Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
164. Sedih


__ADS_3

Putri Hana tidak tahu lagi harus melakukan apa. Larena sekarang sepertinya semua menentang dirinya untuk bersama Pangeran Panji. Apalagi kedua orang tuanya sudah jelas-jelas memberikan ultimatum. Kalau dia sampai berbuat hal demikian lagi, maka dirinya akan dikurung di ruang bawah tanah istana kerajaan siluman ular biru.


" Bibi Ash! Aku mau mati aja rasanya Bi!" Bibi Ash benar-benar prihatin dengan nasib tuan putrinya bagaimanapun Dia sangat menyayangi Putri Hana.


Dialah yang mengasuh Putri Hana sejak masih bayi. Bisa di katakan Bibi Ash memperlakukan putri Hana seperti putri kandungnya sendiri.


" Jangan kayak gitu Putri. Kebahagiaan di luar sana masih banyak menunggu tuan putri. Bukan hanya Pangeran Panji Semata. Saya mohon Tuan Putri harus semangat. Mari bersiap-siap kita datangi kerajaan monyet untuk bertanya tentang status Tuan Putri sekarang kepada mereka." Bibi Ash kemudian mengatur dan menyiapkan Putri Hana untuk berangkat menuju ke istana kerajaan monyet dengan ditemani oleh raja dan juga Ratu siluman ular biru.


" Aku takut kalau mereka tidak mengakui pernikahanku bersama denganmu Pangeran Warnet," Raja dan Ratu kerajaan ular biru sebenarnya merasa prihatin dengan nasib putrinya yang malang karena menjadi korban Suketi yang jahat.


Sang ratu mengelus kepala putrinya yang sangat dia sayangi.


" Kita berdoa semoga Pangeran Wangen sudah kembali ke istana kerajaan monyet dan bisa memperjelas statusmu. Apakah kau adalah istrinya ataukah bukan. Percayalah putriku!! Kau adalah wanita yang berharga. Jangan kau rendahkan martabat dan harga dirimu untuk merebut suami orang lain!" Ratu siluman ular biru berusaha terus untuk menasehati putrinya dan memberikannya semangat yang besar.


Putri Hana hanya tersenyum saja. Bagaimana pun ibu dan ayahnya sudah mengusahakan yang terbaik untuk kebahagiaannya. Dan sekarang dia harus berjuang untuk membuktikan bahwa dirinya layak untuk dicintai dan diperjuangkan oleh seseorang.


" Ayah Ibu kalau Pangeran Wangen tidak mengakui pernikahan kami. Tolong Jangan memaksakan ataupun meminta dia untuk mengakuiku sebagai istrinya. Aku ingin mengakhiri saja pernikahan itu. Sehingga aku bisa bebas untuk mencintai laki-laki lain!" Putri Hana tidak mau kalau harga dirinya sebagai seorang wanita terinjak-injak hanya karena meminta status kepada Pangeran Wangen yang ternyata lebih mencintai orang lain.


Yang lebih menyakitkan bagi Putri Hana ternyata orang lain yang dicintai oleh pangeran Wangen adalah Minsi. Wanita yang menjadi saingan cintanya ketika dia menginginkan Pangeran Panji untuk menjadi suaminya.


Entah kenapa Putri Hana merasa membenci Minsi. Padahal selama ini dia tidak pernah melakukan apapun kepadanya.

__ADS_1


Setelah mereka sampai di istana kerajaan siluman monyet. Terlihat prajurit menyambut kedatangan mereka dan langsung meminta mereka untuk menunggu di aula istana. Sementara prajurit memanggil raja dan ratu dari istana siluman monyet.


" Tunggulah sebentar. Hamba akan memanggil raja dan ratu yang saat ini sedang berada di taman istana!" Prajurit kemudian langsung mengundurkan diri dan mencari keberadaan raja dan ratu nya.


Prajurit kemudian menyampaikan tentang kedatangan raja dan ratu dari istana kerajaan ular biru kepada penguasa istana kerajaan siluman monyet.


" Maafkan hamba yang mulia Raja. Karena sudah mengganggu. Di aula istana sekarang sedang menunggu Putri Hana bersama dengan kedua orang tuanya!" prajurit menyampaikan hal tersebut kepada rajanya.


" Terimakasih prajurit. Katakan pada mereka Kalau kami segera datang ke sana," Raja kemudian mengajak istrinya untuk mengikutinya menemui Putri Hana.


Ratu terlihat gelisah karena dia pun tidak tahu bagaimana harus menghadapi mereka.


