Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
109. Sabar


__ADS_3

Begitu Minsi dan Pangeran Wangen sampai di alam manusia, mereka langsung menuju ke ruangan Dani yang sampai saat ini masih belum sadarkan diri.


" Lihatlah apa yang sudah kau lakukan! Kau membuat sepupuku menjadi menderita seperti itu!" ucap Minsi sambil menunjuk ke arah Dani yang sampai saat ini masih memejamkan mata dan belum sadarkan diri.


Minsi menyalami ibunya Dani dan juga Kyai Rasyid yang datang ke ruangan. Kyai Rasyid menatap Pangeran Wangen dengan tatapan penuh kecurigaan.


" Siapa kamu?" tanya Kyai Rasyid sambil menatap ke arah Pangeran Wangen dan juga Minsi yang kemudian menerangkan tentang kehadiran Pangeran Wangendi tempat itu.


" Jadi kau datang kalau manusia untuk menyembuhkan anakku?" tanya Kyai Rasyid terus menata Pangeran Wangen dengan lekat.


Pangeran uang yang merasa tidak nyaman dengan tatapan Kyai Rasyid yang sejak tadi hatinya terus berdzikir menyebut asma Allah.


Ada rasa panas bergelayar disekjur tubuh Pangeran Wangen. Saat tanpa sengaja dia melihat mata Kyai Rasyid.


" Minta kepada Kyai itu untuk menghentikan dzikirnya atau aku akan meninggalkan dunia manusia dan tidak peduli dengan pemuda itu. Mau hidup atau mati. Perjanjian kita batal kalau dia tidak mau juga menghentikan dzikirnya!" bisik Pangeran Wangen di telinga Minsi yang sudah pasti bisa didengar oleh Kyai Rasyid ya memang memiliki pendengaran yang super tajam.


" Maafkan aku Paman. Bisakah Paman sebentar membiarkan Pangeran Wangen untuk menyembuhkan Dani dulu? Karena racun dari cakar Pangeran monyet ini, hanya dia yang bisa menariknya. Atau Dani tidak akan bisa sembuh," ucap Minsi kepada Kyai Rasyid untuk sementara keluar dari ruangan itu dan membiarkan Pangeran Wangen untuk menyembuhkan Dani.


Kyai Rasyid dan istrinya. Kemudian keluar dari ruangan perawatan Dani. Membiarkan kepada Pangeran Wangen dan juga Minsi untuk menyembuhkan Dani yang sudah hampir satu minggu dalam keadaan koma.


Ya! Waktu satu hari yang dihabiskan oleh Minsi di alam siluman, ternyata setara dengan satu minggu waktu di alam manusia.


" Cepatlah kau penuhi janjimu untuk menyembuhkan sepupuku! Awas aja kalau kau berani untuk ingkar janji, aku pasti akan membakarmu sampai habis!" ancam Minsi pada Pangeran siluman monyet yang saat ini sedang menatapnya dengan emosi.

__ADS_1


" Dengar ya! Walaupun aku seorang siluman. Aka tetapi aku adalah seorang pria sejati yang akan selalu memenuhi janji yang sudah aku ucapkan!" ucap Pangeran Wangen terlihat merasa kesal kepada Minsi yang tidak mempercayainya.


" Baiklah! Cepatlah kau sembuhkan sepupu aku. Nanti kalau sampai kau lama-lama berada di alam manusia, pasti ayahmu nanti akan mencari. Bahaya kalau nanti sampai pasukan kalian datang ke alam manusia, hanya untuk mencari pangerannya yang menghilang begitu saja dari alam siluman!" ucap Minsi kepada Pangeran Wangen.


" Ah kau bawel dari tadi nggak mau diam!" sungut Pangeran Wangen yang seketika jadi ilfeel kepada Minsi.


Awalnya Pangeran Wangen tertarik kepada Minsi yang memiliki kekuatan Nur Illahi yang sangat hebat yang bahkan sanggup dan bisa meluluhlantakkan 30 siluman, yang menjadi pasukannya hanya dalam hitungan detik.


Akan tetapi setelah selama seharian dia bergaul dekat dengan Minsi, membuat semua pandangannya berubah total tentang gadis itu. Pangeran Wangen berubah pikiran untuk menjadikan Minsi sebagai calon permaisuri kerajaannya. Karena dia tidak mau hidupnya harus sengsara dengan semua ke bawelan Minsi yang benar-benar membuat pening kepalanya sejak kemaren.


Terlihat Pangeran Wangen yang mendekati tubuh Dani. Kemudian dia pun memejamkan matanya yang sangat indah bagi Minsi.


