
" Suamiku, ayo kita mencari ayah Narendra bersama-sama. Kau naiklah ke punggungku. aku akan membimbingmu untuk menemukan keberadaan Ayahanda." Minsi meminta kepada Pangeran Panji dan juga Mahaguru untuk naik ke atas punggungnya agar mereka bisa mencari Pangeran Narendra lebih detail.
Mahaguru mengangguk dan setuju dengan apa yang dikatakan oleh Minsi.
" Pangeran Panji dengan kita berada di ketinggian. Kita bisa memperhatikan kawasan dengan lebih luas!" ucap maha guru mengatakan kepada Panji.
" Baiklah Mari kita lakukan itu." Pangeran Panji akhirnya bersedia untuk naik ke atas punggung istrinya yang sekarang sedang merubah wujud menjadi ular raksasa berwarna emas yang sangat besar sekali.
Pangeran Panji benar-benar tidak pernah menyangka kalau ternyata istri yang dia nikahi adalah siluman ular emas yang sangat besar sekali.
Entah berapa ratus tahun usianya kalau di lihat dari besarnya tubuh Minsi yang berupa seekor ular.
" Istriku, katakan padaku. Berapakah usiamu sekarang?" tanya Pangeran Panji benar-benar penasa penasaran dengan melihat bentuk tubuh sang istri yang besar luar biasa.
Bahkan tubuh Mahaguru ketika berubah menjadi seekor harimau tidak terlalu besar wujudnya.
" Usiaku Sama denganmu. Usai manusiaku belum ada 25 tahun. Akan tetapi kalau melihat dari usia silumanku, bisa mencapai 250 tahun. Kau tahu Pangeran Panji?? Aku terlahir kembali ke alam manusia untuk bisa bertemu denganmu." Pangeran Panji benar-benar tidak mengerti apa yang dikatakan oleh istrinya.
" Sama seperti calon istri Mahaguru yang merupakan putri dari Kyai Rasyid. Dia juga siluman burung elang yang mati sekitar 150 tahun yang lalu. Tetapi dia berhasil untuk terlahir kembali ke dunia dan sekarang menjadi anak Kyai Rasyid," Pangeran Panji benar-benar terkejut mendengar berita itu.
" Jadi benar Mahaguru? Kalau calon istri anda sudah terlahir kembali ke dunia manusia?" tanya Pangeran Panji seperti tidak mempercayai keterangan yang diberikan oleh istrinya sendiri.
" Sudahlah Pangeran. Kau tidak usah terlalu didengarkan apa yang dikatakan oleh Tuan Putri Minsi. Semua itu hanyalah dongeng dan aku tidak berniat untuk mewujudkannya menjadi sebuah kenyataan!" Maha guru terlihat bersedih. Pangeran Panji bisa merasakannya dari suara Maha Guru yang parau dan serak.
__ADS_1
" Percayalah Mahaguru kalau kau memintaku untuk membantumu aku pasti akan membantumu dengan senang hati." Akan tetapi maha guru menolak tawaran tersebut karena dia memang tidak berniat untuk melakukan itu.
" Sudahlah Putri Minsi. Kita lupakan saja. Aku tidak ada keinginan untuk mempersatukan cintaku dengannya. Aku tidak ingin memberikan kehidupan yang sulit kepadanya dengan menjadikan dia sebagai istriku. aku sudah cukup bahagia dengan hidup seorang diri seperti ini." Mahaguru hanya menundukkan kepalanya dan terlihat bulir air mata lolos dari kelopak matanya.
Pangeran Panji bisa merasakan kesedihan yang sangat dalam pada Mahaguru yang harus mengikhlaskan kisah cintanya berakhir begitu saja.
" Aku benar-benar sudah ikhlas dengan Kisah Cintaku. Jadi sebaiknya Kalian tidak usah membicarakan yang lagi denganku. Apalagi sebentar lagi dia akan menikah dengan calon yang sudah dipersiapkan oleh keluarganya. Aku tidak mau menjadi penghalang kebahagiaannya hanya karena keegoisanku." Pangeran Panji merasa jadi tidak enak ketika melihat Mahaguru yang begitu sedih.
" Mari kita fokus untuk mencari Pangeran Narendra dan lupakanlah tentang diri saya yang sama sekali tidak penting untuk di bahas! bagi saya hal itu hanyalah kisah masa lalu yang tidak akan pernah bisa saya kejar lagi atau pun saya wujudkan," Pangeran Panji bisa merasakan getaran kesedihan yang luar biasa dari suara Mahaguru yang selama ini selalu terdengar bijaksana dan sakti mantraguna.
" Percayalah Mahaguru. Jodoh tidak akan pernah lari ke manapun!" Minsi berusaha untuk menasehati Mahaguru agar tidak terlalu sedih dalam memikirkan tentang kisah cintanya yang di anggap sudah berlalu oleh Mahaguru yang tidak ingin memperjuangkan kisah cintanya dengan kekasihnya.
