Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
Bab 225


__ADS_3

Sementara itu di dalam hutan larangan terlihat kucing raksasa yang saat ini sedang berdiri di atas sebuah batu besar sambil menatap ke langit.


Terlihat kucing itu yang sedang meneteskan air matanya. Dia sudah hidup mengasingkan diri di Hutan Larangan lebih dari 500 Tahun Lamanya.


Bahkan ayahnya saja sudah digantikan oleh adiknya yaitu Raja Narendra. Kucing raksasa itu adalah seorang putra mahkota di masa lalu yang telah jatuh cinta kepada seorang wanita yang merupakan putri dari musuh bebuyutan istana kerajaan kucing. Dia bernama Pangeran Surya Kelana.



Visualisasi Pangeran Surya Kelana sewaktu dia berwujud manusia.


"Istriku, kenapa kau harus menghianatiku dan membuat kehidupan kita menjadi hancur seperti ini? Kenapa?" Air mata sang pangeran terlihat keluar dari kelopak matanya yang terlihat begitu menderita.


Pangeran Surya Kelana terus menatap langit yang bersinar dengan begitu terang.


"Istriku! Setelah lebih dari 500 tahun lamanya, aku hidup sendiri di tempat ini. Akhirnya aku melihat wanita yang sangat mirip denganmu. Tetapi sayang, dia memiliki kepribadian yang berbeda denganmu. Maafkan aku, sayang. Waktu itu aku terlalu emosi dan dipenuhi dengan angkara murka, sehingga tanpa sengaja telah membunuhmu. Maafkan aku, istriku!" Pangeran Surya Kelana begitu menderita. Karena dengan tangannya sendiri, dia telah menghabisi sang istri yang sangat dia cintai.


Flash back on


Sore itu Pangeran Surya Kelana terlihat sedang berlatih dengan para prajurit yang berada di bawah kepemimpinannya.


Pangeran Surya Kelana yang berstatus sebagai putra mahkota sudah dipercaya oleh sang raja untuk membawahi beberapa ratus ribu prajurit untuk mengamankan istana kerajaan.


"Putra mahkota, menurut kabar dari mata-mata yang kita tanam di kerajaan buaya putih, Putri Asuman membawa 100.000 prajurit menuju ke istana kerajaan kita melalui jalur rahasia. Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Pangeran Surya Kelana terlihat terkejut mendengar berita dari kepala teliksandi atau mata-mata yang dia kirimkan ke luar sana.

__ADS_1


Pangeran Surya Kelana kemudian masuk ke dalam ruangan rahasia yang selama ini digunakan olehnya untuk berkomunikasi dengan kekasihnya yang sebenarnya sudah menikah dengan dirinya secara diam-diam tanpa sepengetahuan keluarga mereka.


Hal itu sengaja mereka lakukan karena dua kerajaan yang selalu berperang dan tidak pernah akur satu sama lain. Pangeran Surya Kelana berpikir bahwa dengan pernikahan mereka berdua, pasti akan bisa menyatukan dua kerajaan yang selama ini selalu berperang tanpa henti.


Pangeran Surya Kelana sangking percaya dan mencintai Putri Asuman, bahkan memberitahukan kepada sang putri tentang jalur rahasia menuju istana kerajaan kucing yang tidak akan pernah bisa diketahui oleh siapapun kecuali pihak keluarga inti kerajaan kucing.


Selama hubungan mereka terjalin secara rahasia, jalur rahasia itu digunakan oleh Putri Asuman untuk bertemu dengan kekasihnya. Pangeran Surya Kelana begitu mencintai gadis itu. Dia bahkan sampai rela akan melepaskan statusnya sebagai Putra mahkota apabila kedua kerajaan tidak merestui pernikahan mereka berdua yang di saksikan oleh guru Pangeran Surya Kelana.


"Istriku, kamu di mana?? Jawablah panggilanku! Istriku, kau di mana?" tanya Pangeran Surya Kelana dengan begitu frustasi karena sejak tadi panggilannya tidak berbuah hasil.


Semedinya seperti terbentur dengan ruang kosong yang tidak menghasilkan Satu Frekuensi dengan sang istri tercinta. Seakan-akan ada halangan yang begitu besar untuk menghalangi komunikasi tersebut bisa terjalin.


Pangeran Surya Kelana yang mulai frustasi, dia akhirnya meninggalkan ruangan rahasia itu dan segera menuju ke jalur rahasia yang dia takutkan akan digunakan oleh mereka untuk bisa membumihanguskan kerajaannya.


