Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib

Menikah Dengan Pangeran Dari Alam Ghaib
153. Sedih


__ADS_3

Permaisuri merasa bahwa dia telah melakukan kesalahan terhadap putranya. Sehingga membuat menantunya sekarang meninggalkan istana kerajaan kucing karena merasa sakit hati kepadanya.


" Ibunda hanya menginginkanmu untuk menikah lagi. Agar kita memiliki banyak keturunan. Kau sebagai calon Raja. Bukankah sangat wajar untuk mempunyai istri lebih dari satu?" tanya permaisuri yang merasa bahwa dirinya tidak bersalah kepada putranya.


" Ibunda harus ingat Deniz itu seorang manusia. Bukan siluman seperti kita yang mungkin bisa menganggap hal yang wajar untuk melihat suaminya menikah dengan lebih dari satu wanita." Pangeran Narendra kemudian meninggalkan ibunya sendirian karena dia sudah malas untuk berdebat dengan sang Ibu tercinta untuk hal yang sama setiap hari.


" Ya Tuhan! Apa yang harus aku lakukan sekarang? Aku tidak mungkin harus menikah lagi, hanya untuk membuat Deniz ku kembali. Setelah dia kembali dia pasti akan sedih sekali melihatku bersama dengan wanita lain. Dilema luar biasa!" Pangeran Narendra akhirnya memilih untuk melamun di taman yang ada di dalam istana yang dia tempati bersama dengan Deniz selama ini.


" Ya Allah!! Tolonglah hambaMu untuk menyelamatkan rumah tangga kami!" doa Pangeran Narendra dengan hati yang begitu pilu dan sedih luar biasa.


" Apakah bener sebaiknya aku mengikuti ibuku yang menginginkan aku untuk menikah lagi? Akan tetapi Deniz Pasti akan sangat sedih dengan hal itu. Tapi Bukankah dia yang meminta aku untuk menikah lagi?? Oh ini benar-benar membuatku sangat gila!" Hati Pangeran Narendra saat ini seperti sedang diremas-remas oleh sesuatu yang membuatnya tidak bisa beristirahat ataupun melaksanakan tugasnya sebagai Pangeran mahkota di istana kerajaan kucing.


" Ayolah!! Apa yang harus aku putuskan sekarang?" tanya Pangeran Narendra masih pening kepalanya memikirkan nasib rumah tangganya yang terasa begitu menyesakkan dada.


Suasana di dalam istana tiba-tiba terasa begitu sepi. Nyaris tanpa kehidupan. Karena Pangeran Narendra yang biasanya terlihat bahagia sekarang hanya melamun saja di gazebo taman seorang diri.


" Kelihatannya kita harus membantu ayahku untuk bisa menyelesaikan masalahnya bersama dengan ibunda. Kita tidak bisa terus membiarkan Ayahanda hidup dalam kesedihan seperti itu!" Pangeran panji yang merasa sangat sedih melihat ayah dan ibunya sekarang tidak lagi bersama akhirnya memutuskan untuk membantu sang ibu agar bisa mendapatkan keadilan dari kedua kakek dan neneknya.


Minsi sebagai seorang wanita. Dia pun memiliki perasaan yang sama seperti Deniz yang akan sedih kalau misalkan suaminya menikahi wanita lain.


" Aku bisa merasakan kesedihan Ibunda Deniz yang pasti benar-benar sangat sedih hatinya. Setelah melihat Ayahanda yang terus-terusan diminta untuk menikah oleh permaisuri dan juga sang raja!" Minsi menatap tajam ke arah Pangeran Panji yang saat ini sedang menatapnya juga.

__ADS_1


" Tenanglah Aku dan ayahku adalah laki-laki yang setia Aku tidak akan mungkin menikahi wanita lain selain kamu karena aku hanya mencintaimu!" Pangeran Panji kemudian memeluk Minsi dan mengajaknya untuk menuju istana kerajaan sang Kakek.


" Aku akan bilang kepada kakek kalau dia terus memaksa Ayah untuk menikah maka aku akan lebih memilih untuk tinggal di dunia manusia bersama dengan kakek dan nenekku yang ada di dunia manusia!" Minsi merasa senang sekali mendengarkan ucapan suaminya.


" Oh ya?? Mari kita pergi ke alam manusia aku juga sudah lama sekali tidak bertemu dengan kakekku kakekku di sana pasti merasa sedih karena hanya hidup sendirian.


Minsi tampak begitu bersemangat ketika mendengarkan ucapan dari Panji.


' Apakah istriku merindukan dunia manusia?' bangun Pangeran Panji yang melihat Binar kebahagiaan di wajah istrinya.


" Baiklah kita akan melakukan itu aku yakin kalau kakek dan nenek pasti tetap bersikeras menginginkan Ayahku untuk menikah lagi. kita akan melakukan refreshing di dunia manusia sekaligus memberikan protes kepada kakek dan nenekku untuk menolong kedua orang tuaku agar tidak berpisah lagi!" Minsi sangat bahagia sekali karena melihat suaminya yang begitu peduli dengan orang-orang terdekatnya.