" Tenanglah istriku. Kita tidak boleh takut dengan mereka. Di sini kita tidak salah sama sekali. Akan tetapi Suketi yang sudah memanipulasi pernikahan antara Putri Hana dan pangeran Wangen. Itu semua bukan kesalahan kita!" Raja berusaha untuk menguatkan istrinya agar jangan sampai terpengaruh ataupun terintimidasi oleh pihak istana kerajaan ular biru.


" Ayo kita temui Mereka istriku. Jangan sampai mereka merasa tersinggung. Karena di suruh menunggu lama oleh kita." Mereka berdua pun kemudian berjalan menuju ke Aula istana kerajaan di mana keluarga Putri Hana sudah menunggu di sana.


Mereka berusaha untuk bersikap bersahabat kepada keluarga Putri Hana yang gara-gara kelakuan adik sang raja yang nakal telah membuat mereka Jadi berbesanan dengan kerajaan siluman ular biru yang sejak dulu selalu menjadi musuh bebuyutan istana kerajaan mereka.


" Putri Hana, Raja dan Ratu, apa kabarnya?" sapa Raja siluman monyet saat dia pertama kali datang ke Aula istana kerajaan.


Putri Hana dan kedua orang tuanya pun bangkit dari duduknya demi menghormati tuan rumah.

__ADS_1


Kemudian mereka pun terlibat pembicaraan yang sangat serius mengenai status Putri Hana.


" Saya pun tidak tahu bagaimana status Putri Hana. Apakah pernikahan itu termasuk sah atau tidak. Karena sekarang saya sudah membunuh adikku itu, karena dia sudah mencoreng nama baik putra kami di luar sana." Raja siluman monyet berusaha untuk bersikap wajar. Walaupun sebenarnya hatinya saat ini kebat kebit saat melihat ekspresi wajah Raja dan Ratu siluman ular biru yang terlihat marah kepadanya.


" Jadi kalian menganggap bahwa pernikahan putriku dengan Pangeran Wangen adalah sesuatu yang ilegal atau tidak sah?" tanya Raja siluman ular biru dengan perasaan amarah yang mulai masuk ke dalam hatinya.


" Kami tidak bisa memutuskan hal demikian. Karena tidak ada Pangeran Wangen di sini. Dialah yang berhak memutuskan. Apakah pernikahan itu bisa dianggap atau tidak." Ratu siluman monyet benar-benar kebingungan menghadapi tamu yang membawa amarah di hatinya kepada mereka.


" Tolong tunggulah Pangeran Wangen untuk kembali ke Istana Kerajaan kami. Sehingga kita bisa menemukan solusi untuk masalah ini," Raja siluman monyet berusaha untuk menenangkan suasana di dalam aula istana yang sudah mulai panas.


" Berapa tahun lagi kami harus menunggu kedatangan Pangeran Wangen? Sementara tidak jelas dia akan kembali atau tidak." Ratu mulai tidak sabar melihat raja dan ratu siluman monyet yang sepertinya tidak beritikad baik untuk memikirkan nasib Putri mereka yang terkasih.


" Ayah dan ibu. Sebaiknya kita saja yang memutuskan. Bahwa pernikahan itu tidak sah dan sekarang aku bebas bukan istri siapapun!" ucap Putri Hana.


Putri Hana yang merasa tersinggung dengan perlakuan raja dan ratu istana siluman monyet. Dia lebih memilih untuk mundur daripada harus merendahkan harkat dan martabatnya sebagai seorang wanita untuk mengemis sebuah status kepada mereka yang sepertinya tidak pernah memikirkan dirinya sebagai bagian dari keluarga mereka.


Raja dan ratu siluman ular biru merasa prihatin dengan nasib putrinya yang sekarang menggantung seperti itu.


" Ayo!! Ayah, ibu. Kita pulang saja. Percuma juga kita bertanya di sini. Karena mereka juga tidak tahu tentang apa yang ingin kita tanyakan kepada mereka!" Putri Hana yang sudah merasa malu dan marah. Kemudian langsung bangkit dari duduknya dan bersiap untuk meninggalkan aula kerajaan istana siluman monyet.


Ketika mereka sudah siap untuk meninggalkan istana kerajaan monyet. Tiba-tiba di pintu gerbang istana kerajaan siluman monyet terlihat Pangeran Wangen yang datang dengan begitu gagah dan aura yang sangat kuat. Setelah dia berguru kepada Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan.

__ADS_1


__ADS_2