Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
133. Menyenangkan


__ADS_3

Setelah situasi kembali tenang, terlihat dua orang, yaitu seorang wanita dan seorang laki-laki dengan pakaian kerajaan zaman dulu berwarna hijau.


" Ada apa Ayah? Kenapa ayah tiba-tiba memanggil kami berdua?" ucap seorang wanita cantik dengan sanggulnya yang begitu elegan dan sangat manis.


" Maafkan Ayah Anakku. Kalau ayah sampai mengganggu kalian berdua." ucap Kyai Ilham dengan wajah sedih.


Laki-laki dan perempuan tadi saling menatap satu sama lain seakan mengerti kegundahan hati Kyai Ilham.


" Apakah ada masalah dengan Minsi?" tanya wanita itu yang ternyata adalah putri dari Kyai Ilham yang itu artinya dia adalah ibu kandung dari Minsi Bharatayuda.


" Sekar, saat ini putrimu sedang diculik oleh pangeran dari kerajaan istana siluman monyet. Saat ini dia sedang dikurung di gua kelelawar. Ayah tidak tahu. Bagaimana caranya untuk menyelamatkan dia tanpa harus membuat keributan di kerajaan itu!" ucap Kyai Ilham merasa sangat sedih sekali.


Terlihat laki-laki tampan yang tadi datang bersama dengan Sekar tersenyum kepada Kyai Ilham.


Matanya menatap satu persatu semua yang ada di dalam ruangan itu.


" Oh, calon menantuku juga ada di sini?" tanya sang pangeran kerajaan pantai selatan, Pangeran Bharatayuda.


Panji tersentak mendengarkan ucapan sang pangeran dia menjadi gugup dan salah tingkah sendiri.


Kyai Ilham juga sama-sama mendengarkan ucapan dari pangeran Baratayuda.


" Kalian jangan khawatir. Aku sudah berhasil menyelamatkan putriku. Sekarang dia sudah ada di kerajaan Pantai Selatan bersama dengan Nyai Kanjeng Ratu." ucap Pangeran Baratayuda dengan tersenyum manis.


Semua orang menghela nafas dengan lega mendengarkan penjelasan tersebut.


" Kapan kau menyelamatkan putrimu? Padahal baru saja kami melihat kalau Minsi masih berada di goa kelelawar!" ucap Kyai Ilham mencoba untuk mengkonfirmasi segalanya kepada sang menantu.

__ADS_1


" Baru saja ajudanku membawa putriku ke istana kami. Kalau kalian tidak percaya, mari aku perlihatkan pada kalian!" telah mengucapkan kata-kata itu Pangeran Baratayuda pun kemudian menyapukan telapak tangannya di hadapan semua orang.


Dan secara ajaib. Tiba-tiba saja di dinding sudah terlihat Minsi yang saat ini sedang bercakap-cakap dengan sang ratu penguasa Pantai Selatan.


Minsi terlihat sudah rapi dan juga bersih. Tidak seperti tadi ketika ada di dalam Kaca Benggala milik Narendra.


" Syukurlah kalau putrimu sudah selamat dan sudah berada di tempatmu. Ayah benar-benar bersyukur!" ucap Kyai Ilham tampak bernafas lega setelah mengetahui mensi sudah berada di tempat yang aman.


Sejak terjadinya penculikan WC di kediamannya Kyai Ilham menjadi tidak percaya diri untuk bisa menjaga Minsi di kediamannya.


Padahal dia sudah memasang pagar gaib tingkat tinggi. Akan tetapi masih bisa ditembus oleh pangeran monyet yang telah berhasil menculik Minsi dari rumahnya.


" Baiklah tidak apa-apa untuk sementara Minsi berada di istana sang ratu. Mengingat saat ini keselamatannya di sini tampaknya sudah tidak aman lagi." ucap Kyai Ilham yang saat ini sedang merasa insecure dengan dirinya sendiri untuk bisa melindungi cucunya.


" Tidak usah khawatir Ayahanda, ibunda Ratu akan memberikan kekuatan kepada Minsi agar dia bisa menyelamatkan diri dari kejahatan makhluk jahat!" ucap Pangeran Baratayudha dengan begitu yakin.


Sejujurnya Pangeran Narendra cukup merasa terkejut ketika mendengarkan ucapan dari pangeran Baratayudha yang mengatakan bahwa Panji adalah calon menantunya.


" Maafkan saya Pangeran. Perkenalkan nama saya adalah Pangeran Narendra dari istana kerajaan kucing ayah dari pangeran Panji. dia adalah istriku berasal dari alam manusia bernama Deniz. Dan dia adalah Maha Guruku siluman harimau putih!" ucap Pangeran Narendra memperkenalkan dirinya dan semua keluarganya kepada sang pangeran.


