Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
171. Keadaan Pangeran Narendra


__ADS_3

Sementara itu Pangeran Narendra saat ini sedang berada di dalam sebuah gua. Saat dirinya jatuh telah diselamatkan oleh leluhur siluman kucing yang tinggal di dasar jurang.


Leluhur bangsa kucing yang sedang mengasingkan diri, memang sengaja menyembunyikan tempat tinggalnya dengan memasang pagar gaib yang begitu sangat kuat sehingga tidak akan bisa ditembus oleh mata biasa.


Oleh karena itu Mahaguru, Pangeran Panji dan Minsi yang mencari tempat itu tidak bisa menemukannya dengan mudah.


Karena mereka hanya mencarinya secara mata biasa tetapi tidak menggunakan mata batin pada saat mencari Pangeran Narendra di dasar jurang.


Terlihat Pangeran Narendra yang saat ini masih memejamkan matanya.


" Kau benar-benar memiliki kekuatan yang sangat hebat. Tubuh kamu masih utuh seperti ini. Walaupun kau telah terjatuh dan masuk ke dalam jurang yang begitu dalam." ucap leluhur siluman kucing dengan pakaian serba putih dan juga janggutnya yang sangat panjang dan berwarna putih semuanya.


" Aku bisa merasakan aura seorang pangeran di dalam dirimu. Kita akan lihat nanti saat kau bangun. Apakah kau memang keturunanku ataukah bukan!" beliau kemudian mencari obat-obatan untuk Pangeran Narendra yang saat ini masih pingsan.


Pada saat dia kembali ke tempat itu, terlihat Pangeran Narendra yang sedang mendudukkan tubuhnya dan melihat ke sekeliling.


" Aih, apa yang terjadi kepadaku?" tanya Pangeran Narendra yang merasa kebingungan saat melihat dirinya berada di hadapan seorang kakek yang sangat tua renta.


" Kakek, siapakah?" tanya Pangeran Narendra dengan penuh keheranan.


" Aku adalah leluhur siluman kucing. Lalu siapa kamu?? Kenapa kamu bisa terjatuh ke dasar jurang tempat aku tinggal?" tanya kakek tua itu sambil terus mengelus jenggotnya.


Pangeran Narendra terperanjat mendengarkan pengakuan dari laki-laki yang saat ini sedang menatapnya dengan lekat.


" Namaku adalah Pangeran Narendra. Aku adalah putra mahkota istana kerajaan siluman kucing. Apakah benar kalau kakek adalah leluhurku?" tanya Pangeran Narendra dengan mata berbinar dan penuh kebahagiaan di hatinya.

__ADS_1


Pangeran Narendra langsung bersujud di depan leluhurnya. Ketika dia melihat kakek tua itu yang menganggukkan kepalanya.


" Bangunlah cucuku!! Kau hanya boleh bersujud kepada Allah. Bukan kepadaku yang hanyalah leluhurmu yang seharusnya sudah mati ratusan tahun yang lalu." Pangeran Narendra terkejut mendengarkan perkataan leluhurnya yang sungguh di luar dugaannya.


" Kenapa?" tanya Pangeran Narendra.


" Dulu aku terjatuh dari atas sana. Sama seperti yang saat ini sedang terjadi kepada kamu. Dulu aku bertarung dengan kakakku ketika memperebutkan singgasana istana kerajaan siluman kucing. Aku kalah dan akhirnya memilih untuk hidup di tempat ini daripada harus menanggung malu berada di bawah pemerintahan kakakku yang telah menang berkompetisi denganku." Pangeran Narendra merasa terkejut mendengarkan cerita semacam itu. Karena dia tidak pernah mendengarnya dari kedua orang tuanya.


" Jadi Kakek tidak bisa keluar dari tempat ini?" tanya Pangeran Narendra kepada leluhurnya yang saat ini sedang mengelus jenggotnya yang begitu panjang.


" Aku sudah terkurung di tempat ini lebih dari 500 tahun lamanya. Tapi aku tidak ada keinginan sama sekali untuk keluar dari sini." Pangeran Narendra menatap leluhurnya.


" Kakek betah tinggal di sini?" Pangeran Narendra sekarang tubuhnya sudah semakin segar. Setelah tadi disalurkan energi ke dalam tubuhnya oleh leluhurnya yang sangat hebat dan memiliki kekuatan yang sangat besar.


" Saya sangat senang tinggal di sini dan tidak ingin kembali ke alam ramai. Tinggal di sini membuatku berpikir tentang arti kehidupan yang lebih jernih!" Pangeran Narendra tampak terpesona dengan semua yang dikatakan oleh leluhurnya.


