Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
Bab 261


__ADS_3

Andalas yang terbangun pagi dan bersiap-siap untuk segera berangkat ke kampus karena mulai hari itu dia akan menjalani kehidupannya sebagai manusia.


"Putraku! Kalau kau ingin tinggal di alam manusia kau tidak boleh jadi pemalas, karena ada peraturan-peraturan yang harus kau jalankan. Kalau kau memang ingin menjadi manusia seutuhnya." Pesan Deniz kepada Pangeran Andalas.


Pangeran Andalas yang terlihat masih bermalas-malasan untuk bangun tidur akhirnya mulai melek matanya mendengar nasehat dari ibunya. " Iya Ibunda, aku Kakak mendengarkan semua Nasehat Ibunda. Aku akan mandi dan salat subuh dulu. Apakah ibu sudah menyiapkan sarapan untuk kita?" tanya Pangeran Andalas sambil memeluk ibunya yang sudah wangi dan cantik.


Hati Daniz benar-benar sangat bahagia karena hari ini akhirnya tiba juga. Di mana Dirinya dan keluarga kecilnya benar-benar menghirup udara segar di alam manusia dan kembali menjadi manusia seperti dulu.


"Semuanya sudah siap tinggal menunggu kau saja. Cepatlah mandi kemudian salat lalu turun ke bawah. Ibunda akan menunggumu bersama ayahmu." Pangeran Andalas mengangguk dan langsung berlari ke arah kamar mandi.


Deniz sangat bahagia ketika mendengar Pangeran Andalas yang bersiul dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan.


Pangeran Andalas tidak merasa sedih sama sekali meninggalkan statusnya sebagai seorang pangeran di istana kerajaan kucing yang sekarang sudah diserahkan secara penuh kepada pangeran Panji dan Minsi.


Di meja makan, terlihat Narendra sedang bersiap-siap untuk pergi ke kantor. Dia akan membangun kembali perusahaan milik Ayah mertuanya yang sudah pensiun dari perusahaan Itu.


Ayahnya Deniz akan mengumumkan kepada seluruh jajaran direksi yang ada di perusahaan miliknya dan memperkenalkan Narendra sebagai CEO baru di sana. Sementara Deniz sudah mempersiapkan kehidupan yang akan dia jalani selama hidup di alam manusia dengan membuka agency model sesuai dengan impiannya sejak dulu.


"Selamat pagi, sayang!" Deniz langsung mencium bibir suami tercintanya yang terlihat begitu tampan dengan pakaian jas yang melekat di tubuhnya.


Tidak ada lagi pakaian kerajaan yang melekat di dalam tubuh Narendra yang indah dan selalu sanggup membuat Deniz tergila-gila kepadanya. Sekarang dia telah berubah status menjadi seorang CEO sebuah perusahaan.



Visualisasi kebersamaan Deniz dan Narendera di alam manusia yang selalu penuh dengan cinta dan kemesraan yang selalu mereka tunjukkan dimanapun mereka berada.


Setelah semua sarapan siap. Mereka pun kemudian bersiap-siap untuk melaksanakan aktivitas mereka masing-masing.

__ADS_1


Sopir yang sudah disediakan oleh Dedi sudah datang untuk menjemput Narendra dan Pangeran Andalas untuk menuju ke tempat mereka akan menghabiskan aktivitas mereka seharian penuh di luar sana.


Pangeran Andalas menuju kampus yang sudah disiapkan oleh Dedi dengan bahagia. "Belajarlah yang baik! Ingat jangan macam-macam!" pesan Narendra kepada Pangeran Andalas sebelum meninggalkan putranya di kampus tempat dia akan belajar untuk menjadi manusia seutuhnya.


Pangeran Andalas mencium telapak tangan ayahnya kemudian melangkahkan kaki dengan penuh kepercayaan diri masuk ke kelas tempat dia akan belajar selama berada di alam manusia.


Pangeran Panji sudah memberikan ilmu kepada adiknya, agar bisa beradaptasi di alam manusia dan menyembunyikan aura siluman yang ada di dalam tubuh adiknya.


Pangeran Andalas dengan penuh percaya diri duduk di kursi yang akan dia gunakan selama berada di kelas itu. Hatinya sangat bahagia untuk memulai hari pertamanya sebagai seorang manusia.


Mawar tampak terkesiap melihat Pangeran Andalas yang ada dalam satu kelas dengannya. Pangeran Andalas cukup terkejut ketika melihat gadis itu berada di sana dan melihatnya dengan penuh keheranan.


'Ah, sial!! Kenapa Gadis itu ada di sini? Bukankah seharusnya dia berada di tempat lain?' batin Pangeran Andalas merasa tidak senang dengan kehadiran mawar di dalam kelas yang sama dengan dirinya.


