Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
Bab 256


__ADS_3

Saat mereka serius membicarakan tentang status Pangeran Sagara, Leluhur Istana Kerajaan Kucing terlihat mengerutkan keningnya.


"Raja Abiyaksa dan pasukannya sudah datang ke istana kerajaan kucing. Ayo kita kesana dan membantu cucuku untuk mengatasi dia!" Mereka pun kemudian mengikuti Hanin dan pergi ke istana kerajaan kucing.


Ketika mereka sampai di sana, Raja Narendra dan Raja Abiyaksa sudah berhadapan satu sama lain.


"Mari kita selesaikan pertarungan kita yang waktu itu tertunda karena luka-luka yang kita derita. Aku tidak akan pernah mau menyerah untuk mendapatkan Deniz sebagai istriku!" Raja Abiyaksa sekarang semakin kuat setelah berlatih secara tertutup dan dibimbing oleh leluhurnya yang menginginkan kemenangan dari pihaknya.


10 orang leluhur istana kerajaan ular hijau terlihat menantang Hanin yang sedang menonton pertandingan antara Raja Abiyaksa dan Raja Narendra di arena pertarungan yang sudah dipersiapkan oleh istana kerajaan kucing.


Raja Narendra memang sengaja melakukan itu untuk meminimalkan kehancuran ataupun kerusakan istana kerajaan karena pertarungan mereka.


"Aku tidak tahu. Kenapa kamu merasa memiliki hak untuk memiliki Istriku yang jelas-jelas lebih mencintai aku dan memilihku sebagai suaminya. Entah harus bagaimana lagi kami untuk menyadarkan otakmu yang tidak beres itu." Raja Abiyaksa cukup tersinggung mendengar perkataan dari Raja Narendra yang menyinggung perasaannya.


"Ayo bertarung lah menggunakan kekuatan kita! Bukan dengan mulut. Hahaha! Itu pun kalau kau adalah seorang Satria!" ejek Raja Abiyaksa yang sengaja melakukan itu untuk mempengaruhi emosi Raja Narendra. Akan tetapi Raja Narendra adalah seorang raja yang sudah terlatih ilmu batin yang kuat sehingga tidak Mudah terpengaruh oleh entrik murahan seperti itu.


Pertarungan pun sudah tidak bisa terelakan lagi di antara mereka berdua. Raja Abi Saka dan Ratu Trisna, Raja Abimana dan keluarganya juga datang ke istana kerajaan kucing untuk menjadi saksi pertarungan mereka.


Pangeran Wangen dan istrinya juga tidak mau ketinggalan keseruan yang ada di sana.


Putri Seruni dan Dani terlihat antusias mendukung Raja Narendra yang telah berjasa menyatukan mereka berdua sehingga menjadi suami istri.


Pertarungan sengit di antara keduanya benar-benar bukanlah pertarungan biasa. Kekuatan mereka berdua sanggup mengguncangkan gunung dan menggolakkan sungai dan laut yang ada di sekitar mereka. Hewan-hewan pun tampak berlari ketakutan karena terkena efek tenaga dalam yang maha dahsyat yang mereka gunakan dalam pertarungan.


Sementara itu Jenderal Anom atau Pangeran Sagara merasa bahagia, karena Putri Ayuningtyas sekarang sudah mulai menerima pernikahan mereka berdua.

__ADS_1


Mereka berjanji akan segera mengurus masalah Pangeran Sagara setelah pertarungan Raja Narendra dan Raja Abiyaksa selesai.


Tidak disangka ternyata kekuatan Raja Narendra sangat hebat dan mengakibatkan Raja Abiyaksa terpental sangat jauh karena pukulan yang dilancarkan oleh Raja Narendra ke atas tubuhnya.


Semua yang hadir di arena pertandingan tampak terkejut. Akan tetapi tubuh Raja Abiyaksa yang terpental jauh sekali tidak ada yang mengetahui mendarat di mana.


"Bukankah itu artinya pertarungan ini sudah selesai?" tanya Raja Abi Saka setelah mereka menunggu hampir satu jam kedatangan Raja Abiyaksa kembali karena pertarungan.


10 leluhur istana kerajaan ular hijau tanpa kecewa melihat kekalahan Raja Abiyaksa dari Raja Narendra.


"Hanin! Mari kita bertarung juga untuk kita bisa menyelesaikan masalah kita ratusan tahun yang lalu. Kami sampai saat ini masih penasaran mengenai kemampuan kita bersebelas. Aih, sampai saat ini kekuatan kita masih seimbang dan belum juga bisa menentukan siapa yang lebih unggul di antara kita." ucap Sadewa yang menentang Hanin kembali.


Hanin yang sudah merasa bosan dengan pertarungan mereka dan ingin mengakhiri persaingan yang tidak pernah selesai akhirnya menyetujui keinginan mereka untuk bertarung dengannya.


Pangeran Andalas yang melihat ketidakadilan di antara mereka, sontak maju dan mengatakan protesnya. "Apa kalian tidak malu bertarung dengan kakekku yang sudah tua dan kalian melakukan pengeroyokan kepadanya?" tanya Pangeran Andalas dengan penuh emosi atas ketidakadilan itu.


