
Pangeran Narendra merasa bahagia sekali dengan kelahiran putranya yang diberikan nama pangeran Andalas.
Dokter dan suster hanya bisa takjub melihat ketampanan bayi yang ada di dalam pelukan adalah yang begitu sehat dan juga lincah.
Setelah memastikan bahwa ibu dan anak sehat dokter dan suster pun kemudian meninggalkan Deniz dalam keheranan yang luar biasa.
Mereka kemudian mengizinkan kepada keluarga pasien untuk menengok sang bayi yang sudah ditunggu kelahirannya selama 2 hari ini oleh mereka semua.
Raja dan ratu istana kerajaan kucing terlihat begitu bahagia melihat cucunya yang baru saja lahir. Hati mereka berdesir sangat kencang saat melihat ketampanan bayi itu.
" Cucuku, ini Kakek dan Nenek!" Raja Kucing memeluk Pangeran Andalas dengan bahagia.
" Dia benar-benar sangat mirip dengan Narendra ketika masih bayi dulu." Ratu kucing mencium cucunya dengan begitu bahagia.
Pangeran Panji dan Minsi merasa sangat senang dengan kelahiran Pangeran Andalas karena itu artinya Putra mereka akan mempunyai seorang paman dan akan bermain dengannya.
Putra mereka tumbuh dengan sangat cepat sehingga mengherankan para tetangga mereka sehingga mengundang desas desus yang tidak perlu di kalangan mereka.
Akan tetapi Pangeran Panji dan Minsi sama sekali tidak memperdulikan hal tersebut. Bagi mereka yang terpenting adalah anak mereka bisa tumbuh dengan baik dan sehat.
" Ayah Terimakasih karena mau datang kalau manusia hanya untuk menjengukku dan juga Putra kami," Deniz merasa sangat terharu melihat kehadiran kedua mertuanya yang sampai rela meninggalkan istana kerajaan kucing hanya untuk menjenguk mereka.
Raja ada Ratu sangat terharu melihat Deniz yang bahkan tidak merasa dendam ataupun marah kepada mereka berdua.
" Terima kasih karena kau sudah melahirkan keturunan kami dengan begitu baik dan sangat sempurna," terdengar suara Ratu yang terdengar bergetar karena merasa bersalah dengan kejadian masa lalu yang hampir saja memisahkan Deniz dan Pangeran Narendra karena keegoisan dan kekolotan pemikiran mereka.
__ADS_1
Akan tetapi sekali lagi!! Pangeran Narendra dan Deniz telah berhasil membuktikan kekuatan cinta mereka berdua.
Mereka merayakan kebahagiaan itu bersama-sama dalam kehangatan.
" Selamat Pangeran atas kelahiran putramu. Kami berdoa semoga putramu akan menjadi seorang pangeran yang digjaya dan selalu menjunjung keadilan dan juga kebenaran." Doa terbaik disampaikan oleh Kyai Rasyid yang merasa sangat bahagia dengan kelahiran Pangeran Andalas.
Kyai Ilham pun tidak ketinggalan untuk memberikan selamat dan juga doa atas kelahiran putra besannya.
" Selamat sekali lagi. Doa terbaik untuk Pangeran Andalas." Kyai Ilham memang tidak pandai berkata-kata. Tapi yang jelas, matanya sejak tadi tidak pernah berpaling dari tubuh Sang Pangeran mungil yang masih ada di dalam pelukan Raja kucing.
' Sungguh luar biasa sekali dia masih kecil tetapi tubuhnya sudah bersinar seperti itu!' bathin Kyai Ilham yang begitu takjub dengan pangeran Andalas.
Perasaan yang sama juga dirasakan oleh Kyai Rasyid saat menatap wajah dan juga tubuh bayi mungil itu.
' Kelihatannya bayi kecil ini akan membawa perdamaian untuk alam manusia dan juga alam siluman. Dia bayi yang sangat luar biasa dan juga diberkati. Tampaknya Pangeran Narendra telah memberikan kekuatan yang sangat besar kepadanya. Aku bisa merasakan pamor yang begitu kuat terhadap bayi ini,' bathin Kyai Rasyid.
Apartemen mereka besar dan memiliki fasilitas yang lengkap serta mewah. Raja dan ratu istana kucing tampak begitu takjub melihat kediaman Pangeran Narendra yang begitu indah.
Mereka berdua memang baru pertama kali ini turun ke alam manusia Oleh karena itu mereka masih takjub dan masih excited dengan sesuatu yang baru mereka lihat.
