Pangeran Yang Hilang

Pangeran Yang Hilang
BAB 54 TURNAMEN BELADIRI ANAK BANGSAWAN Part.7: TUMBANGNYA TIM PANGERAN ADRIAN


__ADS_3

Turnamen Beladiri Anak Bangsawan terus berlanjut....


Enam belas tim yang berhasil lolos pada babak penyisihan kembali bertarung pada babak 16 besar demi agar mereka lolos pada babak selanjutnya. Dan panggung arena masih tetap terpakai semua.


Pertandingan pada babak ini semakin seru. Penonton semakin bersemangat untuk menyaksikannya. Terutama bagi mereka yang timnya menang dan berhasil lolos ke babak 16 besar ini.


Namun Yang Mulia dan 4 pejabat andalannya masih belum hadir dalam turnamen. Tapi istri-istri dan anak-anaknya tetap hadir menyaksikan turnamen bergengsi ini, termasuk Putri Faniza Elvira.


Perlu diketahui, setelah Dhafin menghilangkan ingatannya, keadaan Putri Faniza kembali normal. Batinnya tidak merasa tertekan lagi karena dia kembali lupa kalau dia pernah menemui Putri Aurellia dan memberikan pupur yang bercampur 'Racun Bunga Duka'.


Momen yang terus terngiang dalam ingatannya pada kejadian kemarin di mana dia bisa bertemu Dhafin, sang idola dan berkesempatan berbincang-bincang dengannya meski masih merem-rem. Maksudnya masih malu-malu. Tapi sudah membuatnya amat senang bukan main.


Pertarungan pada pertandingan ke 4 telah dimulai. Para peserta dari perwakilan masing-masing tim semuanya bertarung dalam 1 putaran.


Tim yang menjadi juara pertama di kelompok 1 bertarung melawan tim yang juara ke 2 di kelompok 2 di arena 1. Dan tim yang juara ke 2 di kelompok 1 melawan tim juara pertama di kelompok 2 di arena 3.


Tim juara pertama di kelompok 5 dan tim juara ke 2 di kelompok 6 saling bertarung di arena 2. Dan tim juara ke 2 di kelompok 5 dan tim juara pertama di kelompok 6 saling bertarung di arena 4.


Adapun tim juara pertama di kelompok 3 dan tim juara ke 2 di kelompok 4 bertarung di arena 5. Dan tim yang juara ke 2 di kelompok 3 dan tim juara pertama di kelompok 4 bertarung di arena 7.


Sedangkan tim yang juara pertama di kelompok 7 dan tim juara ke 2 di kelompok 8 bertarung di arena 6. Dan tim yang juara ke 2 di kelompok 7 dan tim juara pertama di kelompok 8 bertarung di arena 8.


Perlu diketahui bahwa anak bangsawan yang masuk dalam 10 anak bangsawan terhebat kotaraja cuma 5 anak yang lolos pada babak 16 besar ini.


Termasuk di antaranya Pangeran Adrian di kelompok 1, Putri Raisha di kelompok 8, dan Dylan Ruben, putra Jendera Myles di kelompok 3.


Dan pada pertandingan kali ini Tim Putri Raisha kembali melawan tim yang ketuanya termasuk dalam 10 besar anak bangsawan terhebat. Yaitu tim yang juara ke 2 di kelompok 7.


Sementara itu, pertarungan di 8 arena semakin seru. Tanpa terasa sudah sekian jurus dikerahkan oleh para peserta yang bertarung. Dan tidak lama kemudian, masing-masing peserta sudah menumbangkan lawannya pada putaran pertama ini.


Keenan pada Tim Brian Darel sukses menumbangkan lawannya. Begitu juga salah satu anggota dari Tim Pangeran Adrian, anggota dari Tim Putri Raisha, anggota dari Tim Pangeran Nevan dan Tim Dylan Ruben.


★☆★☆


Pertandingan berlanjut pada putaran ke 2. Para petarung yang berlaga semakin hebat. Jurus-jurus yang mereka gunakan begitu dahsyat. Mereka memainkannya begitu lihai yang ditunjang dengan gerakan yang cepat.


Tampak para petarung melancarkan serangan yang bertubi-tubi. Namun lawannya dapat menangkis semua serangan itu dengan cepat dan tepat. Tidak hanya itu. Masing-masing mereka balas menyerang secara beruntun pula. Meskipun lawannya dapat menangkis pula.


