Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
146. Penjelasan Maha Guru


__ADS_3

Setelah menyelesaikan semua urusan di kerajaan monyet maha guru pun kemudian kembali ke istana kerajaan kucing dan segera menghadap Pangeran Narendra dan juga Putri Deniz yang kini telah resmi di angkat menjadi putri mahkota istana kerajaan kucing.


" Bagaimana Mahaguru? Apakah semua urusan yang ada di istana kerajaan monyet sudah selesai?" Pangeran Narendra terlihat memperhatikan Mahaguru yang terlihat wajahnya begitu tenang.


Maha guru tersenyum kepada Pangeran Narendra dan juga Putri Deniz yang saat ini sedang menunggu laporan dan penjelasan darinya perkara Pangeran Wangen yang ternyata wajahnya telah digunakan oleh seketi untuk membuat onar dan juga masalah dengan banyak kerajaan lain di alam siluman.


" Ya ampun sungguh keji sekali. Bagaimana mungkin ada seorang paman yang begitu tega merusak nama baik keponakannya sendiri?" Deniz begitu geram ketika memikirkan tentang kemungkinan itu.


" Aku ingat ketika Pangeran Wangen datang bersama Minsi yang datang ke rumah sakit untuk menolong Dani ketika aku masih berada di alam manusia. Dia seorang yang sangat sopan dan juga baik dan tidak terlalu banyak tingkah makanya aku terkejut ketika mendengar bahwa Pangeran wangian sudah membuat banyak masalah di istana kerajaan lain! Jadi ternyata wajah sang pangeran yang telah disamarkan oleh paman yang jahat itu?" Deniz terlihat menggelengkan kepalanya dan benar-benar merasa sedih dengan kondisi Pangeran Wangen yang menurut maha guru saat ini sedang berada di istana sang ratu penguasa Pantai Selatan.


" Jadi sebelum ini kau pernah bertemu dengan Pangeran Wangen?" tanya Pangeran Narendra seperti tidak percaya.


" Kan tadi aku sudah bercerita padamu sayang. Kami bertemu ketika Pangeran wangen dibujuk oleh Minsi untuk menyembuhkan Dani yang telah dia cakar menggunakan cakar monyet miliknya yang beracun! Cakar beracun itu tidak akan bisa diobati kecuali kalau pemiliknya yang mencabut racunnya yang dia berikan!" Deniz berusaha untuk menjelaskan semuanya kepada sang suami bagaimanapun dan is takut kalau sampai ada salah paham antara dirinya dan Pangeran Narendra.


" Benar ayahanda! Dulu Sayalah yang telah mengajak Pangeran Wangen untuk datang ke dunia manusia dan menolong Dani yang merupakan sepupuku sendiri. Waktu aku pertama kali menginjakkan kakiku di dunia siluman untuk mencari Pangeran Wangen, Suketi pernah menggangguku dan pangeran Wangenlah yang telah menolongku dari kejahatan dia!" Minsi tiba-tiba saja sudah ada di antara mereka bertiga bersama dengan Pangeran Panji yang selalu menemani istrinya.


Pangeran Panji saat ini masih pengantin baru jadi sang raja maupun Pangeran Narendra tidak mengganggunya bersama Minsi.


" Benarkah?" tanya Pangeran Narendra seperti tidak percaya bahwa ternyata Pangeran wangen memang adalah pemuda yang baik tetapi sekarang yang menjadi pertanyaan adalah Apakah suami yang menikahi Putri Hana adalah Suketi yang menyamar ataukah Pangeran Wangen yang asli?


Pangeran Narendra terlihat menarik nafasnya dalam-dalam merasa prihatin dengan nasib Putri Hana. Deniz tahu kalau saat ini suaminya sedang dilanda dilema dengan begitu banyak masalah yang hadir di istana mereka maupun para siluman lain yang mereka kenal.


Setelah penjelasan dari Mahaguru sudah selesai. Mereka pun kemudian membubarkan diri untuk kembali ke istana dan kediaman mereka masing-masing.


Terlihat Pangeran Panji yang saat ini sedang bercerita dengan sang istri tercinta di taman milik mereka.

__ADS_1


" Apakah hubunganmu sebelumnya dengan Pangeran wqangen adalah baik? Yang aku dengar, Pangeran Wangen di manfaatkan oleh Suketi hanya untuk mencarimu di alam manusia dan ingin menikahi kamu dengan dia berubah menjadi manusia yang seutuhnya." tanya Pangeran Panji pada Minsi.


Pangeran Panji seperti merasa cemburu dengan Pangeran Wangen yang sejak kemarin selalu saja menjadi bahan perdebatan dan juga perbincangan hampir di seluruh kerajaan yang ada di alam gaib yang melihat sepak terjangnya yang jahat.


Akan tetapi sekarang semuanya sudah terbuka semoga kejahatan itu karena suketih yang sudah menyerupai wajahnya dan menggunakan namanya untuk dapat menyembunyikan kejahatan dia yang sesungguhnya. Sungguh seorang paman yang sangat keji dan jahat sekali.


" Aku mencari Pangeran Wangen di alam gaib hanya untuk memintanya agar mau menolong Dani yang merupakan sepupuku yang waktu itu terluka karena bertarung dengan pangeran monyet itu!" ucap Minsi pelan.


Minsi berusaha untuk meyakinkan suaminya bahwa dia tidak memiliki hubungan apapun dengan Pangeran Wangen yang saat ini sedang berada di istana Ratu penguasa Pantai Selatan untuk menjalani pengobatan bersama dengan sang ratu yang baik hatinya.