" Katakan padaku. Bagaimana caranya kau bisa terjun ke jurang ini?" tanya Kakek itu lagi dia memperhatikan semua yang dikatakan oleh pangeran Narendra dengan seksama.


" Jadi istana kerajaan siluman kucing telah diserang oleh siluman ulae hijau?" sang kakek tampak begitu terkejut mendengarkan penuturan dari pangeran Narendra.


" Benar Kakek. Raja Abiyaksa sudah sangat lama mengincar istriku. Karena dia mencintainya dan menginginkan istriku untuk menjadi permaisurinya. Akan tetapi usahanya selalu gagal. Dia menyerang istana kerajaan kucing. Ketika aku dan juga putraku yaitu Pangeran Panji sedang tinggal di alam manusia. Dia pengecut hina yang hanya berani menyerang istana kerajaan kucing di saat keadaan kosong tanpa kami berdua!" Pangeran Narendra terlihat sangat geram sekali ketika mendengarkan semua yang dikatakan oleh Raja Abiyaksa.


Sang leluhur tampak mengangguk kemudian dia mengelus jenggotnya dengan begitu lembut.


" Kakek tolonglah aku. Agar aku bisa naik ke atas." Pangeran Narendra meminta tolong kepada leluhurnya untuk membantunya.

__ADS_1


" Tunggulah di sini. Menantumu nanti akan datang lagi untuk menjemputmu. Aku akan meminta kepadaNya untuk datang kemari." Pangeran Narendra merasa senang mendengarkan perkataan dari leluhurnya.


" Terima kasih kakek karena kakek sudah membantu dan juga menolongku." Pangeran Narendra melihat sang kakek yang terlihat begitu sedih.


" Ada apa Kakek?" tanya Pangeran Narendra yang merasa heran.


" Sudah ratusan tahun aku hidup sendirian di sini Apakah kau tidak ingin sebentar saja untuk menemaniku?? Setidaknya sampai aku menghembuskan nafasku yang terakhir." Pangeran Narendra terkejut mendengarkan ucapannya yang terdengar begitu memilukan.


" Akan tetapi kalau aku menetap di sini. Maka istri dan anakku pasti akan sedih karena berpikir kalau aku sudah binasa." Pangeran Narendra terlihat keberatan dengan keinginan sang kakek.


" Baiklah kau boleh melakukan apapun yang kau inginkan. Aku tidak akan keberatan sama sekali. Tapi bisakah kau menerima ilmu warisan dariku? Aku tidak mau membawa mati ilmu yang telah ku pelajari dengan susah payah!" Pangeran Narendra matanya berbinar mendengar apa yang dikatakan oleh sang leluhur yang begitu berwibawa dan memiliki pamor yang sangat kuat dari wajahnya.


" Baiklah kakek. Aku akan tinggal di sini bersamamu. Sampai kau selesai mewariskan semua ilmu milikmu padaku!" Pangeran Narendra merasa terenyah hatinya ketika melihat leluhurnya yang meneteskan air matanya. Karena kebahagiaan yang tiada tara.


Akhirnya mulai hari itu Pangeran Narendra berlatih dengan sangat serius untuk mendapatkan dan mewariskan ilmu yang dimiliki oleh leluhurnya yang telah hidup ratusan tahun di dasar Jurang itu.


Sementara itu Pangeran Panji dan Minsi masih tetap tidak menyerah untuk mencari keberadaan Pangeran Narendra.


Sebenarnya Pangeran Narendra melihat mereka berdua yang sedang mencarinya. Akan tetapi pandangan mereka berdua yang sudah ditutup oleh leluhurnya. Sehingga tidak bisa mendengar dan melihat Pangeran Narendra di hadapan mereka.


" Aneh sekali! Dasar jurang ini luasnya tidak seberapa. Akan tetapi kenapa kita tidak bisa menemukan keberadaan Ayahanda Narendra?" Minsi terlihat sedang berpikir keras untuk bisa memecahkan misteri itu.


Pangeran Narendra yang saat ini sedang mendengarkan percakapan mereka berdua hanya bisa menatap mereka tanpa bisa berbuat apa-apa.


" Aku rasanya sudah mati saja. Kehadiranku tidak bisa mereka rasakan ataupun mereka lihat. Kekuatan Kakek leluhurku benar-benar sangat luar biasa. Sehingga dia bisa dan sanggup menciptakan dua dimensi di dalam satu tempat." Pangeran Narendra berdecak kagum dengan kekuatan leluhurnya yang sangat hebat dan luar biasa.

__ADS_1


Pangeran Narendra kemudian masuk kembali ke dalam Goa dan mencari leluhurnya yang sedang bersemedi dengan begitu khusuk.


__ADS_2