Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
129. Misteri Pangeran Wangen


__ADS_3

Mari kita flashback sebentar tentang Pangeran Wangen dan Putri Hana setelah meninggalkan kediaman Deniz di alam manusia. Agar kita gak gagal faham dengan kejadian pernikahan keduanya.


" Putri, Apakah benar kalau kau memang benar-benar mencintaiku?" tanya Pangeran Wangen kepada Hana yang saat ini sedang menatap kepadanya.


Terlihat Putri Hana yang menganggukkan kepala dengan malu-malu. Tiba-tiba saja Pangeran Wangen mendekati Putri Hana.


" Putri selama ini aku pun mencintaimu. Aku sengaja membuat huru-hara akan melamar Minsi, semua itu hanya untuk memancing reaksimu. Aku tidak mau salah dalam mengambil keputusan!" ucap Pangeran Wangen kepada putri Hana yang sontak langsung terkejut mendengarkan pengakuan dari laki-laki yang selama ini dia cintai.


Pangeran Wangen menggenggam telapak tangan putri Hana. Ada rona kebahagian di hati keduanya.


" Akan tetapi tampaknya akan sangat sulit untuk kita bisa menikah. Mengingat Dua kerajaan kita selalu saja bertarung satu sama lain. Apalagi kedua orang tuaku sudah menjodohkanku dengan pengaran Panji dari kerajaan kucing!" terlihat Hana yang begitu D


Dilema memikirkan masalah tersebut.


Pangeran Wangen yang terlihat berpikir keras untuk mendapatkan solusi dari masalah mereka berdua.


" Putri tampaknya Aku memiliki sebuah solusi yang pasti akan membuat kedua Ayah kita tidak menolak keinginan kita untuk menikah!" ucap Pangeran Wangen pada Hana.


" Apa?" tanya Hana tampak begitu excited mendengarkan ucapan pangeran wangen.


Tidak disangka Pangeran Wangen malah langsung menubruk putri Hana dan mencium bibirnya dengan begitu rakus. Hana yang terkesiap dengan hal tiba-tiba itu tampak begitu gelagapan untuk mengimbangi sang pangeran yang begitu bernafsu.


Nafas keduanya sudah memburu begitu cepat. Nafsu birahi sudah menguasai kepala mereka. Seketika masuk kesadaran di dalam kepala Hana dan dia menghentikan semua gerakan yang dilakukan oleh pangeran Wangen ke atas dirinya.


" Tunggu Pangeran! Maafkan aku! Tapi, tapi ini tidak benar!" ucap Hana yang terlihat begitu gugup sekali melihat Pangeran Wangen yang akan membuka pakaian yang dia kenakan.


Dengan nafas memburu Pangeran Wangen terus membujuk Putri Hana agar mau melakukannya bersama dia.

__ADS_1


" Ayolah putri, kau mencintai aku kan? Hanya dengan cara ini, kita bisa menikah. Aku akan menanamkan benihku di rahim kamu, maka dengan itu keluarga kita tidak akan menolak permintaan kita untuk bisa menikah!" ucap Pangeran terus berusaha membujuk Putri Hana agar mengikuti caranya.


Terlihat Putri Hana yang terus berpikir dan tampak begitu kebingungan dengan ide Pangeran Wangen.


" Apa sebenarnya yang kau pikirkan? Kita akan segera menikah setelah kita melakukan penyatuan ini. Percayalah padaku putri Hana, aku mencintai kamu dan aku tidak akan mungkin meninggalkanmu ataupun mencelakai kamu!" Pangeran Wangen masih belum menyerah untuk menaklukkan Putri Hannah agar mengikuti keinginannya.


Melihat Hanna yang menatapnya dengan begitu sayu. Pangeran wangen pun kemudian mulai melakukan aksinya. Terjadilah pergumulan panas antara keduanya. Hingga tiba-tiba muncul pasukan kerajaan Ular biru yang melihat secara langsung kejadian itu.


Bahkan di sana juga ada Raja ular biru yang menangkap tangan perbuatan mereka berdua. Putri Hana tampak begitu malu dengan apa yang terjadi antara dirinya dengan Pangeran Wangen.


" Kurang ajar!! Apa yang kau lakukan pada putriku?" sang raja sudah begitu murka melihat apa yang terjadi di sana antara putrinya dengan pangeran wangen.


Melihat ayahnya hampir saja membunuh Pangeran Wangen. Putri Hana pun langsung maju ke depan sang ayah demi melindungi laki-laki yang dicintai. Dengan pakaian seadanya yang dia kenakan secepat kilat hanya karena gerakan repleks di karena kan rasa malu yang luar biasa.


Bagaimana tidak malu? Ayahnya, kakaknya dan beberapa orang prajurit yang mengikuti sang ayah. Harus melihat mereka berdua melakukan penyatuan yang tadi berlangsung sangat seru antara dirinya dan Pangeran Wangen. Hana sampai memerah wajahnya ketika mengingat kebinalan dirinya dalam melayani hasrat laki-laki yang dia cintai.


