
Sementara itu di alam manusia tampak kekhawatiran di mata para anggota keluarga yang saat ini ada di rumah sakit.
Kyai Rasyid dan rombongannya yang saat ini masih berada dalam koma, setelah mereka melakukan perjalanan untuk mencari Deniz di alam ghaib hampir 10 hari lebih. Mereka tidak bangun dalam tidur panjang mereka.
" Ya Allah! Bagaimana ini Umi? Sudah lebih dari 10 hari mereka tidak juga bangun dari tidur panjang itu. Kami jadi khawatir dengan keadaan mereka. Sebenarnya apa yang terjadi dengan mereka di alam sana?" tanya Amber kepada istri kyai Rasyid yang dari tadi terus mengaji di sebelah suaminya yang saat ini sedang terbaring kaku di atas bed rumah sakit. Istri kyai Rasyid meletakkan Alquran kecil yang tadi dia gunakan untuk mengaji.
" Sabarlah Bu Amber! Ingatlah untuk selalu bertawakal kepada Allah agar jiwa mereka di sana dilindungi dan tidak binasa. Sehingga mereka bisa kembali ke sisi kita dalam keadaan sehat walafiat!" ucap istri kyai Rasyid sambil menggenggam telapak tangan Amber yang saat ini sedang khawatir dengan keadaan para penolongnya.
Keluarga pamannya Deniz yang ada di Jakarta. Mereka yang menikmati semua kekayaan dan juga pangkat berkat perjanjian kakek mereka dengan istana kerajaan kucing sehingga mereka merasa bertanggung jawab atas bencana yang menimpa Keluarga kakak mereka. Mereka ikut membantu pengobatan orang-orang yang saat ini jiwanya tertahan di alam gaib di istana kerajaan kucing.
" Tapi Umi. Mereka pergi sudah terlalu lama, lebih dari 10 hari. Oh Tuhan! Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka di sana. Ulang tahun Deniz yang ke 20 sudah terjadi satu minggu yang lalu. Apakah mungkin dia sekarang sudah menjadi istri dari siluman itu? Ya Allah Umi! Saya tidak ikhlas sama sekali putriku menikah dengan siluman itu!" ucap ibunya Deniz dengan air mata yang bercucuran mengalir di pipinya.
Istri kyai Rasyid mengerti tentang perasaan Amber yang sedang sedih memikirkan nasib Deniz di alam gaib yang kemungkinan besar sudah menjadi istri Narendra sesuai dengan perjanjian 50 tahun yang lalu yang dilakukan oleh kakeknya Deniz dengan raja Istana Kerajaan kucing.
Nampak anggota keluarga yang lain pun sudah kelelahan menjaga anggota keluarga mereka. Terlihat Abigail dan ibunya yang dari tadi terus sibuk dengan ponselnya karena dia sibuk mengabarkan tentang Deniz dan Dani yang sampai sekarang belum juga kembali dari alam ghaib.
Rombongan yang beranggotakan 10 orang. Semuanya sekarang terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma. Infus dan juga oksigen terpasang di tubuh mereka yang tidak sadarkan diri lebih dari 10 hari lamanya.
Saat semua orang sudah mulai cemas dengan keadaan mereka. Tiba-tiba saja Kyai Rasyid nampak batuk dan menggerakkan telapak tangannya.
__ADS_1
Begitu pula dengan orang-orang lain yang berada di dalam ruangan itu yang secara perlahan-lahan mulai membuka mata mereka. Sontak semua orang yang ada di dalam ruangan pun heran dan juga merasa sangat bahagia. Karena akhirnya anggota keluarga yang sangat mereka khawatirkan kini telah kembali ke sisi mereka.
" Ya Allah Abi akhirnya kalian kembali juga!" ucap istrinya Kyai Rasyid mendekati sang suami yang sekarang nampak terduduk di bed rumah sakit.
Dani yang tampak selingkuhkan melihat ke sekeliling tampak matanya berkaca-kaca sehingga membuat ibunya Deniz menjadi khawatir karenanya.
" Kenapa kau menangis Dani di mana Deniz? Kenapa tidak kembali bersama kalian?" tanya Amber yang mulai khawatir dan histeris.