" Tetapi aku sudah tidak menganggapnya sebagai jodohku lagi. Aku sudah mengikhlaskan dia untuk hidup berbahagia dengan pilihan kedua orang tuanya. aku sudah bertemu dengan calon suaminya dan dia adalah seorang laki-laki yang sholeh. Dia bisa dipercaya untuk membahagiakannya dunia dan akhirat!" Mahaguru Kemudian berfokus untuk bisa mencari keberadaan Pangeran Narendra.
" Suamiku sebaiknya kita pulang dulu ke istana kerajaan kucing dan melihat situasi di sana. Kita bertanya kepada kakek dan nenek. Apakah Area di sekitar jurang itu, ada area rahasia yang bisa dikunjungi oleh Ayahanda?" tanya Minsi yang kemudian merubah kembali dirinya menjadi seorang wanita cantik di hadapan Pangeran Panji setelah mereka ada di atas lagi.
Pangeran Panji benar-benar tidak percaya, bahwa istrinya siluman ular emas yang melegenda.
" Mari kita masuk ke dalam istana dan bertanya kepada Raja dan Ratu istana kerajaan siluman kucing soal medan di bawah sana," Minsi mengomando keduanya untuk masuk ke dalam istana yang sekarang sudah porak poranda gara-gara Minsi tadi yang tiba-tiba berubah menjadi seekor ular besar sekali yang melilit seluruh istana
" Kenapa seluruh istana porak poranda begini?" Pangeran Panji mengerutkan keningnya ketika melihat semua yang terjadi di sana dengan mata kepalanya sendiri.
Sungguh kalau bukan karena melihatnya sendiri. Pangeran Panji tidak akan pernah mempercayai bahwa istrinya adalah seekor siluman ular emas dan juga telah berhasil memporak-porandakan istana kerajaan kucing yang begitu indah.
__ADS_1
Kabar yang diterima oleh maha guru dan juga Pangeran Panji, bahwa Minsilah yang telah mengusir pasukan Raja Abiyaksa yang jahat tadi.
Raja dan ratu siluman ular terlihat sangat bahagia karena kerajaannya tidak jatuh ke tangan Raja Abiyaksa.
Raja dan Ratu sengaja melarikan diri ke kerajaan ular hijau untuk menyelamatkan diri dan mengamankan status mereka sebagai Raja dan Ratu siluman kucing.
Raja dan ratu siluman kucing tampak begitu sedih ketika melihat Minsi dan pangeran Panji yang kembali dengan tangan kosong tanpa membawa pangeran Narendra.
" Apakah kalian tidak bisa menemukan Putraku yang kata Raja Abimana telah jatuh ke dasar jurang?" tanya Ratu dengan kesedihan luar biasa yang terlihat di wajahnya yang semakin keriput dan juga banyak kesedihan yang bisa dirasakan oleh siapapun yang melihat sang ratu.
Selama ini Pangeran Narendra adalah pangeran yang sangat dia sayangi dan selalu diandalkan di istana kerajaannya.
" Cucuku kau harus berjanji padaku. Bahwa kau harus membalaskan dendam kepada Raja Abiyaksa Apabila terjadi hal yang buruk kepada ayahnya!" terlihat Ratu siluman kucing menatap cucunya dengan begitu lekat dan penuh pengharapan.
Pangeran Panji langsung mengangguk pelab dan memeluk kakek dan neneknya yang begitu sedih. Setelah mengetahui ayahnya sekarang dalam keadaan yang tidak jelas ada di mana. Dan tidak diketahui kondisinya seperti apa pasca jatuh ke dasar jurang.
" Sudahlah kalian berdua tidak usah terlalu banyak menangis aku berjanji akan menemukan ayahku untuk kalian!" Pangeran Panji kemudian berjanji kepada raja dan ratu siluman kucing bahwa dia akan berusaha keras untuk menemukan ayahnya dan membawa kembali ke istana kerajaan kucing.
" Kakek Percaya Kau pasti akan mampu melakukan itu Panji!" ucap Raja kucing dengan begitu rasa prihatin janji para sahabat yang begitu besar di hatinya sekarang.
" Ternyata istana kerajaan kita sangat lemah. Lihatlah kita berantakan seperti ini hanya karena serangan Raja Abiyaksa!" Pangeran panci terus menggelengkan kepalanya.
" Tidak kakek! Ini semua adalah karena Raja Abiyaksa yang menyerang kita secara menggelap dan tidak berani Face to Face dengan kita. dia melakukan serangan mendadak hanya untuk membuat kita tidak bisa melawannya. Sungguh seorang raja yang sangat licik dan juga tidak punya kesopanan sama sekali sebagai seseorang yang memiliki Kehormatan dan juga nama baik di alam siluman selama ini!" Pangeran Panji sangat menyesalkan tentang hilangnya ayahnya sampai saat ini dan belum juga diketemukan.
__ADS_1
Padahal mereka sudah menyusuri dasar jurang dan melihat semua tempat tetapi hasilnya nihil sam sekali.