Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
132. Memaafkan?


__ADS_3

Kyai Ilham tampak mengerutkan keningnya mendengar persyaratan dari pangeran Narendra yang menurutnya begitu keterlaluan.


" Bagaimana mungkin sebuah istana harus ditukar dengan putriku yang amat berharga bagiku? Aku lebih baik membangunkan sebuah istana untuk kalian. Daripada mengizinkan putriku untuk menikah dengan siluman!" ucap Kyai Ilham yang benar-benar merasa keberatan untuk menikahkan putrinya dengan panji yang dia tahu saat ini memiliki status sebagai mahluk yang setengah siluman dan setengah manusia.


Panji sudah bisa melihat aura yang tidak mengenakkan dari wajah Kyai Ilham saat menatapnya maupun menatap kedua orang tuanya.


" Maafkan saya Pangeran Narendra. Tetapi saya lebih baik membangunkan 1000 istana untuk kalian daripada mengizinkan putriku untuk menikah dengan anak kalian!" ucap Kyai Ilham bersikeras sekali untuk menolak pernikahan tersebut yang membuat panji benar-benar keheranan luar biasa.


" Kyai Sebenarnya saya merasa penasaran sekali dengan alasan Kyai yang tetap saja bersikeras menolak pernikahan mereka. Padahal saya tahu bahwa mereka saling mencintai satu sama lain." ucap Deniz bertanya kepada Kyai Ilham yang langsung menatapnya lekat.


" Karena Minsi juga setengah siluman. Kalau Minsi dan Pangeran Panji menikah maka energi mereka akan saling tersedot. Saya rasa kalian yang jauh memahami tentang hal tersebut!" ucap Kyai Ilham berusaha untuk meyakinkan mereka bertiga tentang alasannya yang tetap bersikeras tidak akan menerima lamaran dari bangsa siluman.


Mereka bertiga benar-benar terkejut mendapatkan pengakuan dari Kyai Ilham.


" Kalau memang Minsi setengah siluman. Kenapa kami tidak bisa menangkap Aura siluman itu di tubuh nya?" tanya Pangeran Arendra mengkonfirmasi segalanya kepada Kyai Ilham yang sekarang sedang menundukkan kepalanya.


" Karena saya yang sudah menekan Alura siluman itu agar tidak bisa terdeteksi oleh siapapun." ucap Kyai Ilham sendu.


" Minsi sebenarnya bukan anak saya tetapi cucu saya. Saat ini kedua orang tuanya berada di alam siluman dan menetap di sana." ucap Kyai Ilham yang mulai terbuka dengan identitas misi yang sesungguhnya.


Sungguh, bagi mereka tidak ada hal yang lebih mengagetkan dari berita tersebut.


" Ada apa ini? Kenapa tiba-tiba ada hal seperti ini?" tanya Narendra bingung.


Deniz berusaha untuk mengerti situasi yang terjadi saat ini tetapi dia benar-benar bingung untuk menanggapi masalah itu.


" Sekarang di mana kedua orang tua Minsi?" tanya Narendra pada Kyai Ilham.


" Mereka berada di kerajaan gusti kanjeng ratu Nyi roro Kidul." ucap Kyai Ilham dengan lesu. Tampak wajahnya sangat sedih.


Narendra dan Deniz benar-benar sangat terkejut dengan pengakuan dari Kyai Ilham.

__ADS_1


" Kerajaan gusti kanjeng ratu? Bagaimana bisa?" tanya Narendra kebingungan.


" Karena ayah dari Minsi adalah ajudan dari gusti kanjeng Nyi Roro Kidul yang di angkat menjadi anak angkat beliau. Gusti kanjeng Ratu mengijinkan Minsi untuk tinggal di alam manusia seumur hidupnya, asalkan putriku mengikuti suaminya di sana!" terlihat kesedihan Kyai Ilham yang sangat kentara di wajahnya yang sudah keriput.


Deniz sekarang mengerti alasan Kyai Ilham tidak menerima pernikahan Minsi dan Pangeran Panji.


" Sungguh rumit kalau sampai kita benar-benar ingin menjadikan Minsi sebagai bagian dari istana kita. Kita harus berurusan dengan istana Nyai Kanjeng ratu pantai selatan. Panji hal itu benar-benar sangat berat Sayang!" ucap Deniz kepada putranya yang tampak begitu frustasi.


Kyai Ilham terus menatap kepada Pangeran Panji yang sejak tadi hanya menyimak semua pembicaraan dirinya tanpa memberikan tanggapan apapun.


" Kalau memang Minsi juga mencintaiku. Aku tidak keberatan untuk berjuang sampai ke istana siapapun!" ucap Panji dengan yakin.


" Temukanlah keberadaan Minsi dan aku akan mengizinkanmu untuk memperjuangkan cinta kalian berdua!" ucap Kyai Ilham sambil menatap tajam ke arah Pangeran Panji yang bermata biru.


Pangeran Panji benar-benar sangat tampan dan Kyai Ilham bisa mengerti kenapa Minsi mencintai laki-laki itu!


" Pantas saja kemampuan Minsi benar-benar luar biasa. Ternyata itu karena dia masih keturunan dari kerajaan Pantai Selatan!" ucap Deniz yang benar-benar takjub dengan silsilah kekeluargaan Minsi yang amat luar biasa.