" Terimakasih suamiku!" Minsi memberikan hadiah ciuman untuk suaminya sehingga membuat Panji merasa sangat bahagia.


Untuk sejenak mereka dilenakkan dengan cinta yang begitu besar yang ada di dalam hati mereka masing-masing.


" Apa kau tahu? aku selalu merasa cemburu setiap kali melihat kemesraan Pangeran panji dan istrinya Padahal selama ini dia selalu menjadi pangeran yang dingin dan tidak pernah memperdulikan para wanita yang ada di tempat ini!" ucap salah satu dayang yang kebetulan melihat adegan mesra di antara pangerannya dan sang istri.


" Pangeran Panji adalah ikon di kerajaan kita dan dia adalah kebanggaan raja dan juga permaisuri. lagi pula dia adalah pangeran yang memiliki darah manusia jelas dia tidak akan mau untuk menikahi kita yang 100% siluman. apalagi sekarang Dia memiliki istri yang merupakan cucu dari yang mulia Ratu penguasa Pantai Selatan. kita ini hanyalah siluman kecil yang tidak berarti di istana ini tidak mungkin bisa membuat Pangeran Panji jatuh cinta dengan kita!"


begitu banyak kekecewaan dan juga kesedihan yang dirasakan oleh para wanita di istana kerajaan kucing ketika melihat Pangeran mereka yang selalu mengumbar kemesraan bersama istrinya di manapun mereka berada.

__ADS_1


" Sungguh suatu keberuntungan menjadi istri dari pangeran Panji yang merupakan laki-laki yang baik dan juga Satria yang selalu menjunjung tinggi sejatinya kebenaran dan keadilan!"


" sudah-sudah Ayo kita kembali bekerja bisa-bisa kita nanti dimarahi oleh permaisuri kalau dia melihat kita selalu saja suka julit dengan Pangeran Panji dan istrinya. wajar kalau mereka mesra seperti itu mereka kan masih pengantin baru belum terlalu lama menikah. Udah ayo kita kembali bekerja!"


Mereka berlima pun kemudian kembali melanjutkan pekerjaan mereka yang tidak ada pernah habisnya.


Sementara itu Panji dan Minsi yang sudah selesai melampiaskan perasaan cinta mereka di taman istana. Mereka langsung menuju aula kerajaan untuk bertemu dengan raja dan permaisuri setelah membersihkan diri mereka dari sisa percintaan mereka.


" Kau selalu saja begitu tidak bisa menahan diri kalau sudah menginginkan tubuhku!" rajuk Minsi setelah mereka selesai melakukan ibadah yang paling nikmat di dunia untuk pasangan suami istri yang saling mencintai.


" Aku ingin kita segera mempunyai anak. Sehingga Kakek dan nenekku tidak akan memaksa lagi kedua orang tuaku untuk memiliki selir lain. Aku tidak tega harus melihat kedua orang tuaku harus berpisah lagi. Mereka selama ini sudah berpisah begitu lama karena beda alam. Kenapa mereka sekarang harus berpisah lagi setelah hidup di dalam alam yang sama hanya karena keegoisan kakek dan nenekku?" tanya Pangeran Panji yang merasa bahwa kehidupan kedua orang tuanya benar-benar sangat rumit dan penuh kesedihan.


Minsi bisa mengerti Bagaimana perasaan suaminya saat ini akan tetapi dia pun tidak bisa membantu untuk menyelesaikan masalah mereka.


" Sabarlah sayang!! semoga setelah aku hamil dan memiliki anak kakek dan nenekmu menjadi lupa dengan keinginan mereka untuk meminta ayahmu menikah lagi!" Minsi tersenyum kepada Pangeran Panji yang merasa senang karena istrinya ternyata menurut dengan dirinya.


Minsi juga ingin memiliki anak yang akan meramaikan kehidupan rumah tangga mereka berdua.


" Aku yakin bahwa niat baik pasti akan selalu didukung oleh Allah!" Minsi tersenyum sangat bahagia karena sang suami yang selalu memuliakan dan juga mencintainya.


" Percayalah aku pasti akan selalu mencintaimu tidak akan ada wanita lain yang akan membuatku berpaling darimu!" Mereka berdua kemudian menghadap raja dan permaisuri di istana mereka sambil menggenggam telapak tangan satu sama lain.

__ADS_1


Raja dan permaisuri merasa bahagia sekali melihat Pangeran Panji dan juga Minsi yang selalu berbahagia dalam pernikahan mereka.


" Aku senang sekali melihat Pangeran Panji hidup berbahagia bersama istrinya. Raja Apakah kita perlu mempertimbangkan permintaan kita kepada Pangeran Narendra untuk menikah lagi? rasanya hatiku tidak tenang melihat Pangeran Narendra yang setiap hari selalu melamun dan bersedih hatinya! bahkan sudah beberapa hari dia tidak pernah mengerjakan lagi tugasnya sebagai putra mahkota di istana.


__ADS_2