Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
158. Percaya


__ADS_3

Deniz terkejut ketika mendapatkan raja dan ratu siluman kucing sudah berada di belakangnya.


Deniz menatap mereka dengan perasaan sedih dan hati yang tercabik-cabik.


" Percayalah Deniz! Bahwa kami tidak pernah membencimu sayang. Kami berdua sangat menyayangimu. Karena kau adalah wanita yang sangat dicintai oleh putra kami. Deniz! Kau harus percaya bahwa kami meminta kepada Pangeran Narendra untuk menikah lagi bukan karena nafsu kami sendiri. Akan tetapi, semua itu adalah atas nama kerajaan!" Raja ikut menjelaskan kepada Deniz.


" Aku tahu bahwa kalian melakukan itu adalah untuk kerjaan. Bukankah aku juga sudah memberikan izin kepada suamiku untuk dia menikah lagi? Aku mengatakan kepada suamiku. Bahwa aku tidak akan pernah menemuinya lagi, sampai dia menikahi wanita yang telah kalian tunjuk dan menuruti keinginan kalian!" ucap Deniz.


Deniz berusaha sekuat tenaga untuk tidak marah ataupun menangis di hadapan kedua mertuanya yang telah begitu tega menghancurkan rumah tangga mereka yang telah dibangun dengan derai air mata yang tidaklah sedikit.


Raja dan ratu siluman kucing bisa merasakan amarah di dalam suara Deniz. Mereka paham bahwa mereka telah melakukan banyak kesalahan terhadap menantunya.


" Aku tidak akan pernah menikah lagi seumur hidupku. Karena aku sudah punya istri dan aku cukup hanya memilikimu sebagai istriku!" tiba-tiba saja Pangeran Narendra sudah berada di antara mereka semua.


Deniz menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca ada rasa haru di dalam hatinya mendengarkan ucapan sang suami.


" Percayalah padaku sayang! Bahwa aku hanya mencintaimu. Walaupun kau mengancamku sekeras apapun. Aku tidak akan pernah menikahi wanita lain ataupun menceraikanmu! Sayang!! Kalau kau merasa tertekan untuk tinggal di alam siluman. Maka aku akan mengikutimu untuk kembali ke alam manusia. Aku akan menerima semua konsekuensi yang akan aku terima ketika berada di sana." raja dan ratu siluman kucing benar-benar terkejut mendengarkan ucapan Pangeran Narendra.

__ADS_1


" Apa maksud perkataanmu putraku?" tanya Ratu kepada anaknya.


" Ya ibunda. Karena istriku tidak bahagia berada di tempat ini. Maka akulah yang akan mengikutinya ke alam manusia." Raja dan Ratu terkesiap mendengarkan ucapan putranya yang benar-benar seperti petir yang menyambar di siang bolong.


" Kau tidak bisa melakukan itu putraku!! Pangeran panji dan Minsi sekarang sudah tinggal di alam manusia dan sekarang kalian juga akan tinggal di sana. Lalu bagaimana dengan istana kerajaan ini?" tanya Ratu dengan wajah pucat.


" Bukankah kalian masih memiliki banyak anak dari istri yang mulia raja yang ada di alam manusia maupun di alam siluman? Kalian bisa memilih mereka untuk menjadi penggantiku sebagai putra mahkota kalian!" Pangeran Narendra mendekati Deniz yang sudah dia rindukan sangat lama.


Ratu terlihat menangis dia menghempaskan tubuhnya ke lantai untuk melampiaskan kesedihan di hatinya.


" Kau jahat sekali Putraku. Kenapa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan ibumu? Ketika kau memutuskan hal itu?" tanya Ratu dengan air mata yang berderai di pipinya.


" Bukankah yang mulia Ratu juga tidak memikirkan bagaimana perasaan istriku? Ketika meminta kepadaku untuk menikah lagi? Aku sekarang adalah seorang suami dan juga ayah yang bertanggung jawab untuk memberikan kebahagiaan untuk keluargaku. Aku lebih memilih untuk mundur menjadi putra mahkota dari kerajaan istana siluman kucing. Dari pada aku harus menikah lagi dengan selir yang tidak aku cintai atau pun aku kenal. Maafkan aku ibunda Ratu dan Ayahanda Raja!" Pangeran Narendra bahkan sampai menundukkan kepalanya untuk meminta maaf kepada kedua orang tuanya.


" Mahaguru. Terima kasih banyak karena selama ini maha guru telah melindungi dan juga menjaga istriku! Aku tahu maha guru telah melakukan banyak hal untuk menolong keluarga kami!" Pangeran Narendra tersenyum kepada gurunya yang telah begitu banyak memberikan jasa kepada keluarganya selama ini.