" Perkenalkan namaku adalah Pangeran Baratayuda dan dia adalah istriku putri dari Kyai Ilham bernama Sekar. Adapun putri kami bernama Minsi Baratayuda saat ini dia sedang digembleng oleh ibunda Ratu untuk menjadi seorang yang digjaya! Yang mulia Ratu saat ini sedang melatih Minsi untuk membuatnya tidak melakukan penyedotan energi terhadap Pangeran Panji. Apabila nanti keduanya akan menikah." ucap Pangeran Baratayudha menjelaskan segalanya kepada semua yang ada di situ.


Deniz benar-benar merasa terharu dengan semua yang telah dilakukan oleh pangeran Baratayudha yang sedang berusaha keras agar mewujudkan pernikahan putranya bersama dengan Minsi.


Apa bila benar mimpi adalah makhluk setengah siluman dan setengah manusia maka hubungan dengan Panji, memang hubungan itu benar-benar berbahaya. Karena mereka pasti akan saling menyedot energi satu sama lain.


" Ayah tidak usah khawatir. Ketika Minsi berhasil mempelajari ilmu itu, maka dia akan tetap menjadi Minsi yang sekarang. Begitu pula dengan pangeran Panji. Dia tidak akan mengalami kemerosotan energi ketika bersanding dengan Minsi sebagai suaminya. mereka berdua akan bisa hidup di dua alam tanpa harus merasa kepusingan seperti kedua orang tua pangeran Panji saat mereka awal-awal menikah dulu," ucap Pangeran Baratayuda sambil melirik sekilas ke arah Deniz dan Narendra yang sejak tadi terus memperhatikannya.

__ADS_1


Deniz benar-benar merasa bahagia sekali apabila yang dikatakan oleh pangeran Baratayudha menjadi sebuah kenyataan.


Kalau benar Panji dan Minsi bisa menikah dan mereka bisa hidup di dua dunia tanpa menemui banyak hambatan. Maka itu artinya Panji bisa menemani kedua orang tuanya ketika berada di alam manusia.


" Baiklah Ayah kami akan kembali ke istana Pantai Selatan. Saya akan mengundang kalian kalau ingin bertemu dengan Minsi. Tetapi kalian harus menerima konsekuensi dari undangan itu!" ucap Pangeran Baratayuda sambil melirik ke arah Panji yang menjadi heran dibuatnya.


" Syarat apakah yang mulia Pangeran? Saya pasti akan berusaha untuk mewujudkannya agar saya bisa bertemu dengan Minsi dan memastikan keselamatannya!" Pangeran Baratayuda sangat terharu dengan ketulusannya ditunjukkan oleh Panji ke atas putrinya yang tercinta.


Walaupun Pangeran Narendra merasa khawatir dengan syarat tersebut tetapi dia pun tidak bisa berkata apa-apa.


" Kau tidak usah berbuat macam-macam, Pangeran Baratayuda! Bagaimana mungkin? Kau bisa mengajukan syarat kepada Pangeran istana kerajaan kucing yang mencintai putrimu!'' ucap Kyai Ilham yang malah membela Panji.


Deniz yang sejak tadi hanya menyimak saja, dia tersenyum pada Kyai Ilham yang sudah membela putranya.


" Ada apa memang nya? Saya hanya bilang kepada pangeran itu, bahwa dia dan keluarga dia harus membawa syarat-syarat lamaran untuk putriku. Mumpung Minsi sedang ada di istana yang mulia kanjeng Ratu." ucap Pangeran Baratayudha dengan senyumnya yang terlihat begitu manis dan sangat tampan sekali.


" Suamiku kau benar-benar sudah membuat semua yang ada di sini menjadi gemetar dengan ucapanmu!" ucap Sekar dengan senyum mengembangnya.


Sekar menjadi awet muda setelah Dia memutuskan untukmu tinggal di istana Kanjung Ratu penguasa pantai selatan.


" Aku hanya ingin sedikit menggoda mereka Dinda," ucap Pangeran Barathayuda sambil tersenyum dengan begitu manis.


Denis sekarang mengerti kenapa Sekar bahkan sampai rela meninggalkan keluarganya hanya untuk bisa menikah dengan pangeran tampan itu.


Pangeran Baratayudha bukan hanya pintar dan juga cerdas. Tetapi dia juga memiliki sifat humor yang membuat semua orang merasa nyaman tinggal berada di sampingnya.


" Tapi kau membuat Pangeran Panji menjadi pucat wajahnya!" ucap Sekar masih memprotes kelakuan suaminya yang sudah membuat semua orang khawatir.

__ADS_1


__ADS_2