Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
139. Bertemu sang ratu


__ADS_3

Panji dan Narendra begitu terkesiap melihat istana sang ratu yang begitu cantik dan sangat megah.


" Tunggulah di sini Pangeran Panji dan Pangeran Narendra. Saya akan segera menghadap yang mulia Ratu!" ucap ajudan sang ratu yang kemudian berpamitan kepada Narendra dan Panji.


Narendra dan Panji tampak memperhatikan apapun yang ada di dalam istana itu yang benar-benar telah menyirep mata mereka.


" Ayahanda. Apabila kita bisa membangun istana seperti ini di kerajaan kucing itu pasti benar-benar luar biasa!" ucap Pangeran Panji sambil tersenyum kepada Narendra.


Narendra hanya menggelengkan kepalanya mendengarkan ucapan dari putranya.


" Sudahlah panji tidak usah kau menginginkan sesuatu yang mustahil untuk bisa kita dapatkan! Istana semacam ini tidak mudah untuk didapatkan!" ucap Pangeran Narendra kepada Panji.


" Kenapa?"


" Karena istana seperti ini dan kemegahannya hanyalah yang dimiliki oleh yang mulia Ratu penguasa Pantai Selatan. Kau harus ingat Panji yang melihat ratu adalah penguasa dari seluruh alam gaib!" ucap Narendra kepada Panji.


Panji terlihat menganggukkan kepalanya tanda bahwa dia mengerti apa yang dikatakan oleh ayahnya.


" Jangan khawatir Pangeran Panji! Aku akan menghadiahkan istana yang sama persis dengan tempat ini. Setelah pernikahanmu bersama dengan cucuku! Aku akan memberikan istana itu sebagai hadiah pernikahan dari istana pantai selatan!" ucap sang ratu ketika dia tiba-tiba saja sudah duduk di atas singgasana.


Pangeran Panji dan Pangeran Narendra langsung bersimpuh di hadapan sang ratu dan bersujud kepadanya.


" Maafkan kami berdua yang sudah sangat lancang!" ucap Narendra benar-benar merasa malu dengan kelakuan putranya.


" Tidak apa-apa Pangeran Narendra. Itu hal yang sangat wajar apabila Pangeran Panji menyukai kemewahan! Oh ya tujuanku mengundang kalian berdua adalah untuk memberikan ilmu yang akan sanggup mengalahkan kerajaan monyet hanya dalam hitungan menit pada saat terjadi perang di kerajaan kalian!" Pangeran Narendra dan Pangeran Panji benar-benar terkejut mendengarkan apa yang dikatakan oleh sang ratu penguasa pantai selatan.


" Perang?" tanya Panji dan Narendra secara bersamaan karena saking terkejutnya mendengarkan perkataan itu.

__ADS_1


" Benar sekali! Karena sebentar lagi akan segera tercetus perang antara Kerajaan kucing dan kerajaan monyet beserta kerajaan ular biru. Tiga kerajaan ini akan terlibat perang yang sangat besar dan kerajaan kalian akan terjepit di antaaranya." Pangeran Panji dan Pangeran Narendra benar-benar sangat terkejut mendapatkan berita itu.


" Apakah ada yang bisa kami lakukan untuk menghindari perang terjadi?" Pangeran Narendra sejujurnya paling tidak suka dengan peperangan.


Selama ini Pangeran Narendra sudah mengerahkan banyak sekali usaha untuk menghentikan perang antara istana kerajaan kucing dan istana kerajaan monyet.


" Ya Tuhan! Tolonglah saya yang mulia Ratu agar kami bisa menghindari perang yang terjadi! Apabila benar-benar perang terjadi maka rakyatlah yang akan banyak menderita. Akibat dari perang itu. Sungguh kami tidak suka dengan perang! Belum lama ini penyerangan Kyai Ilham di istana kerajaan kami sudah meluluhlantakkan banyak istana. Sampai saat ini kami masih berjuang untuk bisa mengembalikan semuanya seperti sedia kala! Tetapi hal itu memang benar-benar sangat sulit!" ucap Pangeran Narendra dengan wajah sedih.


" Tenanglah Pangeran. Kami sudah selesai membangun kembali semua istana yang telah diporak-porandakan oleh Kyai Ilham. Gara-gara dia mengamuk saat mencari Minsi pada waktu itu. Lihatlah!" sang ratu pun kemudian mengibaskan telapak tangannya dan seketika mereka seperti melihat layar bioskop yang berputar di hadapan mereka.


Pangeran Panji dan Pangeran Narendra bisa melihat istana kerajaan kucing yang sekarang benar-benar baru dan sangat indah.


" Subhanallah semua itu benar-benar sudah dipulihkan oleh yang mulia Ratu?" tanya Pangeran Narendra kepada sang ratu.


" Bukankah waktu itu aku sudah berjanji pada kalian bahwa aku akan membantu untuk memulihkan kembali istana kerajaan kalian?" tanya sang ratu.