" Sama-sama pangeran dan mohon maaf kalau selama ini saya telah menyembunyikan keberadaan Putri Deniz di tempat ini kepada pangeran. Semua itu atas permohonan dari putri Deniz sendiri." Pangeran Narendra menganggukan kepala dan tersenyum kepada Mahaguru.

__ADS_1


" Jangan khawatir mahaguru. Saya percaya bahwa Mahaguru pasti melakukan semuanya adalah demi kebaikan kami! Sayang mari kita bersiap-siap untuk segera pergi ke alam manusia. Nanti aku akan meminta kepada Pangeran panji dan juga Minsi untuk mengajarkan ilmu kepadaku untuk bisa tetap bertahan di alam manusia seperti yang telah diajarkan oleh Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan." Deniz rasanya seperti mimpi saja. Saat dia mendengarkan keputusan suaminya yang akan tinggal di alam manusia bersama dengan dirinya dan keluarga mereka yang lain.


" Jadi benar kalau Pangeran Panji dan Minsi sudah menetap di alam manusia?" tanya Deniz seakan tidak percaya dengan pendengarannya sendiri.


" Mereka sudah memiliki rumah, toko dan juga sebentar lagi akan menjadi orang tua hidup mereka bahagia di sana!" Maha guru menjelaskannya kepada Deniz dan Deniz benar-benar merasa bahagia karena putranya telah memutuskan sesuatu yang benar.


" Apa kau yakin sayang? Kalau kau akan menetap di alam manusia bersamaku dan juga anak kita? Apa kau tidak akan menyesali suatu saat nanti? Karena kau melepaskan statusmu sebagai putra mahkota dari istana kerajaan kucing?" tanya Deniz berusaha untuk mengkonfirmasi kepada Pangeran Narendra.


Dengan penuh kemantapan dan keyakinan Pangeran Narendra menggelengkan kepalanya. " Aku sangat yakin dengan keputusanku dan aku tidak pernah seyakin ini dalam mengambil keputusan di dalam hidupku. Di sini Ayahanda raja dan permaisuri memiliki banyak cadangan Putra mereka untuk dijadikan sebagai putra mahkota. Sementara aku hanyalah suamimu seorang. Tidak mungkin kan? Kau menggantiku untuk mendapatkan kebahagiaanmu? Apalagi leluhur kita dahulu telah mencampurkan darah kita menjadi satu sehingga kita tidak akan pernah bisa berpisah. Kecuali maut yang akan memisahkan kita!" Pangeran Narendra kemudian memeluk istrinya dengan lembut dan memastikan bahwa dia telah siap untuk menjalani hidup baru bersama dengan Deniz di alam manusia.


" Nanti kita akan meminta pertolongan Kyai Ilham untuk membantumu bisa beradaptasi ketika tinggal di alam manusia!" Denis bener-bener bahagia dengan keputusan suaminya yang lebih memilih keluarga mereka daripada istana kerajaan kucing dan semua kemewahan yang dimilikinya.


" Nanti kita akan membeli apartemen untuk kita tempati dan kita akan membangun usaha untuk kita bisa Survive di alam manusia," Pangeran Kalianda tersenyum mendengarkan semua rencana yang telah dituturkan oleh Deniz untuk mereka hidup di alam manusia.


Raja dan Ratu tampak menyesali apa yang sudah terjadi pada hari ini. Sehingga mereka akhirnya harus kehilangan putra mahkota istana kerajaan kucing yang begitu berharga seperti pangeran Narendra. Mereka juga harus kehilangan Pangeran Panji yang telah kecewa dengan mereka yang memisahkan Ayah dan Ibunya dengan begitu kejam.


" Apakah semua ini adalah karena keserakahan kita untuk memiliki banyak keturunan sehingga akhirnya sekarang kita malah kehilangan segalanya?" tanya sang ratu kepada suaminya yang saat ini sedang pusing karena memikirkan keputusan Pangeran aja untuk melepaskan jabatannya sebagai seorang putra mahkota dari istana kerajaan siluman kucing.

__ADS_1


" Kemalangan besar bagi kita kalau benar-benar Pangeran Narendra dan Pangeran Panji tidak mau lagi kembali ke alam siluman untuk memegang tampuk kepemimpinan di istana kerajaan kita. Untuk saat ini ilmu mereka berdua lah yang paling layak untuk menjadi raja dari siluman kucing di masa depan!" Ratu tampak meneteskan air matanya karena merasa sedih dan juga bersalah sudah menimpakan musibah yang begitu besar kepada istana kerajaan mereka.


__ADS_2