" Syukurlah kalau kalian memiliki kehidupan yang baik di sini. Setidaknya kami bisa tenang untuk melepaskan kalian!" sang ratu tampak berkaca-kaca matanya ketika melihat foto-foto Pangeran Narendra dan Deniz yang tergantung di dinding.
Suasana di dalam apartemen begitu hangat dan penuh dengan cinta kasih. Pangeran Narendra sangat senang karena kedua orang tuanya mau tinggal di dalam apartemennya untuk beberapa saat lamanya.
Mereka akan kembali ke alam siluman setelah aqiqah Pangeran Andalas terlaksana.
__ADS_1
Dedi dan Amber juga tinggal di apartemen Deniz hanya untuk menemani besannya. Ya! Kapan lagi mereka akan bertemu kalau tidak kebetulan Raja dan Ratu istana kucing yang berkunjung ke alam manusia?
Mereka benar-benar memanfaatkan waktu yang ada untuk saling mengenal satu sama lain. Terlihat Amber begitu akrab dengan sang ratu yang ternyata sangat pandai membawa diri dalam pergaulan.
Aura dan pamer sang ratu yang sangat kuat membuat Amber benar-benar takluk terhadapnya.
Kyai Rasyid dan Kyai Ilham sudah pulang ke kediaman mereka masing-masing.
Mereka saat ini sedang bersiap untuk acara Aqiqah Pangeran Andalas yang akan di adakan di apartemen. Hanya acara sederhana yang dihadiri oleh para santri Kyai Rasyid dan juga Kyai Ilham serta tetangga mereka yang ada di apartemen.
Raja dan ratu istana kucing tidak menunjukkan keberadaan mereka di sana pada saat acara akikahan. Karena untuk menunjukkan wujud mereka dihadapan begitu banyak orang membutuhkan energi yang sangat besar dan mereka tidak mampu untuk melakukan itu.
Setelah peperangan yang dipicu oleh Raja Abiyaksa. Keadaan Raja dan Ratu siluman kucing memang tidak terlalu baik.
Mereka bisa dikatakan kehilangan hampir 30% kekuatan mereka karena kejadian itu.
" Kehidupan di dunia manusia sungguh hiruk pikuk. Setiap hari Putra kita harus bekerja hanya untuk mencari sesuap nasi. Padahal di istana kerajaan kita, begitu banyaknya makanan yang melimpah tidak perlu harus bekerja! segala keinginannya bisa terwujud hanya dengan sekali jentikan jari." Raja saat ini sedang melihat kesibukan dan juga keramaian orang-orang yang saat ini sedang berpesta untuk merayakan kelahiran Pangeran Andalas.
" Yah untuk hidup di alam manusia memang berat dan Putra serta cucu kita sangat hebat. Karena mereka sudah berhasil menaklukkan alam manusia. Lihatlah kita berdua. Baru satu minggu di sini, tenaga kita sudah habis terkuras. Bahkan sekarang tidak mampu untuk menampakan diri di hadapan begitu banyak orang yang menjadi tamu di acara cucu kita. Kita berdua benar-benar Sangat payah," sang ratu tampak tersenyum kepada suaminya yang hanya bisa memalingkan wajahnya.
" Kita bukannya payah istriku. Hanya saja saat ini energi kita sudah terkuras habis gara-gara peperangan yang di picu oleh Raja Abiyaksa." terlihat Sang Raja misuh-misuh dan tidak terima apa yang dikatakan oleh istrinya bahwa mereka payah.
Ratu istana kerajaan kucing tampak tertawa melihat suaminya yang tidak terima dengan apa yang dia katakan.
" Suamiku kita berdua ini memang payah. Kita sudah tua. Sepertinya sudah waktunya untuk kita mundur dari istana kerajaan kucing dan menyerahkan Tahta kepada Pangeran Narendra. Apakah kau tidak bosan terus duduk di singgasana selama beratus-ratus tahun lamanya? Sudah saatnya kita mundur suamiku dan menyerahkan Tahta kepada Putra kita yang aku yakin sekarang sudah semakin kuat dan juga hebat." Raja kucing menatap istrinya dengan begitu lekat.
__ADS_1
" Mungkin kau benar istriku. Bahwa kita sudah terlalu lama untuk Duduk di singgasana kerajaan. Nanti begitu sampai di istana kerajaan kucing, aku akan merapatkan ini dengan para menteri lainnya!" janji sang raja kepada Ratu kucing.