Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
104. Hadeuh!!!


__ADS_3

Minsi mendekati pemuda yang dia yakini sebagai Jenderal monyet yang kemarin mencari masalah dengannya di alam siluman.


" Eh! Sedang apa kau di sini?" tanya Minsi dengan ketus dan nyaris tanpa keramahan.


Jenderal monyet yang sebenarnya adalah putra mahkota di istana kerajaan monyet itu terus menatap Minsi begitu cantik baginya.


" Aku turun ke dunia manusia untuk bertemu denganmu!" ucapnya sambil tersenyum.


" Hadeuh, tambah lagi dunia manusia dengan siluman error kayak kamu!" ucap Minsi yang merasa kesal dengan pria yang bernama Pangeran Wangen.


" Kamu lucu juga ternyata! Kenalkan aku adalah Pangeran Wangen putra mahkota dari kerajaan monyet." ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepada Minsi.


" Aku tidak butuh untuk berkenalan dengan kamu. Sebaiknya segera kau tinggalkan dunia manusia. Sebelum aku membumihanguskan kamu untuk selamanya!" ancaman dengan menatap tajam Pangeran Wangen yang hanya tersenyum ketika melihat Minsi.


Pangeran Wangen turun ke dunia manusia dengan penuh persiapan. Tidak mungkin dia ingin bunuh diri begitu saja.


" Kau boleh mencobanya kalau mau!" ucapnya sambil tersenyum kepada Minsi.


Deniz dan Dani kemudian mendekati Minsi ingin mengetahui apa yang terjadi kepadanya.


" Ada apa Minsi?" tanya Dani kepada Minsi.


" Dia adalah jenderal monyet yang tadi malam bertarung denganku di alam siluman!" ucap Minsi.


Deniz mendekati Pangeran Wangen kemudian memperhatikannya dengan seksama.


" Kau pasti yang bernama Denis istri dari pangeran Narendra Ibu dari pangeran Panji. Apakah benar?" tanya Pangeran Wangen kepada Deniz.


" Benar! Aku adalah istri dari pangeran Narendra. Mau apa kau datang ke alam manusia?" tanya Deniz pelan.


Pangeran wangi menetap Denis dengan lekat dia terpesona dengan istri dari pangeran Narendra yang begitu cantik mempesona.


" Aku ingin bertemu denganmu. Aku hanya ingin membuktikan. Apakah benar kalau Pangeran Narendra memiliki istri seorang manusia yang cantik jelita seperti kamu!" ucapnya dengan senyum manis sekali.

__ADS_1


Deniz hanya menggelengkan kepalanya. Tidak suka dengan kehadiran Pangeran Wangen. Deniz pernah mendengar kebiasaan dari bangsa monyet yang suka memangsa jiwa manusia.


Aura yang dirasakan oleh Deniz pun adalah aura negatif yang keluar dari tubuh Pangeran Wangen yang tampan itu. Walaupun dia kini menampakkan ketampanan wajah dan senyum yang begitu menawan. Akan tetapi aura hatinya yang gelap bisa dirasakan oleh Deniz dan Minsi.


Dani ingin mendekati Pangeran Wangen dan kemudian meminta kepada Pangeran itu untuk meninggalkan alam manusia.


" Alam manusia bukan milik kalian saja. Saya rasa, siapapun bisa mengunjunginya. Sama seperti kau yang juga mengunjungi alam siluman milik kami!" ucap Pangeran Wangen yang tersenyum kepada Minsi.


" Hadeuh nih siluman error kenapa sih dari tadi senyum-senyum terus sama aku?" tanya Minsi yang mulai frustasi melihat Pangeran Wangen yang tampak sedang mencuri perhatian darinya.


Hati Minsi yang sudah tertambat kepada Pangeran Panji yang tampan tidak akan bisa tergerak oleh pesona seorang Pangeran Wangen yang memiliki aura gelap.


Sesungguhnya kedatangan Pangeran Wangen ke dunia manusia adalah untuk menangkap Minsi. Karena dia tertarik dengan jiwanya yang begitu bersih dan begitu bening. Sangat bagus untuk meningkatkan kekuatannya ratusan kali lipat.


Pangeran Wangen sudah bertekad akan mendapatkan Minsi sebagai korbannya dan akan menjadikan wadag Minsi sebagai tempat bagi roh tunangan dia yang saat ini sedang tersesat dan butuh wadag agar bisa hidup di dua alam.


Siluman harimau putih yang menjadi khodam Dani akhirnya menampakan wujudnya dan mengusir Pangeran Wangen dari alam manusia.


Hanya mereka berempat dia bisa melihat wujud harimau putih di hadapan mereka.


" Kembalilah ke alam kamu pangeran! Karena di sini bukanlah tempatmu!" ucap harimau putih itu yang menggeram marah karena dia menyadari apa yang sedang diniatkan oleh pangeran wangen kepada Minsi.


" Kau sendiri bagaimana paman? Bukankah tempatmu adalah di alam siluman? Lalu apa yang kau lakukan di alam manusia? Lalu kenapa kau menetap di sini?" tanya pangeran wangen sambil menatap sinis kepada harimau putih yang kini nampak wujud aslinya.


" Aku menempati alam manusia karena memiliki perjanjian tertulis dengan darah untuk mengabdi kepada keturunan Kyai Rasyid sebagai khodam dari pemuda ini. Kehadiranku di dunia manusia hanya untuk menjadi penjaga dari pemuda ini dan aku tidak pernah membuat keonaran ataupun kerugian kepada manusia lainnya yang tidak merugikan majikanku!" ucap harimau putih.


