
Mereka pun kemudian sama-sama menuju ke Hutan Larangan Istana Kerajaan Kucing. Di sana Pangeran Surya Kelana menjelaskan keseluruhan tentang identitas dari Putri Ayuningtyas kepada semua orang.
Raja Narendra, Ratu Deniz dan Pangeran Andalas menyimak semuanya dengan teliti dan tidak melewatkan apapun yang di jelaskan oleh Pangeran Surya Kelana. Hati mereka tiba-tiba merasa Iba dengan Pangeran Surya Kelana dan keluarga mereka yang tercerai-berai karena masa lalu yang begitu pelik dan rumit sekali.
Pangeran Andalas mulai bisa mengerti tentang karakter dan sifat buruk dari Putri Ayuningtyas yang tidak dia sukai sejak pertama bertemu dengan wanita itu yang ternyata merupakan sepupunya sendiri. 'Sungguh menggelikan!' batin Pangeran Andalas ketika dia melihat Putri Ayuningtyas yang sekarang malah ingin menikah dengan musuh bebuyutan Istana Kerajaan Kucing.
Jenderal Anom dan Raja Abiyaksa saling menatap satu sama lain. Sekarang mereka percaya bahwa Putri Ayuningtyas memang keturunan dari Istana Kerajaan Kucing. Mereka tampak takjub melihat jenazah Putri Asuman yang masih utuh dan terlihat begitu mirip dengan Putri Ayuningtyas.
Pangeran Andalas terus menatap Putri Ayuningtyas yang semakin di lihat memang semakin cantik. Ah, entahlah! Pangeran Andalas merasa bingung tapi dia tidak mau memperlihatkan semua itu kepada khalayak umum. Apalagi kepada kedua orang tuanya dan pamannya yang baru saja bertemu kembali dengan mereka setelah ratusan tahun lamanya hidup dalam pengasingan.
Putri Ayuningtyas tidak perduli sama sekali dengan tatapan sepupunya yang terlihat menyepelekan dirinya yang di anggap tidak layak menjadi putri ayahnya yang terhormat.
"Aku akan kembali ke dasar jurang dan menemui Kakek dan nenekku di sana. Aku mulai sekarang akan menetap di sana untuk berlatih ilmu agar tidak di remehkan oleh orang-orang bodoh yang sok hebat!" Putri Ayuningtyas melotot sempurna mendengar sindiran yang dikatakan oleh sepupunya yang menurutnya sangat keterlaluan sekali.
Akan tetapi Putri Ayuningtyas melirik pada ayahnya yang menggelengkan kepala padanya.
Ratu Deniz dan Raja Narendra hanya bisa menghela nafas dan berusaha menghindari pertikaian yang terjadi antara Putri Ayuningtyas dan Pangeran Andalas yang Entah kenapa selalu saja ribut apabila bertemu satu sama lain.
"Kami akan mengantarmu, anakku!" Ratu Deniz kemudian berpamitan kepada semua yang tampak sedang serius membicarakan tentang perjodohan Putri Ayuningtyas dan Raja Abiyaksa.
Raja Narendra sejak tadi merasa tidak nyaman melihat tatapan Raja Abiyaksa terhadap istrinya.
__ADS_1
"Aku akan ikut denganmu, sayang!" Raja Narendra kemudian mengikuti istri dan anaknya.
Raja Narendra menggenggam telapak tangan istrinya dengan erat sekali. Seakan-akan dia sedang mendeklarasikan kepemilikannya di hadapan saingan cintanya yang sudah lama selalu memimpikan istrinya.
Raja Abiyaksa menggeram dan tidak suka dengan sikap Raja Narendra yang menurutnya terlalu kekanak-kanakan.
"Kenapa? Apa kau tidak percaya diri ketika istrimu berhadapan denganku? Kau takut dia akan pergi denganku, ya kan?" Raja Narendra hanya menatap sinis kepada raja Abiyaksa yang terlalu percaya diri menurutnya.
Raja Narendra paling jelas bagaimana perasaan Ratu Deniz kepada Raja Abiyaksa jadi dia tidak terlalu mempedulikan apa yang dikatakan olehnya.
"Tidak usah di gubris, Ayo kita antarkan putra kita ke dasar jurang. Aku takut kalau nanti putra kita malah berubah pikiran." Raja Narendra mengangguk dan mengikuti istrinya yang selalu bisa membuatnya merasa tenang dan nyaman.
