Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
75. Mengobati


__ADS_3

Narendra dan Deniz saat ini sedang berada di dalam kamar Putri Kameswari untuk menengok keadaan Raja Abimana yang terlihat masih belum sadarkan diri. Setelah mendapatkan serangan mendadak dari Abyaksa yang berbuat curang di dalam sayembara tadi siang.


Deniz merasa benar-benar tidak enak kepada Putri Kameswari gara-gara perbuatan Abiyaksa, sekarang calon suami dari Putri Kameswari berada dalam bahaya.


" Sayang panggillah Mahaguru. Mintalah beliau untuk membantu mengobati Raja Abimana." ucap Deniz berbisik di telinga Narendra yang langsung mengangguk menyetujui permintaan istrinya.


" Adikku ijinkanlah aku untuk membawa Raja Abimana ke pegunungan pelangi. Agar Mahaguruku bisa membantu untuk mengobatinya!" ucap Narendra sambil menggenggam telapak tangan Deniz yang terasa begitu dingin.


Deniz saat ini benar-benar sedang khawatir dengan kerajaan Raja Abimana dan juga keadaan Abiyaksa yang tadi terlibat pertarungan yang begitu sengit yang disaksikan oleh banyak peserta sayembara.


' Apakah keadaan Abiyaksa sekarang baik-baik saja? Aku lihat tadi dadanya terpukul oleh Raja Abimana yang telah menang melawan kakaknya.' Deniz sekarang benar-benar mengkhawatirkan keadaan sahabatnya yang tidak ada seorangpun merawatnya saat ini.


Deniz menarik nafasnya dalam-dalam. Narendra tahu bahwa saat ini istrinya sedang khawatir dengan sesuatu.


" Tenanglah istriku aku yakin maha guru pasti bisa menyembuhkan Raja Abimana!" ucap Narendra sambil tersenyum kepada Deniz.


Deniz hanya menganggukkan kepala dan tidak ingin membuat suaminya merasa khawatir dengan dirinya.


" Kakanda Pangeran. Apakah saya boleh untuk ikut dengan Kakanda pergi ke pegunungan Pelangi?" tanya Putri kameswari ketika Narendra sudah bersiap untuk membawa pergi Raja Abimana.


Narendra tahu bahwa adiknya sedang mengkhawatirkan calon suaminya. Tetapi dia tidak bisa membawa Putri Kameswari ke tempat bersemedi gurunya yang rahasia. Kalau gurunya marah beliau pasti tidak akan bersedia untuk membantu pengobatan Raja Abimana.

__ADS_1


Mengingat hal itu, Narendra kemudian menepuk keningnya. Karena dia lupa kalau gurunya paling tidak senang kalau ada orang asing yang menginjakkan kaki di pegunungan Pelangi.


" Tunggulah dulu. Aku akan pergi ke kamarku dan bertanya kepada Guruku. Apakah aku boleh membawa Raja Abimana berobat ke pegunungan Pelangi." setelah mengatakan itu Narendra langsung menghilang dari hadapan istri dan juga adiknya yang saat ini sedang mengkhawatirkan keadaan calon suaminya.


Deniz berusaha untuk menghibur Putri Kameswari yang masih duduk bersimpuh di sebelah Raja Abimana yang masih menutup matanya dengan rapat.


Luka yang diderita oleh Raja Abimanahl sangatlah serius. Terlihat dadanya yang gosong karena kena hantam telapak tangan Abiyaksa yang mengeluarkan kekuatan penuh dan memang berniat untuk membunuh Raja Abimana. Kalau saja Deniz tidak melihat itu dan menghentikan serangan Abiyaksa tepat waktu. Sekarang Raja Abimana Pasti sudah menjadi binasa untuk selamanya.


" Putri Kameswari. Aku akan mencoba untuk menggunakan kekuatan dalamku. Siapa tahu bisa membantu sedikit mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh Raja Abimana." ucap Dennis mencoba untuk menawarkan bantuan kepada adik iparnya yang masih sedih.


" Sudahlah Kak Deniz. Kita tunggu kakakku menghubungi Mahaguru. Lagi pula tadi tabib istana juga sudah memeriksa Raja Abimana. Luka yang diderita oleh Raja Abimana sangatlah parah dan kakak saat ini sedang hamil. Aku tidak mau kalau nanti hal itu akan mempengaruhi janin yang ada di dalam kandungannya. Kakanda Narendra pasti akan marah sekali padaku kalau terjadi apa-apa dengan Kak Deniz dan juga anaknya!" ucap Putri kameswari berusaha untuk meyakinkan Deniz agar mengurungkan niatnya untuk membantu Raja Abimana kekasihnya.