" Aku tahu apa maksud kedatanganmu ke alam manusia. Kau berniat untuk memangsa jiwa Gadis itu kan? Untuk meningkatkan kekuatanmu menjadi ratusan kali lipat. Kau juga sedang membutuhkan tubuh gadis ini untuk dijadikan wadah roh tunangan kamu yang saat ini gentayangan karena wadagnya yang sudah rusak karena tidak dijaga dengan baik oleh kedua orang tuanya!" ucapnya.


Pangeran wangen terkejut karena ternyata siluman harimau putih itu mengetahui tujuannya untuk datang ke alam manusia dan itu sangat berbahaya kalau sampai Minsi mengetahuinya.


Maka itu artinya misinya untuk datang ke alam manusia akan gagal total. Dia tidak bisa membiarkan itu terjadi. Oleh karena itu dia sudah bersiap menyerang siluman harimau putih yang dari tadi sudah bersiap siaga untuk menyerang dirinya.


Karena merasa marah dan juga tersinggung dengan ucapan khodamnya Dani. Pangeran Wangen pun kemudian merubah dirinya menjadi seekor monyet besar debgan mata menyala, taring dan cakar yang panjang dan beracun yang kemudian bertarung melawan harimau putih yang begitu besar dan gagah.

__ADS_1


Akan tetapi Pangeran Wangen yang memiliki kekuatan besar di dalam tubuhnya. Dia tidak merasa takut sama sekali kepada siluman harimau putih yang sudah mulai siap untuk bertarung dengannya.


Akhirnya terjadilah pertarungan sengit di antara Pangeran wangen dan siluman harimau putih yang begitu sengit dan juga menyeramkan. Aura di tempat itu mendadak menjadi panas.


Denis kemudian menyuruh orang-orang yang berada di tempat itu untuk menyingkir karena dia takut mereka mendapatkan residu dari pertarungan mereka berdua. Dan itu akan berbahaya untuk kesehatan manusia yang tidak memiliki kekuatan batin yang kuat seperti Deniz, Dsni dan Minsi.


Minsi sekarang sudah mulai duduk bersila dan mengambil tasbihnya yang selalu dia gunakan untuk berdzikir setiap hari yang telah dia isi dengan ayat-ayat suci Alquran dan dzikir kepada Allah.


Minsi kemudian mengerahkan tenaga dalam ke telapak tangannya yang kemudian dia arahkan kepada pangeran Wangen yang saat ini sudah mulai mendesak siluman harimau putih. seketika Sinar hijau keluar dari telapak tangan Minsi yang langsung mengarah kepada pangeran wangen yang sontak terkejut karena tubuhnya terasa begitu panas.


Seketika Pangeran Wangen langsung menghilang dari hadapan mereka semua. Minsi bisa melihat bahwa tadi tenaga dalam yang dia kerahkan kepada Pangeran Wangen tepat mengenai dadanya. Sehingga membuat Pangeran itu kesakitan dan akhirnya melarikan diri dari alam manusia.


Denis mendekati siluman harimau putih dan kemudian dia pun membacakan ayat-ayat suci Alquran untuk penyembuhan sehingga harimau itu pun akhirnya kembali pulih seperti sedia kala.


" Terima kasih Tuan Putri atas pertolongan anda!" ucap siluman harimau putih kepada Deniz setelah itu dia pun menghilang dan kembali masuk ke dalam tubuh Dani.


Minsi kemudian bangun dan mendekati Dani yang tadi sempat terkena serangan dari pangeran wangen dan sekarang terlihat Dani yang terkapar di tanah.


" Apakah Deniz bisa menyembuhkan luka Dani?" tanya Minsi kepada Deniz.


Deniz pun menggelengkan kepalanya.


" Kalau untuk menyembuhkan manusia aku tidak bisa. Karena itu bukan ranah dan bukan keahlianku!" ucap Deniz dengan menyesal.


Minsi kemudian duduk bersila dan mengarahkan tasbihnya ke dada Dani untuk menyerap racun yang tadi dikerahkan oleh pangeran wangen kepada Dani.


Pangeran wangen memang tadi sengaja menyerang Dani. Hal itu dia lakukan agar bisa mengalahkan siluman harimau putih dengan lebih mudah. Benar saja! Setelah Dani terluka, kekuatan siluman harimau putih pun mulai melemah. Oleh karena itu tadi Pangeran Wangen berhasil melukai siluman harimau putih dengan mudah.


Seketika sinar hijau masuk ke dalam tubuh Dani dan terserap ke dalam tubuhnya.


" Aku sudah menghilangkan aura siluman monyet dan juga racun nya. Sekarang sebaiknya kita membawa Dhani ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis!" ucap Minsi yang disetujui oleh Deniz.


Deniz kemudian membawa Dani menuju Rumah Sakit dan ditemani oleh Minsi dengan menggunakan mobil miliknya.

__ADS_1


Terlihat Minsi terus mengerahkan tenaga dalamnya kepada Dani agar pemuda itu bisa bertahan dan tidak terlalu sakit gara-gara serangan mendadak dari pangeran Wangen yang telah menyerang organ vital Dani yang tidak siap dengan serangan dari pangeran wangen.


Dani tidak pernah berpikir kalau Pangeran wangen akan selicik itu. Dia membelokkan serangan kepada dirinya alih-alih menyerang khodam yang saat itu sedang berdiri di hadapannya dan bertarung dengannya.


__ADS_2