Hubungan mereka selama ini terjalin dengan begitu baik dan indah. Raja Narendra merasa sangat bersyukur kepada ratunya yang bisa menerima kondisinya sebagai raja siluman yang ditakuti oleh penduduk alam manusia.
Hubungan cinta yang begitu rumit antara siluman dan manusia sejak dulu memang selalu menjadi momok yang menakutkan di kalangan khalayak umum di dunia manusia.
Sama seperti reaksi kedua orang tuanya Deniz, ketika dulu mengetahui tentang Perjodohan Putri mereka dengan pangeran dari alam gaib seperti raja Narendra yang memiliki ketampanan dan kemampuan yang amat luar biasa.
Raja Narendra dan Ratu Deniz kemudian berpamitan kepada semuanya dan mengacuhkan apapun yang dilakukan oleh Raja Abiyaksa untuk memancing mereka dalam keributan yang tidak perlu.
"Aku benar-benar heran kepada Raja Abiyaksa. Kenapa setelah puluhan tahun lamanya dia tidak juga bisa melupakan cintanya kepadamu? Sampai sekarang dia bahkan masih belum menikah. Dia juga menolak Perjodohan yang dicetuskan oleh leluhur kita dengan Putri kakakku!" Raja Narendra terlihat mengelus jenggotnya yang begitu rapih dan semakin membuat wajah tampannya terlihat bersinar dan naik berkali lipat.
__ADS_1
Raja Narendra semakin lama memang semakin matang dalam segala hal. Raja Narendra melihat istrinya semakin cantik dan membuat dirinya setiap hari selalu jatuh cinta padanya.
Ilmu yang di ajarkan oleh Nyi Ratu Penguasa Pantai Selatan memang memberikan hasil yang sangat baik kepada istrinya yang terlihat selalu awet muda dan cantik sekali.
Raja Narendra tidak heran kalau Raja Abiyaksa semakin tergila-gila kepada istrinya. Ratu Deniz hanya melihat putranya yang sejak tadi terlihat gelisah sekali.
"Anakku, ada apakah?" tanya Ratu Deniz heran.
Pangeran Andalas terkejut ketika ibunya menyentuh bahunya. Dia tersenyum pada ibu dan ayahnya.
Mereka sengaja menggunakan kereta kencana milik Istana Kerajaan Kucing, alih-alih menggunakan ilmu teleportasi yang mereka miliki. Karena Mereka ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama putra mereka yang akan belanja dengan Raja dan permaisuri terdahulu.
Entah kapan mereka akan bertemu kembali dengan Pangeran Andalas. Kedua orang tua dan leluhurn Raja Narendra, mereka sudah mengatakan bahwa Putra mereka tidak akan diperbolehkan pulang ke Istana Kerajaan Kucing, kalau belum berhasil menguasai ilmu yang mereka turunkan padanya.
Memang terdengar sedikit ekstrim. Akan tetapi Raja Narendra maupun Deniz tidak keberatan sama sekali dengan hal itu. Karena akan sangat baik untuk putra mereka dan menjadi semangat tersendiri dalam belajar ilmu kanuragan yang hebat.
Kelak ilmu itulah yang akan digunakan oleh Pangeran Andalas untuk membantu kakaknya yang berstatus sebagai putra mahkota.
"Ayah dan ibu. Kalau nanti kalian berkunjung ke alam manusia, tolong carilah seorang wanita bernama Mawar dan mintakan maaf kepadanya. Atas kejadian yang diakibatkan oleh Putri Ayuningtyas yang pasti telah mengagetkannya!" Pangeran Andalas meminta tolong kepada kedua orang tuanya.
"Mawar? Siapa gadis itu? Apakah dia kekasih kamu?" tanya Ratu Deniz yang terlihat begitu senang mengetahui putranya tertarik dengan lawan jenis.
__ADS_1
"Bukan ibu! Dia hanyalah seorang gadis biasa yang telah aku tolong dari orang jahat yang hendak memperkosanya. Aku kebetulan selama beberapa hari tinggal bersamanya di alam manusia. Tapi, entah setan apa yang merasuki sepupuku itu yang bernama Putri Ayuningtyas. Dia tiba-tiba saja menyerangku dan membuat kericuhan di alam manusia. Untung saja saat itu kakakku datang membantu." Pangeran Andalas Entah kenapa tiba-tiba merasa geram. Ketika mengingat kembali tentang kejadian itu yang membuat dia tidak suka pada Putri Ayuningtyas yang sembrono dan gegabah sekali dalam bertindak.