda, lebih tepatnya mereka kepancing oleh siluman yang menyerupai wajah Deniz. Sehingga kami semua akhirnya harus menerima kenyataan masuk ke dalam jebakan mereka dan kami pun dikurung di ruang bawah tanah yang sangat gelap dan sangat menakutkan selama lebih dari 10 hari. Bagaimana mungkin papamu ini tidak marah kepada Kyai Rasyid?" tanya Broto sambil melirik kepada Agilgail yang mulai menganggukkan kepalanya mengerti tentang kemarahan sang ayah.
Ibunya Abigail hanya menatap suaminya yang sejak tadi bahkan tidak melirik ke arahnya sedikitpun. Tampak bahwa ayah nya Abigail sangat kesal sekali.
Ibunya Abigail masih keponakan Kyai Rasyid. Jadi wajar kalau saat ini Broto sangat marah terhadap sang istri yang masih berhubungan kekerabatan dengan Kyai Rasyid yang telah memberikan banyak kerugian kepada dirinya selama dia berada di alam gaib. Dia marah kepada istrinya merupakan pelampiasan kemarahannya kepada Kyai Rasyid.
__ADS_1
Begitu sampai di dalam rumah mereka, Broto langsung masuk ke dalam kamarnya dan sama sekali tidak peduli dengan istrinya yang sejak tadi berusaha untuk berbicara dengannya.
" Sabar ya Mah. Biarkan saja dulu papa begitu. Nanti kalau hatinya sudah membaik juga dia pasti akan kembali seperti dulu!" ucap Abigail menasehati ibunya yang tampak sedih melihat sikap suaminya yang sedang melampiaskan kemarahannya terhadap sang Paman kepada dirinya.
Ibunya Abigail langsung masuk ke dalam kamar yang berbeda yang ada di rumah itu. Karena dia sangat mengenal sifat Broto kalau sedang marah tidak ingin dekati siapapun dan dia tidak mau mengambil resiko dengan kemarahan sang suami.
Sementara itu Amber dan Dedi saat ini sedang menangis di dalam rumah mereka. Karena usaha 10 orang yang memiliki ilmu dan juga kekuatan iman yang tinggi yang telah menembus alam ghaib guna menarik Deniz kembali, ternyata tidak berhasil untuk membawa Denniz kembali ke rumah mereka.
" Bagaimana ini Pah? Sekarang Deniz sudah menjadi istri dari pangeran kucing itu! Sekarang Deniz telah menjadi istri seorang siluman kucing! Ya Allah! Apa yang akan terjadi dengan hidup Deniz di sana bersama dengan para siluman jahat itu?" ucap Amber.
Tangisan Amber yang sangat memilukan hati. Dedi yang merasa bersalah karena telah gagal menjadi seorang ayah yang baik untuk melindungi Deniz dari perjanjian yang sudah dibuat oleh ayahnya 50 tahun yang lalu bersama siluman kucing itu.
Tiba-tiba saja Amber terjatuh pingsan. Itu terjadi karena Amber yang tidak sanggup lagi untuk menahan penderitaannya dalam menerima kenyataan putrinya yang sekarang telah bersatu dengan siluman yang telah menjadi suaminya di alam ghaib.
" Mah! Ayo bangun Mah. Kau jangan seperti ini dong. Kau benar-benar telah mematahkan hati papa yang benar-benar tidak berguna sebagai ayah dan suami. Karena tidak bisa melindungi kalian dari siluman jahat itu!" ucap Dedi dengan bersimbah air mata.
Dengan usaha yang cukup keras, akhirnya Dedi berhasil mengangkat tubuh Amber yang berat itu untuk masuk ke dalam kamarnya dan membaringkan istrinya di atas ranjang.
__ADS_1
Dedi kemudian menghubungi dokter keluarganya agar membantu sang istri yang sampai saat ini masih belum sadarkan diri dari pingsannya.
Wajar kalau Amber sampai pingsan begitu. Selama lebih dari 10 hari Amber tidak bisa tidur dan juga makan dengan enak. Karena dia terus memikirkan tentang Deniz yang begitu lama menghilang di alam siluman. Bahkan dia harus menerima kenyataan bahwa putri satu-satunya sekarang telah menjadi istri dari seorang siluman kucing.
Apakah ada hal yang lebih membagongkan dari semua itu? Jiwa dan raga Amber saat ini benar-benar sangat lelah dan letih. Dia tidak sanggup lagi untuk menerima cobaan yang datang pada keluarganya yang begitu bertubi-tubi datang silih berganti sejak Deniz menemukan kucing dan merawatnya.
Seandainya dulu Amber tidak mengizinkan Dennis untuk merawat kucing itu mungkin kehidupan mereka tidak akan seperti saat ini.
Begitu banyak penyesalan di dalam hati Amber. Sehingga dia merasa sangat bersalah terhadap Deniz yang saat ini nasibnya tidak jelas berada di alam gaib bersama dengan suami siluman kucingnya.
" Bagaimana dokter keadaan istri saya?" tanya Dedi ketika dia melihat dokter sudah selesai memeriksa Amber yang tampak bisa membuka kelopak matanya lagi.
Amber sangat sedih hatinya sehingga dia hanya melamun saja seharian dan tidak memperdulikan tentang apapun lagi.
" Istri anda mengalami goncangan batin yang sangat hebat. Wajar kalau sampai pingsan seperti ini. Tolong Anda perhatikanlah kestabilan emosinya dan tolong untuk Anda perhatikan juga makanannya. Jangan sampai terlambat makan ya Pak? Kalau tidak nanti kondisinya akan semakin memburuk!" ucap dokter itu memberikan nasehat kepada Dedi agar lebih memperhatikan kestabilan mental dan makanan Amber.
Dedi mengangguk dan setuju dengan apa yang di katakan oleh Dokter.
__ADS_1
" Perhatikanlah kestabilan mentalnya. Kalau semakin tidak terkendali juga. Anda bisa mempertimbangkan untuk membawanya ke psikiater. Mungkin dengan berdiskusi dengan ahlinya, akan membuat pikiran istri anda semakin terbuka dan bisa lebih tenang dalam menghadapi masalah yang sedang kalian hadapi saat ini!" ucap sang dokter sambil melirik kepada Amber yang masih tampak melamun dengan pandangan yang kosong.
Setelah dokter pergi Dedi langsung mendekati istrinya dan bersiap untuk memberikan obat untuk Amber yang saat ini sedang menangis terisak di kamarnya.