Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
180. Apa??


__ADS_3

Raja Abi Saka dan Trisna kembali ke Istana Alam dengan amarah di hati mereka atas perbuatan Putri Seruni yang sudah mempermalukan istana kerajaan mereka di acara pelantikan Raja Narendra di istana kerajaan kucing.


" Putri Seruni apa yang sudah kau lakukan kau benar-benar sudah mempermalukan kami semua!" Putri Seruni hanya bisa menentukan kepala melihat amarah di wajah ayahnya.


Raja Abi Saka terkenal sebagai raja yang sabar dan juga tidak pernah marah terhadap anak-anaknya tetapi hari ini dia begitu marah dengan kelakuan putrinya.


" Ada apa Ayah? Kenapa kau pulang-pulang marah terhadap adik Seruni?" tanya Pangeran Surya Kelana ketika melihat ayah dan ibunya sedang memarahi adiknya.


" Seruni apa yang sudah kau lakukan, huh? Sehingga membuat kedua orang tua kita marah seperti ini terhadapmu?" tanya Pangeran Surya Kelana sambil menatap tajam kepada adiknya.


Putri Seruni benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan kakaknya karena sejak tadi ayahnya sudah mengintimidasi dirinya.


" Cepat masuk ke dalam kamarmu dan introspeksi apa yang sudah kau lakukan di istana kerajaan kucing!" perintah apa Raja Abi Saka kepada putrinya yang langsung berlari untuk masuk ke dalam kamarnya.


Pangeran Surya Kelana selama ini tidak pernah melihat ayahnya yang begitu marah terhadap adik kesayangannya.


" Ada apa ibunda? Kenapa kalian tidak mau menjawab pertanyaanku?" Pangeran Surya Kelana semakin Penasaran melihat gelagat kedua orang tuanya.


Raja Abi Saka hanya bisa menggelengkan kepala kemudian meninggalkan aula istana.


" ibunda, Ibu juga tidak mau bicara denganku?" tanya Pangeran Surya Kelana tanpa kecewa menatap ayah dan ibunya.


" Adikmu sudah membuat malu keluarga kita dengan berbuat ulah di kerajaan kucing yang hari ini kita hadiri acara pelantikan Raja barunya." Ratu Trisna kemudian meninggalkan aula istana.


" Sungguh aneh sekali. Memangnya apa yang bisa dilakukan adikku di istana kerajaan kucing?" monolog Pangeran Surya Kelana.

__ADS_1


Pangeran Surya Kelana yang benar-benar penasaran akhirnya memilih untuk mencari Kusir Kereta Kencana yang mengantarkan kedua orang tuanya menuju istana kerajaan kucing.


" Paman apa yang sudah terjadi di sana kerajaan kucing? Kenapa kedua orang tuaku begitu marah kepada adikku?" tanya Pangeran Surya Kelana sambil duduk di hadapan Paman Kusir kereta kencana.


Kusir tersebut menatap pangerannya yang merupakan putra mahkota dari istana kerajaan alam ghaib.


" Putri Seruni meminta kepada raja Narendra untuk menjadikannya sebagai seorang Ratu di sana. Dan menyuruh istri Raja Narendra untuk kembali ke alam manusia dan meninggalkan sang Raja." Pangeran Surya Kelana benar-benar terkejut dengan kelancangan adiknya tersebut.


" Apakah Paman benar?" tanya Pangeran Surya Kelana seakan tidak percaya dengan apa yang dilakukan adiknya.


" Bener Pangeran. Hamba mendengar sendiri percakapan yang mulia raja dan ratu di kereta kencana dalam perjalanan pulang. Mereka benar-benar marah dengan apa yang dilakukan oleh Tuan Putri yang benar-benar sudah mencemarkan nama istana kerajaan kita. Padahal awalnya yang mulia raja hanya menawarkan untuk menjadi selir saja tetapi Putri seru nih malah menyuruh Pangeran Narendra untuk mengangkatnya sebagai permaisuri di sana!" Pangeran Surya Kelana yang sudah tidak tahan lagi dengan semua cerita dari sang Kusir akhirnya langsung bergegas mencari adiknya yang ada di kamar.


Putri Seruni yang sudah ketakutan melihat kakaknya tidak mau membuka pintu.


" Kakak mau apa menumui aku? Aku mau tidur capek!" ucap Putri Seruni.


" Kau buka baik-baik pintu kamar ini atau kaka akan memaksa membukanya?" Pangeran Surya Kelana mengancam Putri Seruni.


