
Abiyasa langsung pergi ke kediaman Kyai Rasyid untuk bertemu dengan Deniz.
" Aku pasti akan selalu berusaha untuk membantumu semampuku agar kau bisa melewati masa sulit saat ini! Percayalah padaku Deniz. Aku tidak akan pernah tinggal diam saja ketika melihatmu menderita di dunia manusia!" ucap Abiyaksa sambil terus berjalan dan berlari dengan kecepatan tinggi menggunakan ilmunya untuk bisa segera bertemu dengan Deniz.
Rasa cinta di dalam hati Abiyaksa sampai sekarang tidak pernah hilang untuk Deniz dan dia akan berjuang untuk membuat wanita itu mencintainya dan mau menerima kehadirannya.
Begitu sampai di kediaman Kyai Rasyid, Abiyaksa langsung mencari keberadaan Deniz. Saat dia hendak masuk, tubuhnya langsung mental. Karena kediaman Kyai Rasyid telah kembali dipasang pagar gaib tingkat tinggi yang tidak akan bisa ditembus oleh siluman yang tidak beragama seperti Abiyaksa.
Abiyaksa merasa terkejut sekali ketika tubuhnya tiba-tiba mental dan tidak bisa menembus pagar gaib yang dipasang oleh Kyai Rasyid dan juga puluhan santri lainnya.
Kyai Rasyid yang saat ini sedang Tafakur di masjid. Dia bisa merasakan ada getaran aneh yang sejak tadi terus berusaha untuk masuk ke dalam lingkup pondok pesantren yang sudah dia pasangi dengan pagar gaib untuk keselamatan semua penghuni pondok dari gangguan siluman, Jin maupun setan usil yang selalu mengganggu manusia yang imannya lemah dan tidak penya pegangan.
" Kurang ajar. Rupanya tempat ini sudah dipasangi pagar gaib yang tidak bisa ku tembus. Bagaimana ini caranya agar aku bisa masuk ke dalam dan melihat Deniz dengan mataku sendiri?" tanya Abiyaksa yang benar-benar merasa penasaran dengan keadaan Deni saat ini yang dikabarkan telah kehilangan kesadaran sebagai manusia normal alias mengalami gangguan mental setelah kembali dari alam gaib dan melahirkan Putra pertamanya bersama dengan Narendra, pangeran dari alam gaib.
" Tampaknya ada siluman yang sedang mencoba untuk menerobos dan berusaha untuk masuk ke dalam pondok pesantren ku. Aku harus memperkuat pagar gaib ini dengan dzikir dan sholawat! Aku akan meminta kepada santri yang lainnya untuk membantuku juga mempertahankan kekuatan pagar gaib agar tidak bisa ditembus oleh siluman itu!" ucap Kyai Rasyid yang selalu menghabiskan waktu malamnya untuk bertafakur di masjid.
Setelah dipanggil ada sekitar 20 orang santri senior yang membantu Kyai Rasyid untuk mempertahankan pagar gaib yang dia pasang. Agar tidak bisa ditembus oleh Abiyasa yang saat ini sedang berusaha untuk memecahkan pagar gaib agar dia bisa masuk ke dalam pondok pesantren.
__ADS_1
" Wah energi yang datang sangat negatif Kyai. Tampaknya dia bukan suami dari Deniz yang memiliki energi positif. Sehingga bisa menembus pagar kita!" ucap salah satu santri yang saat ini sedang fokus untuk membantu Kyai mereka untuk mempertahankan pagar ghaib agar tidak tembus oleh ilmu Abiyaksa.
Sementara itu di luar pondok pesantren. Tampak Abiyaska yang begitu geram dan sangat marah sekali. Sehingga akhirnya dia memutuskan untuk merubah tubuhnya menjadi ular raksasa yang sangat besar.
Ular raksasa jelmaan Abiyas ka sontak membuat para santri yang bisa melihatnya auto terkejut dan ketakutan.
" Wah! Apakah itu adalah suami Deniz? Kenapa begitu menakutkan dan juga terlihat begitu seram dan kejam?" tanya salah seorang santri.