Hanin hanya tersenyum saja melihat keberanian cucunya kepada 10 orang leluhur dari istana kerajaan hijau.


"Pangeran Andalas!! Pergilah jangan mengganggu urusan kami. Ini bukan urusan anak kecil seperti kamu. Kami memiliki perjanjian untuk bertarung dan menentukan kehebatan kami sejak dulu. Bahkan saat kau belum terlahir ke dunia ini!" ucap Hanin yang menyuruh Pangeran Andalas untuk meninggalkan arena pertarungan.


10 orang leluhur dari istana kerajaan ular hijau tampak bangga melihat Hanin yang begitu gagah perkasa mengusir cucunya sendiri untuk bertarung dengan mereka.


"Tapi Kakek! Bukankah ini tidak adil? Kakek sendirian dan mereka bersepuluh! Aku akan bertarung denganmu dan melawan mereka!" ucapan Pangeran Andalas malah membuat sang kakek tertawa terbahak-bahak.


"Sudahlah ini bukan urusanmu! Kau tidak usah ikut campur. Kau minggir sana!" ucap Hanin.

__ADS_1


Raja dan permaisuri sebelumnya langsung memanggil Pangeran Andalas untuk mendekat kepada mereka. Kemudian mereka menasehati Jenderal Anom untuk tidak mengganggu mereka yang sedang bersenang-senang dengan pertarungan itu yang sudah ditunggu oleh mereka selama ratusan tahun lamanya.


"Percayalah pada kemampuan kakekmu. Sejak dulu kakekmu selalu menang melawan mereka. Jangan khawatir! Kau perhatikan saja pertarungan mereka dan gunakan itu untuk bahan latihanmu. Apa kau mengerti?" tanya sang raja terdahulu.


Pangeran Andalas akhirnya mengangguk dan memperhatikan pertarungan yang sudah dimulai sejak tadi antara leluhur istana kerajaan kucing dan leluhur dari istana kerajaan ular hijau.


Ratu Deniz saat ini sedang menemui Raja Narendra yang terlihat terluka setelah melakukan pertarungan dengan Raja Abiyaksa yang Terhempas entah ke mana karena serangan Raja Narendra yang dahsyat.


"Apakah kau baik-baik saja? Aku harap ini adalah pertarungan yang terakhir untuk kalian. Aku tidak suka melihatmu harus bertarung mempertaruhkan nyawa dan melukai orang lain!" Ratu Deniz terlihat begitu sedih menatap suaminya yang memiliki begitu banyak luka di tubuhnya.


"Luka lama belum terlalu sembuh. Dan sekarang ditambah lagi dengan luka baru kau pikir tubuhmu ini apa?" tanya Ratu Deniz yang terlihat begitu sedih.


Minsi kemudian mendekati Ayah mertuanya dan membantu Raja Narendra untuk mengobati luka-lukanya seperti satu minggu yang lalu.


Raja Abi saka dan Rati Trisna juga membantu untuk memulihkan kondisi Raja Narendra setelah pertarungan yang begitu hebat antara mereka berdua. "Sungguh sebuah pertarungan yang sangat dahsyat dan menghibur semua orang yang menontonnya. Kau benar-benar membuat kami sangat salut dan semakin hormat kepadamu!" Raja Narendra hanya tersenyum mendengar pujian yang diucapkan oleh Raja Abi Saka.


Dani mendekati mereka berdua," Deniz! Pantas saja sejak dulu kau selalu mencintai Raja Narendra. Ternyata dia memang seorang kekasih yang sangat hebat. Aku kalau bertarung dengannya pasti dalam satu jurus sudah langsung mati. Hahaha!" Dani malah tertawa terbahak-bahak.


Putri Seruni yang mendengar ucapan suaminya malah terlihat gemas dan langsung memukul bahunya, "Menjadi orang bodoh saja kau bangga!" ujarnya kesal sekali kepada suaminya.


Dani memang sangat pemalas Dia selalu saja menolak ketika diajarkan ilmu oleh Putri Seruni maupun oleh kedua orang tuanya yang merupakan penguasa kerajaan alam gaib.


"Aku memiliki seorang istri yang hebat dan kuat. Sayang, untuk apa lagi aku memiliki ilmu silat yang hebat? Setidak aku tidak akan berani untuk melawanmu sebagai ratu dari istana kerajaan alam gaib di masa depan. Aku akan menjadi suami yang menurut dan selalu mengikuti semua keinginanmu tanpa syarat dan perlawanan!" ucapan Dani malah membuat Putri Seruni misuh-misuh dan cemberut.


Ketika Putri Seruni hendak membalas apa yang dikatakan suaminya, Ratu Trisna langsung menggelengkan kepalanya. Sehingga dia mengurugkan niatnya untuk berdebat dengan suaminya yang selalu saja mengalah dalam segala hal kepadanya. Akan tetapi hal itulah yang telah berhasil membuat Putri Seruni menjadi takluk kepada Dani. Hal itu sungguh membuat kagum Raja Abi Saka dan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2