Putri Seruni yang mengetahui kalau kekuatan batin kakaknya yang benar-benar hebat dia tidak berani macam-macam kepada Pangeran Surya Kelana.


" Masuklah tapi jangan coba-coba untuk malah denganku!" Pangeran Surya Kelana mengerutkan keningnya mendengar apa yang dikatakan oleh adiknya.


" Apa benar kalau kamu memerintahkan kepada Raja Narendra untuk meninggalkan istrinya dan menjadi kami sebagai ratu di istananya?" tanya Pangeran Surya Kelana kepada Putri Seruni.


Putri Seruni sudah pucat wajahnya melihat kakaknya yang marah.

__ADS_1


" Kakak tahu dari mana?" tanya Putri Seruni.


Pangeran Surya Kelana kemudian duduk di depan adiknya dengan tatapan serius.


" Kamu juga seorang wanita. Kenapa kamu memiliki pemikiran seperti itu, huh? Istri Raja Narendra pasti marah sekali mendengarkan semua yang kau katakan kepada suaminya." Putri Seruni hanya bisa menundukan kepalanya karena tidak berani berhadapan dengan Sang kakak yang dikenal sebagai seorang pangeran cerdas dan menjunjung keadilan.


" Apa Kakak tahu? Raja Narendra itu tampan sekali yang kudengar ilmu kronologinya juga sangat hebat. Aku penasaran kalau kalian bertanding. Siapakah yang akan menang di antara kalian berdua?" Putri Seruni terlihat berbinar wajahnya ketika berbicara tentang Raja Narendra yang dia kagumi.


" Sebenarnya aku cuma bercanda saja pada mereka dengan mengatakan itu. Ayah saja yang sudah terlalu berlebihan menanggapi candaanku itu. Kau tahu mungkin usiaku jauh lebih tua dari Raja Narendra." Putri Seruni merasa lucu dengan ucapannya sendiri.


" Apa maksud perkataanmu? Bagaimana mungkin kau yang baru berusia 17 tahun ini malah lebih tua daripada Raja Narendra yang bahkan sudah punya cucu? Dasar gadis aneh!" ucap Pangeran Surya Kelana yang terlihat menggelengkan kepala kepada adiknya yang super aneh menurut dia.


" Kakak jangan lupa walaupun usiaku baru 17 tahun secara fisik tetapi usiaku yang sesungguhnya sudah hampir 100 tahun." ucap Putri Seruni jumawa.


" Kau sedang melindur? Ibu kita saja baru berusia 100 tahun. Bagaimana mungkin kau sudah berusia 100 tahun, huh? Dasar gadis bengal!" ucap Pangeran Surya Kelana yang benar-benar gemas dengan adiknya sendiri.


Putri Seruni hanya meringis mendengarkan ucapan dari kakaknya.


" Sudahlah itu tidak penting Kakak. Sekarang yang penting bagiku adalah Raja Narendra memang laki-laki yang tampan dan juga menarik. Mungkin Kakak kalau seorang perempuan juga akan tertarik kepadanya!" Putri Seruni kemudian menunjukkan wajah kerajaan Narendra kepada kakaknya melalui cermin ajaib yang dia miliki.


Pangeran Surya Kelana terus memperhatikan semua yang terjadi di istana kerajaan kucing pada acara pelantikan Raja Narendra untuk menjadi raja di Istana Kerajaan kucing yang diperlihatkan oleh adiknya melalui cermin Ajaib miliknya.


" Memang benar Raja Narendra memang tampan. Akan tetapi menurutku dia tidak pantas untuk menjadi suamimu. Adikku Kau ini cantik dan juga berbakat. Kau berhak mendapatkan laki-laki yang jauh lebih sempurna daripada Raja Narendra yang usianya aku yakini tiga kali lipat dari dirimu!" ucap Pangeran Surya Kelana kepada adiknya yang hanya bisa meringis saja mendengar semua perkataan kakaknya.


" Aku kan sudah bilang padamu aku cuma bercanda saja!" Putri Seruni kemudian menyuruh kakaknya untuk keluar dari kamarnya karena dia ingin beristirahat.

__ADS_1


" Keluarlah Kak Aku benar-benar sangat lelah. Seharian ini aku dimarahi oleh ayah dan ibu gara-gara perbuatanku di istana kerajaan kucing. Aku tidak menyangka kalau mereka benar-benar marah seperti itu terhadapku!" Putri Seruni terlihat sedih di hadapan Pangeran Surya Kelana yang kemudian berpamitan kepada adiknya untuk pergi ke kamarnya sendiri.


__ADS_2