Abigail tampak mendekati ayahnya yang nampak 10 tahun lebih tua penampilannya sekarang. Hal itu terjadi karena maha guru Narendra yang telah menyerang titik vital dirinya yang membuat dia harus kehilangan kemampuan awet mudanya.
Itu dilakukan oleh Mahaguru untuk membalas dendamnya karena ayahnya Abigail telah melukai Narendra dengan sangat parah.
Ayahnya Abigail batuk-batuk dan tampak hendak bangun dari tempat tidur Tetapi dia terjatuh terus karena tubuhnya yang lemah.
" Kurang ajar! Siluman itu telah mengambil ilmu Ayah untuk awet muda dan selalu kuat. Sekarang jadilah begini kondisi ayahmu. Ayahmu kini telah menjadi laki-laki tua yang lemah dan renta. Aku harus bisa membalas dendam kepada siluman itu!" ucap Broto dengan mata berapi-api.
Abigail merasa kasihan melihat ayahnya yang sekarang terlihat begitu tua bahkan rambutnya pun sudah memutih semuanya.
Kyai Rasyid melirik ke arah Broto yang tampak sangat marah atas kegagalan mereka mengambil Deniz dan yang lebih penting lagi. Broto gagal mengambil Mustika yang ada di kepala Raja kucing yang bisa dia gunakan untuk pengobatan orang-orang yang sakit.
__ADS_1
Waktu itu hampir saja Raja kucing mati di tangannya. Kalau bukan karena maha guru yang tiba-tiba datang dan menyelamatkan sang raja. Mungkin saat ini Raja telah menjadi korban kebiadaban dukun itu.
Dia ikut rombongan Kyai Rasyid dan Kyai yang lainnya dengan memiliki agenda dan juga tujuan sendiri yaitu ingin mengambil mustika yang dimiliki oleh raja kucing dan juga sang permaisuri yang bisa dia gunakan untuk mengobati orang-orang yang sakit demi ambisinya menjadi seorang dukun terhebat di dunia.
" Semua ini kesalahanmu Kyai Rasyid! Kalau kau tidak terpancing dengan siluman itu yang menyamar menjadi Deniz tidak mungkin kita gagal untuk menarik Deniz ke alam manusia!" ucap Broto dengan mata berapi-api.
Sebenarnya kemarahan dia saat ini bukanlah karena tidak berhasil membawa Deniz. Akan tetapi karena dia telah gagal dengan tujuan utamanya untuk mengambil mustika yang dimiliki oleh sang raja kucing yang sudah dia impikan sejak lama.
Kyai Rasyid menarik nafasnya dalam-dalam. Dia memperhatikan rekan-rekannya yang sudah mulai sadar diri setelah jiwa mereka masuk ke dalam tubuh mereka.
" Sebenarnya apa tujuanmu untuk masuk ke dalam alam gaib itu? Kenapa begitu tega menghancurkan dan membumi hanguskan mereka yang tidak bersalah? Padahal kita ke sana hanya ingin mengambil Deniz bukan untuk menghancurkan mereka!" ucap Kyai Rasyid merasa kecewa kepada Broto yang sudah membumihanguskan satu kampung membakarnya dengan ilmu yang dia miliki.
Broto menetap tajam kepada Kyai Rasyid dia tampak tidak senang mendengarkan teguran itu dari Kyai Rasyid yang menurutnya terlalu lemah dan lembek kepada para siluman kucing yang dia anggap sebagai musuhnya.
" Mereka itu semuanya adalah siluman, jin-jin jahat yang hanya menjadi perusak di alam manusia. Selagi kita berada di alam mereka, kenapa kita tidak membumi hanguskan mereka semua? Sehingga kehidupan alam manusia menjadi lebih tenang tanpa ada lagi gangguan mereka!" ucap Broto dengan menatap tajam kepada Kyai Rasyid yang tidak setuju dengan pendapatnya.
Kyai dan Ustadz yang lain pun merasa sangat kecewa dengan tindakan sembrono Broto yang telah membakar satu kampung dan membumihanguskan warga di sana yang membuat Raja kucing menjadi murka kepada mereka.
Mereka bersyukur bahwa mereka tidak di binasakan di alam gaib oleh raja kucing dan bala tentaranya.
__ADS_1