'Semoga saja dia tidak membuka identitasku sebagai seorang siluman kepada teman-teman yang lainnya. Bisa-bisa aku kehilangan mereka sebagai teman-teman baruku. Aih! Kenapa dulu aku begitu ceroboh mengaku sebagai siluman di hadapan gadis bengal itu?' batin Pangeran Andalas yang mulai menyesali kebodohannya sendiri karena terlalu jujur menjadi seorang pemuda.


Dulu saat dia pertama kali bertemu dengan Mawar, tidak pernah dia berpikir bahwa dirinya akan menetap di alam manusia dan akan bertemu kembali dengan gadis itu. Tetapi nasib tampaknya mempermainkan mereka berdua.


Mawar terlihat bahagia sekali melihat kembali Pangeran Andalas yang selama ini dia cari dengan susah payah.


"Pangeran Andalas aku tidak menduga kalau akan satu ruangan denganmu. Apa kabarmu?" ucap Mawar dengan begitu antusias bertanya kepada Pangeran Andalas.


Pangeran Andalas menatap mawar dengan lekat dia akan memastikan kepada mawar untuk merahasiakan identitasnya. Sebenarnya Pangeran Andalas berencana untuk menghilangkan ingatan Mawar tentang dirinya di masa lalu. Dia akan membuka lembaran baru dengan gadis itu. Akan tetapi melihat senyum yang merekah di bibirnya membuat Pangeran Andalas tidak tega untuk melakukan itu.


"Kabarku baik. Apakah aku boleh minta tolong kepadamu mawar?" tanya Pangeran Andalas kepada Mawar yang sedang menatapnya dengan penuh kekaguman.


Pangeran Andalas memang seorang pemuda yang sangat tampan dan memiliki Aura yang sangat kuat sebagai seorang yang memiliki kepribadian baik dan juga hebat.

__ADS_1


Bahkan sejak kedatangannya banyak para gadis yang terpesona dengan wajah tampannya. Gadis-gadis terlihat iri melihat mawar yang tadi ditarik tangannya oleh pangeran Andalas ketika pertama kali bertemu dengannya.


"Tentu saja aku akan menolong apapun yang kau inginkan. Katakanlah padaku!" Mawar kemudian mengajak Pangeran Andalas untuk duduk di kursi yang ada di hadapannya.


Pangeran Andalas mengikuti apapun yang diinginkan oleh mawar karena dia tidak ingin dari situ memberikan masalah kepadanya di masa yang akan datang.


"Aku mohon kepadamu untuk merahasiakan tentang identitasku sebagai pangeran dari alam gaib. Apa kau bisa berjanji kepadaku?" tanya Pangeran Andalas kepada mawar yang sedang tersenyum kepadanya.


Mawar sontak terkejut mendengar permintaan itu akan tetapi dia langsung bisa menguasai situasi.


"Tentu saja tidak masalah untukku. Tapi kau harus memenuhi satu syarat dariku." Pangeran Andalas mengerutkan kening nya mendengar apa yang dikatakan oleh mawar.


"Syarat?"


Mawar mengangguk dan tersenyum kepada pemuda tampan yang ada di hadapannya yang masih bingung dan hanya bisa menghela nafas berat.


'Baiklah aku rasa Aku tidak akan ada masalah apapun dengan syarat dari Mawar yang pasti tidak akan memberatkan ku sama sekali.' batin Pangeran Andalas.


"Katakanlah apa syaratmu!" Pangeran Andalas akhirnya menyerah kepada mawar karena dia tidak mau kalau sampai kehidupannya di alam manusia terganggu gara-gara Gadis itu yang menyebarkan tentang identitasnya sebagai pangeran dari alam gaib.


Pangeran Andalas berdebar-debar jantungnya menunggu syarat yang diinginkan oleh mawar.


"Jadilah kekasihku!! Dan kau tidak boleh mendekati gadis lain karena kau hanya milikku!" Pangeran Andalas mencelos jantungnya ketika mendengar apa yang dikatakan oleh mawar yang benar-benar tidak pernah ada di dalam bayangannya sekali pun.


"Menjadi kekasihmu?? Tapi aku tidak mencintaimu. Bagaimana ini?" tanya Pangeran Andalas dengan raut muka kebingungan.


Mawar mendekati Pangeran Andalas kemudian menggenggam telapak tangan pemuda itu.

__ADS_1


'Ya ampun baru satu hari aku tinggal di alam manusia. Kenapa dia malah menginginkanku untuk menjadi kekasihnya? Padahal aku masih ingin berkenalan dengan banyak gadis lainnya.' batin Pangeran Andalas terlihat tertekan dengan keinginan mawar yang begitu sederhana bagi gadis itu.


"Tidak masalah! Aku pasti bisa membuatmu jatuh cinta padaku!" Pangeran Andalas terkesiap melihat kepercayaan diri mawar yang begitu besar. Tetapi dia pun tidak bisa mengelak dari keinginan Mawar. Demi kenyamanan dirinya, hidup di alam manusia tanpa gangguan siapapun. Pangeran Andalas akhirnya terpaksa menerima keinginan Mawar untuk menjadi kekasihnya.


__ADS_2