" Percayalah kami pasti akan berusaha untuk menemukan kembali Minsi!" ucap Mahaguru.


Pagar gaib Mahaguru sudah dilepaskan oleh Panji sejak tadi dan sekarang dia sudah mendekati Pangeran Narendra.


" Pangeran berdasarkan surat yang telah ditinggalkan di kamarnya. Saya sudah melihat dan menyelidikinya dengan seksama sekali. Ternyata yang telah menculil Minsi adalah Pangeran Wangen dengan mengatas nama kan Pangeran panji." Panji benar-benar terkejut mendengarkan berita itu.


Jantung panji mencelos seketika ketika mendengarkan hal tersebut.


" Apa sebenarnya yang diinginkan oleh pangeran wangen? Kenapa dia berurusan dengan semua wanita yang ada di dalam hidupku? Dia bahkan sudah merampas calon istriku dari kerajaan ular biru dengan sangat licik sekali!" Pangeran Panji terlihat begitu marah. Matanya bahkan sampai memerah karena menahan emosi sejak tadi.


Kyai Ilham hanya melihat emosi yang sedang ditunjukkan oleh pangeran Panji menanggapi tentang masalah cucunya yang ternyata tidak sederhana sama sekali.


" Kalau dalam waktu 2 hari lagi aku belum bisa menemukan cucuku maka terpaksa aku akan melaporkan ini kepada istana kerajaan Nyi Roro Kidul." sejujurnya saja mereka berempat merasa ngeri dengan perkataan Kyai Rasyid yang mengatakan akan melaporkan segalanya kepada sang ratu yang mereka tahu sangatlah ganas dan sangat berat auranya.

__ADS_1


" Apakah Kyai sampai saat ini masih bisa berkomunikasi dengan Putri Kyai yang ada di istana Gusti Ratu?" tanya Deniz mengkonfirmasi kepada Kyai Ilham.


"Aku setiap malam Jumat di bulan ganjil selalu bertemu dengan putriku dan juga suaminya yang selalu berkunjung kemari untuk melihat Minsi." ucap Kyai Ilham menjelaskan segalanya keapada mereka.


Terlihat Narendra yang menarik nafasnya begitu dalam. Sangat berat untuk memperjuangkan cinta Panji terhadap wanita yang dicintainya.


Ayah Minsi ternyata identitasnya tidaklah sederhana pada kemungkinan Dia melupakan salah satu pangeran dari istana Kanjeng Ratu Nyai Roro Kidul.


" Baiklah! Mari kita membuka Kaca Benggala milikku untuk mengetahui keberadaan Minsi saat ini!" Narendra kemudian mengeluarkan baca Benggala yang selama ini selalu dia bawa kemanapun dia pergi.


Pada saat Kaca Benggala menampilkan wajah Minsi yang begitu ketakutan. Hati Kyai Ilham dan Panji terasa mencelos seketika.


Kedua tangan Panji bahkan sudah mengepal sejak tadi. Emosi di dadanya terus bergejolak.


" Mahaguru. Di manakah letak gua itu? Kenapa tampak begitu menyeramkan?" tanya Narendra kepada maha gurunya yang sejak tadi terus melihat ke arah Kaca Benggala.


Maha guru terlihat sedang mengelus jenggotnya yang berwarna putih keemasan. Mahaguru menghela nafas dengan dalam.


" Kalau tidak salah lihat. Sepertinya itu adalah gua kelelawar yang ada di wilayah kerajaan monyet!" mendengar perkataan itu Pance bersiap sedih untuk segera keluar dari kediaman Kyai Ilham.


Akan tetapi gerakan Panji langsung dihentikan oleh Deniz.


" Sabarlah putraku jangan gegabah seperti itu. Mari kita mendiskusikan dan membuat sebuah strategi yang cantik untuk bisa menembus kerajaan monyet tanpa harus membuat kegaduhan ataupun peperangan antar dua kerajaan!" ucap Deniz menasehati putranya yang tampak tidak sabar untuk bisa menyelamatkan Minsi.


" Sabarlah Pangeran. Aku akan mencoba untuk menghubungi kerajaan Nyi Roro Kidul untuk menghubungi menantu dan juga putriku di sana. Aku yakin dengan kekuatan kerajaan Pantai Selatan kerajaan monyet pasti bukanlah lawan yang setimpal!" ucap Kyai Ilham mencoba untuk menenangkan semua siluman yang ada di sana.


Kyai Ilham benar-benar merasa bersyukur atas perhatian mereka semua yang begitu peduli dengan cucunya yang saat ini sedang berada dalam bahaya di tangan Pangeran monyet terkenal jahat di seluruh negeri yang ada di alam siluman.


Kyai Ilham kemudian mengambil sebuah lonceng yang selama ini selalu menjadi penghubung dirinya dengan kerajaan istana Nyi Roro Kidul.


Ketika Kyai Ilham membunyikan lonceng tersebut tiba-tiba saja alam menjadi gelap dan langit menjadi begitu kelam dengan awan gelap yang berarti di atasnya.

__ADS_1


Tiba-tiba saja suasana di kediaman Kyai Ilham terasa begitu mencekam dan sanggup membuat bulu kuduk meremang seketika.


__ADS_2