" Tidak tahu malu! Hana, putriku! Kau sudah ditunangkan dengan pangeran Panji. Bahkan pernikahan kalian pun sudah dipersiapkan. Kenapa kau melakukan ini kepada kami? Kau, apakah menginginkan peperangan di antara dua kerajaan?" tanya sang Raja yang begitu galau hatinya melihat kelakuan putrinya yang begitu minus akhlak.


" Maafkan Hana Ayahanda! Hana sangat mencintai Pangeran wangen. Hana tidak mau menikah dengan pangeran panji yang mencintai wanita lain! Ayahanda! Tolonglah demi kebahagiaan putrimu batalkanlah pertunanganku dengan pangeran Panji. Tolong ayah! Aku mohon!" ucap Hana dengan suara yang begitu memelas dan menyayat hati siapapun yang mendengarnya.


Sementara itu Pangeran Wangen yang saat ini sedang ditodong senjata oleh para prajurit kerajaan ular biru tampak begitu pasrah dengan keadaannya saat ini.


" Cepat kenakan pakaianmu bangsat! Dan ikut kami ke istana kerajaan ular biru!" teriak kakaknya Hannah yang merasa sangat marah kepada pangeran wangen yang sudah merusak adiknya.


Hati Sang Kakak benar-benar hancur melihat adiknya yang ternyata telah begitu tega menghancurkan perjanjian bilateral yang sudah disepakati antara kerajaan ular biru dan kerajaan kucing.


Padahal mereka dengan susah payah membujuk raja Istana Kerajaan kucing agar menyetujui lamaran mereka kepada Panji.

__ADS_1


Sekarang mereka pula lah yang harus membatalkan perjanjian itu karena perbuatan Hana dan Pangeran Wangen yang sangat tidak terpuji. Mereka sangat kecewa pada Hana.


" Kurung b******* ini di ruangan bawah tanah. Setelah itu kalian hubungi ke istana kerajaan monyet untuk membawakan lamaran untuk putriku!" ucap Raja ular biru tampak begitu murka dan juga kecewa sekali dengan putrinya. Tubuhnya bahkan sampai gontai dan hampir terjatuh.


Regan yang melihat ayahnya begitu lemas, dia pun kemudian memapah ayahnya untuk kembali ke kerajaan ular biru dengan menggunakan ilmu teleportasi yang mereka miliki. Sementara itu putri Hana dan Pangeran Wangen sudah di amankan oleh para prajurit kerajaan ular biru.


Pangeran wangen dimasukkan ke dalam penjara bawah tanah sementara itu Putri Hannah dikurung di dalam kamarnya.


" Kau tunggulah di sini sampai keluargamu membawakan lamaran untuk tuan putri kami dan menyiapkan acara pernikahan kalian berdua!" ucap kepala pengawal ketika membawa pangeran wangen ke penjara bawah tanah.


Terlihat begitu banyak ular berbisa di dalam penjara bawah tanah. Akan tetapi, dengan ilmu dan kemampuan yang dimiliki oleh pangeran wangen para ular itu tidak ada yang berani mendekatinya.


Mereka tampak begitu ketakutan sehingga tidak berani mendekati sang pangeran.


Untuk sementara Pangeran Wangen akan aman berada di penjara bawah tanah.


Sementara itu raja ular biru tampak sedang mengamuk di istananya.


" Regan!! Ini semua karena kecerobohanmu yang sudah melepaskan adikmu begitu saja! Seharusnya kau memaksa adikmu untuk kembali ke istana kita pada waktu kita mengunjungi kerajaan kucing!" ucap sang raja dengan begitu emosi menatap Sang putra mahkota.


" Maafkan Aku Ayah yang tidak mampu menjaga Adik Hana. Sekarang juga aku akan menghadap ke kerajaan monyet agar mereka segera menyiapkan lamaran untuk Hana. Sehingga kita bisa segera melangsungkan pernikahan mereka berdua!" ucap Regan yang merasa benar-benar bersalah dengan semua yang terjadi kepada adiknya.


Regan sangat tahu bahwa kerajaan monyet selama ini selalu mencari masalah dengan mereka dan juga selalu berusaha untuk mengambil kekuasaan dari ayahnya.


Akan tetapi nasi sudah jadi bubur. Mereka pun tidak mungkin membiarkan Putri Hana tanpa suami setelah apa yang telah diperbuat oleh pangeran wangen terhadap adiknya.


Mereka pun tidak mau mencari masalah dengan menikahkan Putri Hana bersama pangeran panji yang pasti itu akan sangat tidak adil untuknya. Karena Panji harus menanggung aib yang sudah dilakukan oleh adiknya bersama pangeran wangen.

__ADS_1


" Ya Tuhan!! Kenapa harus terjadi musibah seperti ini ke istana kerajaan kami?" tanya Pangeran Regan benar-benar sangat frustasi memikirkan tentang kerajaannya yang pasti akan di amuk oleh kerajaan kucing.


Padahal selama ini merekalah yang sudah meminta dan membujuk Istana kerajaan kucing untuk melakukan kerjasama bilateral tersebut. Dengan melakukan pernikahan antara Putri Hana dan Pangeran Panji.


__ADS_2