" Ya sudah, lupakan saja!! Ayo kita ke kamar saja. Di taman begini panas. Aku ingin tidur sambil memeluk kamu!" Pangeran Panji lalu menarik tangan Minsi agar mengikutinya ke dalam istana milik mereka.


" Ih, apaan sih?? Ko jadi hoby banget tidur sambil meluk aku?? Meluk guling kan bisa!" protes Minsi kepada Pangeran panci yang hanya bisa tertawa melihat istrinya yang misuh-misuh, semakin membuat dirinya tergila-gila di buatnya.


" Guling gak enak. Enak peluk kamu yang bisa di ajak ehem ehem, bisa di cium dan bisa di ajak melayang ke langit ke tujuh!" bisik Pangeran Panji di telinga Minsi yang auto tersipu gara-gara ucapan Pangeran Panji.


Oleh karena itu Pangeran Narendra maupun Raja kucing tidak pernah mengganggu mereka berdua dalam menikmati masa indahnya bulan madu sebagai pengantin baru yang sedang memadu cinta kasih yang indah.


***


Walaupun jabatan Deniz di istana kerajaan kucing adalah sebagai Putri Mahkota, akan tetapi Pangeran Narendra melarang ibunya ketika ingin memberikan ramuan khuhus kepada Deniz agar Deniz berubah menjadi siluman yang seutuhnya seperti mereka.


" Aku tidak mau kalau harus melihat istriku berubah menjadi seperti kita. Biarkanlah Istriku menjadi manusia biasa seperti sekarang. Toh keberadaan dan statusnya pun tidak terlalu menjadi batu sandungan dalam hubungan kami berdua." Pangeran Narendra berusaha untuk meyakinkan kepada kedua orang tuanya bahwa dia tidak membutuhkan Dennis untuk menjadi seorang siluman seperti mereka semua.


Ketika Pangeran Narendra melihat ibunya hendak mendebat apa yang dia katakan. Pangeran Narendra langsung menyetop dan menghentikan semua perdebatan yang dianggapnya tidak terlalu penting.

__ADS_1


" Sudahlah ibunda Ratu. Sekarang juga aku akan melaksanakan tugasku sebagai Pangeran mahkota di kerajaan ini. Aku akan menemui para manusia serakah itu yang akan mengikat perjanjian dengan kerajaan kita!" sang ratu hanya bisa menatap kepergian putranya yang selalu saja tidak pernah bisa diajak berdiskusi olehnya tentang Deniz.


Deniz yang mengetahui bahwa suaminya selama ini telah banyak berkorban dan juga berjuang untuk kehidupan rumah tangga mereka. Merasa sangat terharu dengan cinta Pangeran Narendra yang begitu besar untuknya seorang.


Bahkan yang mulia Ratu sering sekali menegur Pangeran Narendra yang bahkan sampai sekarang tidak pernah mengangkat satu siluman pun untuk di jadikan selir di dalam istana yang mereka tempati.


Itulah yang selalu menjadi alasan Pangeran Narendra selalu bentrok dengan kedua orang tuanya.


Pangeran Narendra yang berstatus sebagai putra mahkota di istana kerajaan. Dia diwajibkan untuk mempunyai banyak anak dan banyak keturunan yang akan melestarikan istana kerajaan mereka.


" Kalau begini terus tampaknya istana kerajaan kita akan musnah hanya dalam beberapa tahun ke depan. Kanda!! Kau adalah seorang raja dan juga Ayah dari pangeran Narendra. Bujuklah putramu untuk mau mengangkat beberapa siluman lainnya untuk dijadikan sebagai selirnya!"


Ratu siluman kucing tampaknya sudah sangat frustasi untuk mengatur putranya sendiri yang sangat sulit diatur.


Deniz yang saat ini sedang mendengarkan percakapan antara raja dan ratu siluman kucing tampak pilu hatinya.


" Tampaknya kehadiranku di istana tidak memberikan kebahagiaan untuk mereka. Setiap hari aku melihat suamiku selalu saja berdebat dengan kedua orang tuanya!" Deniz kemudian memutuskan untuk pergi ke pegunungan Pelangi. Di mana dia akan bersemedi di tempat sang Mahaguru.


Deniz kemudian mencari Pangeran Narendra untuk bisa menyampaikan pesannya kepada sang suami yang saat ini sedang bertugas menjalankan pekerjaannya sebagai pembawa pesan istana kerajaan kucing pada para pemuja dan pengikut mereka demi kekayaan dan kejayaan.


" Ibunda. Kenapa ibunda dari tadi terlihat tidak bahagia? Apakah ada yang bisa saya bantu?" tanya Pangeran Panji ketika dia melihat ibunya yang tiba-tiba saja datang ke istana miliknya yang dihadiahkan oleh sang ratu penguasa Pantai Selatan sebagai hadiah pernikahannya Pangeran Panji bersama Minsi.


" Pangeran Panji, putraku! Ibunda sudah memutuskan untuk bersemedi dan mengasingkan diri di pegunungan Pelangi. Tolong kau sampaikan kepada ayahmu agar jangan menemuiku sampai dia mempunyai selir dan mempunyai anak dari selir nya yang baru!" Deniz sebenarnya tidak mampu untuk mengucapkan hal itu akan tetapi bagaimanapun kepentingan istana kerajaan jauh lebih penting daripada keegoisannya sebagai seorang wanita.


Oleh karena itu Deniz lebih memilih untuk bersemedi di pegunungan Pelangi dan menarik diri dari hiruk pikuk istana kerajaan kucing.

__ADS_1


Deniz tidak mau terlibat dengan segala intrik apapun yang ada di kerajaan yang selalu mengakibatkan banyak permusuhan di antara penghuninya yang haus akan kekuasaan .


__ADS_2