Ya, Minsi mulai tertarik dengan pesona Pangeran Wangen yang luar biasa. akan tetapi mensisadar bahwa hubungan antara manusia dan siluman tidak akan memiliki akhir yang baik.


Apalagi Pangeran Wangen yang merupakan putra mahkota dari kerajaan siluman monyet yang terkenal jahat di seantero negeri alam siluman. Watak siluman monyet yang selalu mencari masalah dengan kerajaan lain.


Bahkan istana kerajaan kucing pun selalu berusaha untuk menghindari konflik dengan istana kerajaan monyet.


Setelah berusaha hampir selama 1 jam lamanya. Akhirnya Pangeran Wangen berhasil mencabut kembali racun yang dia kerahkan ke atas tubuh Dani.


" Aku sudah selesai. Pemuda itu akan kembali sembuh setelah beberapa hari. Aku sudah memenuhi tanggung jawab dan kewajibanku kepada kamu. Sekarang Aku akan kembali ke alamku. Dan aku harap, kita tidak usah memiliki urusan yang lain! Aku males banget harus bertemu lagi dengan kamu! Perempuan bawel yang selalu membuat pening kepalaku!" ucap Pangeran Wangen yang kemudian langsung menghilang dari hadapan Minsi tanpa menunggu jawaban dari gadis itu.


Minsi hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengarkan penuturan dari Pangeran Wangen. " Syukurlah ada baiknya kalau Pangeran itu tidak ingin berurusan denganku lagi. Karena akan sangat berbahaya kalau dia selalu mencariku! Aku juga tidak mau kalau sampai aku akan terpikat dengan pesonanya! Setampan apapun Pangeran Wangen, dia tetaplah pangeran siluman monyet yang harus aku hindari seumur hidupku!" ucap Minsi bermonolog dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


Saat Minsi sedang sibuk memikirkan tentang hubungannya bersama Pangeran Wangen, tiba-tiba pintu ruangan dan diketuk oleh seseorang dari luar.


" Abigail? Mau apa kau datang kemari?" tanya Minsi menatap tajam kepada Abigail yang dia tahu selama ini selalu mencintai Dani.


Akan tetapi sayang sekali. Cinta Abigail diperlihatkan dengan sesuatu hal yang negatif dan merugikan Dani sebagai target cintanya. Dani bahkan hampir saja tewas gara-gara perbuatan Abigail yang telah tega mengirimkan teluh dan juga pelet kepadanya.


Abigail yang sebenarnya masih dalam tahap belajar ilmu-ilmu yang ditinggalkan oleh ayahnya berupa kitab-kitab ilmu dan wifik. Dia tidak terlalu faham dengan apa yang dia lakukan selama ini.


Mungkin Abigail pun tidak tahu kalau dia sudah membahayakan nyawa Dani dengan mengirimkan mantra-mantra yang selalu dia lafalkan setiap malam untuk memikat Dani.


" Aku khawatir dengan Dani makanya aku datang kemari! Minggir Minsi! Aku ingin melihat laki-laki yang aku cintai!" ucap Abigail sambil mendorong Minsi agar menjauh darinya.


Minsi hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sepupunya yang benar-benar barbar.


" Keluargamu Abigail dari ruangan Putraku! Jangan coba-coba kau mendekati Putraku lagi! Apakah kurang cukup kau sudah menimpakan begitu banyak bala ke atas tubuh Putraku?" tanya ibunya Dani saat dia melihat Abigail yang sedang mendekati putra kesayangannya.


Abigail terkejut mendapatkan larangan dari bibinya ketika dia hendak mendekati Dani.


" Kenapa Bibi mengatakan itu? Aku hanya khawatir dengan Dani. Aku ingin menolong Dani agar dia bisa segera sembuh!" ucap Abigail dengan air mata yang mulai mengalir di pipinya yang bening.


Abigail mulai merasakan kesepian Setelah dia dijauhi oleh Dani dan Deniz. Selama hidup Abigail, dia hanya memiliki mereka berdua sebagai sahabatnya. Oleh karena itu dia benar-benar sangat menderita dan sangat kesepian sejak tidak bersama lagi dengan keduanya. Abigail tahu kalau dirinya telah banyak berbuat salah kepada Dani dan Deniz.


Abigail berniat ingin memperbaiki semua hubungan bersama dengan keduanya. Bahkan Abigail rela kalau dia harus melepas semua ilmu yang ditinggalkan oleh ayahnya.

__ADS_1


Abigail sadar kalau ilmu yang ditinggalkan oleh ayahnya telah merubah karakternya menjadi buruk dan sangat temperamental dan tidak baik kepada teman-temannya.


__ADS_2