Dengan mata kepalanya sendiri sang pangeran melihat keganasan kekasihnya yang juga istrinya yang seperti tidak punya perasaan sama sekali kepada para prajurit maupun warganya.


Hati sang pangeran benar-benar sangat sakit dan juga terhiris. Ketika dengan mata kepalanya sendiri dia melihat kebiadaban yang sungguh luar biasa terjadi pada malam itu yang diakibatkan oleh kekasihnya yang selama ini selalu mengatakan cinta kepadanya dengan begitu memabukkan.


Pangeran Surya Kelana langsung meloncat di hadapan sang kekasih yang terkejut ketika melihat kehadirannya di sana.


"Pangeran Surya Kelana? Pergilah dari sini karena malam ini istana kerajaan kucing akan binasa. Aku tidak mau untuk menghabisimu dengan tanganku sendiri. Jadi, aku akan memberikan kesempatan padamu untuk pergi dari sini dengan aman." hati Pangeran Surya Kelana merasa terhina mendengar apa yang dikatakan oleh Putri Asuman kepadanya.


Pangeran Surya Kelana yang merasa sangat marah dengan kelakuan Sang Putri, dia akhirnya langsung menyerang wanita itu dengan membabi buta.

__ADS_1


Hati sang pangeran yang sangat terluka atas pengkhianatan Putri Asuman. Hatinya sudah tidak bisa terobati lagi. Apalagi dia melihat ratusan ribu mayat bergelimpangan dan akhirnya binasa menjadi abu. Bahkan aula dari istana kerajaan kucing sudah penuh dengan abu dari para prajurit yang binasa.


"Kau harus membayar semua kesombonganmu ini dengan darah dan nyawamu!" akhirnya terjadilah pertempuran yang sangat hebat di antara keduanya.


Pangeran Surya Kelana yang telah memberikan banyak ilmu miliknya kepada Putri Asuman, dia terlihat tidak kesulitan sama sekali untuk menghadapi Pangeran Putra Mahkota Surya Kelana.


Jurus-jurus sang pangeran dengan begitu mudah dipecahkan oleh Putri Asuman, sehingga tampak pertarungan mereka berlangsung sangat lama.


"Kau harus mati di tanganku untuk membayar ratusan ribu jiwa-jiwa yang telah kau binasakan dengan begitu kejam!" Pangeran Surya Kelana sampai meneteskan air mata ketika mengucapkan kata-kata itu.


Putri Asuman hanya tertawa terbahak-bahak melihat amarah sang pangeran yang sudah tersulut olehnya.


Pangeran Surya Kelana yang hatinya saat ini sedang kesal terus menyerang tanpa ampun. Hingga tiba pada saat dimana Putri Asuman yang lengah, hingga tanpa sengaja pedang Pangeran Surya Kelana menancap di jantung Putri Asuman. Pangeran Surya Kelana untuk seberapa saat lamanya terkejut dan tidak percaya bahwa hal itu terjadi kepada kekasihnya yang dia cintai.


Hingga akhirnya Putri Asuman jatuh ke tanah dengan berlumuran darah. Pangeran Surya Kelana saat itu masih membeku di tempat dan tidak terlalu lelah dengan apa yang akan terjadi kepada putri Asuman.


Ketika Putri Asuman memanggil namanya dengan begitu lemah, Pangeran Surya Kelana baru tersadar dari lamunannya. Dia melihat sang putri yang tangannya menggapai ke arahnya.


Pangeran Surya Kelana yang mulai tersadar langsung berlari menuju Putri Asuman yang nafasnya sudah tersengal-sengal.


"Maafkan Aku karena sudah melakukan ini kepada kerajaanmu. Maafkan aku! Aku terpaksa melakukan ini semua karena diancam oleh kakakku. Dia akan membunuh ayah dan ibuku, kalau aku tidak memberitahukan informasi yang dia inginkan. Maafkan aku!" Putri Asuman kemudian menghembuskan nafas terakhirnya di dalam pelukan Pangeran Surya Kelana.


Pangeran Surya Kelana terlihat tidak percaya bahwa wanita yang dia cintai telah mati di tangannya dengan begitu mengenaskan.

__ADS_1


"Istriku, kenapa harus begini?? Seharusnya kau bicarakan dulu denganku. Sehingga aku bisa membantu masalahmu. Kenapa kamu mengambil keputusan secara ceroboh tanpa berdiskusi denganku? Kenapa?" Pangeran Surya Kelana terlihat meneteskan air mata kesedihan sambil membopong jenazah Putri Asuman ke hutan yang akhirnya menjadi hutan larangan di istana kerajaan kucing.


__ADS_2