Yang Mulia Ratu hanya tersenyum dan menganggukkan kepala kepada dua pangeran yang begitu tampan yang saat ini sedang bersimpuh di hadapannya.


" Bangunlah dan duduklah di kursi yang sudah disediakan di aula kerajaan ini! Oh ya aku akan memberikan ilmu kanuragan kepada kalian dan kalian bersiap-siaplah untuk segera bermeditasi di batu karang yang sudah aku persiapkan untuk kalian berdua!" setelah mengatakan itu Ratu Pantai Selatan pun kemudian menghilang dari hadapan Pangeran Narendra dan juga pangeran Panji.


Akan tetapi mereka pun merasa heran karena tubuh mereka seperti menghilang dari aula kerajaan sang ratu.


" Di mana kita?" tanya Pangeran Panji ketika dia membuka matanya ternyata dirinya sudah berada di tempat yang tidak pernah dia lihat sebelumnya.


" Kalian tidak usah khawatir. Ini adalah tempat biasa aku bermeditasi ketika belajar ilmu kanuragan!" ucap sang ratu yang tiba-tiba saja berada di hadapan mereka berdua.


Pangeran Panji dan Pangeran Narendra saling menatap satu sama lain.

__ADS_1


" Kalian duduklah di atas batu karang itu dan dengarkanlah semua instruksi yang akan kuberikan pada kalian!" ucap sang ratu sambil tersenyum kepada kedua pangeran tampan yang saat ini mulai melangkahkan kakinya menuju batu karang yang ada di tengah lautan.


Pangeran Narendra dan Pangeran Panji benar-benar merasa heran dengan diri mereka sendiri. Karena ternyata mereka bisa berjalan di atas air laut yang dalam.


" Ayahanda apakah ini benar kalau kita sedang berjalan di atas air?" tanya Pangeran panci yang begitu excited dengan apa yang saat ini sedang dialami oleh mereka berdua.


" Sepertinya ini adalah benar! Mungkin yang mulia Ratu yang sudah mengatur semua ini!" ucap Pangeran harilah sambil melirik ke arah yang mulia Ratu Pantai Selatan yang saat ini masih tersenyum kepada mereka berdua.


Saat ini sang ratu sedang duduk di atas kereta kencana miliknya yang mengapung di atas laut yang begitu tenang.


" Bermeditasi lah di batu karang itu selama 40 hari 40 malam! Ingatlah! Kalian harus berpuasa dan jangan sampai tergoda dengan semua bujuk rayu yang akan selalu datang untuk menggagalkan meditasi kalian! ketika meditasi kalian gagal maka kalian akan langsung jatuh masuk ke dasar laut dan tidak akan bisa keluar untuk selamanya! Akan tetapi ketika kalian berhasil melewati semua ujian dan meditasi ini. Maka kalian akan menjadi siluman pilih tanding di alam gaib. Apa kalian paham?" tanya sang ratu dengan penuh penekanan kepada Narendra dan juga Panji.


Pangeran Panji yang pada dasarnya memang suka sekali dengan tantangan dia merasa sangat senang dengan apa yang dikatakan oleh sang ratu.


Tampaknya Pangeran Panji merupakan bahwa dia adalah seorang manusia dan juga setengah siluman yang membutuhkan makanan untuk bisa tetap hidup.


Akan tetapi Pangeran Narendra Mengingat bahwa putranya hanyalah setengah manusia dan setengah siluman. Putranya yang terkasih membutuhkan makan dan tidur sebagai kebutuhan pokoknya.


" Maafkan saya ibunda Ratu kalau anda menilai kalau saya ini lancang!" ucap Pangeran Narendra sambil menangkupkan kedua tangan di depan dada.


" Katakanlah apa yang menjadi ganjalan di hatimu?" tanya sang ratu sambil menatap tajam ke arah Pangeran Narendra yang saat ini sedang menatap kepada Panji.


" Yang mulia Ratu! Seperti yang anda tahu, bahwa Putraku, Pangeran Panji adalah makhluk setengah siluman dan juga setengah manusia. Dia membutuhkan makanan dan juga tidur untuk kebutuhan pokoknya!" terlihat yang mulia Ratu tertawa mendengarkan ucapan dari pangeran Narendra.


" Apakah kalian ingat ketika kalian pertama kali datang ke istanaku hari ini?" tanya sang ratu sambil menatap tajam keduanya.


" Ingat apa yang mulia Ratu?" tanya keduanya tampak begitu penasaran.

__ADS_1


" Kalian berdua sudah memakan kerang yang telah diberikan oleh ajudanku. Dengan kerang itu kalian bisa bertahan hidup tanpa makan ataupun tidur selama 40 hari 40 malam di atas batu karang itu selama kalian bermeditasi! Kalian berdua hanya harus bisa menahan semua godaan yang datang kepada kalian selama kalian bermeditasi!" ucap sang ratu sambil tersenyum kepada kedua pangeran tampan yang ada di hadapannya.


__ADS_2