Santri itu ketakutan saat dia mulai melihat penampakan Abiyaksa yang sekarang sudah mulai mengeluarkan api dari mulutnya dan dia tetap berusaha untuk menembus pagar gaib milkk Kyai Rasyid dan para santri senior yang kemampuan mereka sudah tidak diragukan lagi.
" Kurang ajar! Mereka benar-benar menginginkan bertarung denganku dan bermusuhan denganku. Bahkan sampai sekarang mereka tidak mau juga membuka pagar gaib yang mereka pasang dan tidak mengizinkanku untuk masuk ke dalamnya!" ucap Abiyaksa benar-benar geram sekali.
Abiyaksa adalah siluman yang sudah berusia hampir ratusan tahun. Kemampuan dan juga pengalamannya dalam bertarung dengan lawan sudah dikatakan tidak bisa dianggap remeh lagi atau di anggap cupu. Karena Abiyaksa bisa dikatakan sebagai suhu dari para siluman ular hijau yang lainnya.
Pada saat sayembara, Abiyaksa sengaja mengalah kepada adiknya agar bisa mempersunting tuan Putri Kameswari, yang memang sudah dia ketahui dicintai oleh adiknya sejak lama.
Akan tetapi adiknya tidak pernah berani mengungkapkan perasaan cinta itu. Oleh karena itu Abiyaksa memutuskan untuk membantu adiknya mendapatkan putri Kameswari agar bisa menikah dengan adiknya satu-satunya.
__ADS_1
Kalau Abiyaksa memang berniat untuk membunuh Abimana. Hanya dengan dukup satu Kali pukulan pasti akan benar-benar mati tampa ampun. Akan tetapi tidak Abiyaksa lakukan. Karena dia memang tidak berniat untuk membunuh adiknya. Dia hanya ingin membuat adiknya terluka sehingga membuat Putri Kameswari dan keluarganya menjadi iba kepada adiknya.
Akan tetapi Kyai Rasyid pun bukanlah seorang kyai yang mudah ditaklukkan oleh siluman seperti biasa yang tidak pernah mengenal Tuhan di dalam hidupnya.
Tampak roh Kyai Rasyid mulai keluar dari wadagnya dan terlihat mulai bertarung dengan Abiyaksa yang sekarang sedang berubah menjadi ular hijau yang sangat besar yang telah melingkupi pagar gaib yang dipasang oleh Kyai Rasyid.
Sementara itu Kyai Rasyid telah berubah menjadi seekor Harimau putih yang mengaung sejak tadi dengan sangat kencang.
Harimau putih dengan ular hijau tampak bertarung sangat sengit. Mereka berdua sama-sama melancarkan serangan maut untuk membunuh lawan mereka.
Pada saat keadaan genting itu, tiba-tiba saja Deniz berteriak memanggil Abiyaksa. Sehingga membuat Abiyaksa kemudian langsung merubah tubuhnya menjadi manusia dan berlari menuju Deniz yang saat ini menuju kepadanya juga.
" Abiyaksa! Kenapa kau masih juga belum berubah huh? Kau selalu saja membuat keonaran di mana-mana!" ucap Deniz sambil berkacak pinggang di hadapan Abiyaksa yang merasa heran sekali karena sahabatnya itu tampak begitu normal tidak seperti desar-desus yang dia dengar di luar sana.
Setelah merubah tubuhnya menjadi seorang manusia yang wadagnya dipinjam oleh Abiyaksa untuk sementara, selama dia tinggal di alam manusia untuk bertemu dengan Deniz yang dia cintai.
" Deniz! Akhirnya kau keluar juga dari tadi aku terus berusaha untuk bisa masuk ke dalam sana. Akan tetapi pagar gaib yang dipasang oleh mereka benar-benar sangat luar biasa. Aku selalu mental dan tidak mampu untuk masuk ke dalamnya!" ucap Abiyaksa menjelaskan semuanya kepada Deniz yang mulai mengerutkan keningnya.
__ADS_1
Deniz sangat tahu kalau apa yang dikatakan oleh Abiyaksa tidaklah salah sana sekali. Karena dia pun merasakan bahwa kekuatan dan Aura di dalam pondok pesantren benar-benar sangat kuat sekali.