" Justru karena aku sedang hamil ini Adikku. Sehingga aku memiliki banyak sekali kekuatan yang Aku pun tidak tahu kenapa dan dari mana asalnya. Narendra bilang kalau kekuatan yang kumiliki adalah berasal dari janin yang saat ini sedang aku kandung!" ucap Denis menerangkan segalanya kepada Putri Kameswari.


" Baiklah kalau begitu. Aku akan duduk di sini menemanimu saja sambil kita menunggu suamiku datang membawa kabar dari Mahaguru!" ucap Deniz sambil tersenyum kepada Putri Kameswari yang merasa senang sekali Kakak iparnya bisa mengerti dengan maksud baiknya.


" Tolong maafkan aku Kak Deniz. Bukannya aku tidak mempercayaimu. Hanya saja aku benar-benar mengkhawatirkan kondisi keponakanku yang ada di dalam kandunganmu sekarang!" sekali lagi Putri Kameswari menjelaskan kepada Deniz.


" Tenanglah aku tidak apa-apa kok aku mengerti semua kekhawatiranmu adalah karena kau sangat menyayangi anak yang ada di dalam kandunganku!" ucap Deniz tersenyum.


Sekitar 1 jam kemudian. Narendra masuk kembali ke dalam kamar Putri kameswari bersama dengan Mahaguru.

__ADS_1


Mahaguru tersenyum kepada Deniz dan dia merasa senang sekali karena istri Narendra baik-baik saja. Berada di alam siluman bersama dengan kandungan yang hanya tinggal menunggu waktu untuk lahir ke dunia.


Janin yang dikandung oleh Deniz adalah mahluk yang setengah manusia dan setengah siluman. Jadi perkembangan janinnya pun lebih cepat dari kehamilan normal seperti yang lainnya.


Penderitaan dan kesulitan Deniz pun berlipat-lipat. Bahkan sekarang tubuh Deniz terlihat sangat kurus karena harus selalu berebut nutrisi dengan janin yang ada di dalam kandungannya.


Akan terapi Narendra selalu menyemangati Deniz bahwa setelah Putra mereka lahir ke dunia. Kondisi istrinya pasti akan kembali normal seperti sedia kala.


Dukungan dan semangat yang diberikan oleh Narendra benar-benar menjadi kekuatan paling besar bagi Deniz untuk menghadapi kehamilannya saat ini.


Setelah mencium telapak tangan Mahaguru. Deniz kemudian duduk di samping suaminya yang terus memperhatikan Mahaguru yang mulai berusaha untuk mengobati Raja Abimana yang wajahnya semakin pucat dan dadanya semakin gosong.


Terlihat maha guru yang duduk bersila di samping Raja Abimana yang masih memejamkan matanya karena belum sadarkan diri dari pingsannya.


Terlihat peluh dan juga keringat dingin di kening Mahaguru yang terus berusaha untuk menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh Raja Abimana.


Narendra yang merasa tidak tega dengan gurunya yang tampak begitu kepayahan untuk berusaha mengobati calon adik iparnya. Dia pun kemudian menawarkan diri kepada Mahaguru untuk membantunya.


" Tidak usah Pangeran. Hamba bisa menangani ini sendiri. Setelah semua racun dikeluarkan. Dia harus semedi di puncak gunung Pangrango dan berendam di kolam dingin selama 40 hari 40 malam untuk membersihkan semua racun yang ada di dalam tubuhnya dan kembali normal seperti sedia kala. Sifat racun ular hijau ini sama persis seperti racun yang kemarin sempat menyerang Pangeran Narendra!" ucap Mahaguru menjelaskan semuanya kepada semua yang ada di dalam kamar Putri Kamasewari yang mulai merasa tenang karena ada harapan untuk kesembuhan calon suaminya.


Sementara itu Raja dan Permaisuri istana kerajaan kucing, tampak begitu sibuk untuk mencari keberadaan Abiyaksa.

__ADS_1


Mereka sangat gemes sekali kepada musuh bebuyutan mereka itu yang telah berusaha mencelakakan calon menantu mereka.


" Pastikan kalian jelajahi semua alam siluman dan temukan penjahat itu hidup ataupun mati!" Perintah sang Raja kucing kepada para prajurit khusus yang dia utus untuk mencari keberadaan Abiyaksa yang telah kabur dari aula istananya setelah acara sayembara berakhir.


__ADS_2