Namun pada akhirnya di antara masing-masing petarung telah mencapai titik penghabisan dari kemampuannya. Dan mau tidak mau harus mengakui kehebatan lawan yang berada di atasnya.


Maka mulailah satu demi satu peserta yang kalah pada bertumbangan. Lawan peserta dari Tim Pangeran Adrian terpental jatuh akibat terkena tendangan mautnya.


Sementara Kelvin melancarkan pukulan beruntun pada lawannya yang tidak bisa lagi ditangkisnya. Terakhir Kelvin mendupak dada lawannya dengan keras hingga jatuh terjengkang ke belakang.


Hampir bersamaan salah satu anggota Tim Putri Raisha menghantam samping kepala lawan dengan tendangan terputar hingga sang lawan jatuh terpelintir.


Pertarungan terus saja berlangsung semakin seru. Para penonton semakin dibuat terkagum-kagum menyaksikan para petarung cilik berlaga di turnamen bergengsi ini.


Putaran demi putaran telah terlewati. Tanpa terasa putaran ke 5, putaran terakhir pada pertandingan hari ini telah berakhir. Para peserta yang kalah sudah bertumbangan satu demi satu.


Sehingga pada pertandingan ke 4 di hari ke 7 ini menyisakan 8 tim yang melaju pada babak berikutnya. Sekaligus menyingkirkan 8 tim lainnya yang harus puas di babak 16.


Adapun tim yang melaju ke babak 8 besar yaitu Tim Pangeran Adrian, Tim Dylan Ruben, Tim Brian Darel, Tim Pangeran Nevan, dan Tim Putri Raisha. Semua tim ini berasal dari kotaraja.

__ADS_1


Adapun dari kota-kota lain ada 3 tim, yaitu Tim Fariza Luna, Tim Orian Louise, dan Tim Ervin Devian.


Ada fakta menarik yang perlu diketahui. Tim Fariza Luna ini adalah tim yang personilnya semuanya anak perempuan berusia 10-11 tahun.


Mereka tidak diketahui cantik tidaknya. Karena senantiasa memakai cadar berwarna ungu, sewarna dengan pakaian panjang dan agak longgar yang mereka kenakan.


Namun fenomena wanita bercadar di Kerajaan Amerta bukan suatu hal yang aneh atau asing. Karena tidak sedikit para wanita memakai cadar di kerajaan itu, baik dari kalangan bangsawan maupun selainnya.


Itulah makanya penampilan Putri Aurellia yang memakai cadar tidak mengundang perhatian orang-orang. Bahkan mungkin kebanyakan orang tidak tahu kalau dia adalah putri raja, termasuk Yang Mulia.


Di samping itu Putri Aurellia memang jarang keluar, juga penampilan berpakaiannya sekarang berubah.


Fakta berikutnya, dan ini yang sama sekali tidak terduga bahwa ternyata Tim Orian Louise mampu mengalahkan tim bangsawan yang ketuanya masuk dalam 10 besar anak bangsawan terhebat.


Fakta ini banyak orang yang tidak menduga, termasuk para hakim juri. Pasalnya, tim ini memang dari awal bukan tim yang diunggulkan. Karena para personilnya tidak terlalu terkenal. Sama halnya dengan Tim Brian Darel.


Namun siapa sangka kedua tim ini dapat membuka mata banyak orang kalau mereka bukanlah tim yang bisa dianggap sebelah mata.


★☆★☆


Pertandingan babak 8 besar langsung dilanjutkan pada keesokan harinya, hari ke 8.


Kali ini panggung arena tinggal 4 arena. Sedangkan yang 4 arena sudah dibongkar kemarin. Karena kemarin pertandingan cuma setengah hari sudah selesai.


Pada pertandingan hari ini Yang Mulia beserta 4 pejabat andalannya telah hadir menyaksikan pertandingan. Dan tampak Nyonya Carrisa juga kembali hadir menonton pertandingan yang semakin menarik ini.


Adapun susunan pertandingan hari ini yaitu Tim Pangeran Adrian melawan Tim Fariza Luna di arena 1. Tim Brian Darel melawan Tim Orian Louise di arena 2. Tim Dylan Ruben melawan Tim Pangeran Nevan di arena 3. Tim Putri Raisha melawan Tim Ervin Devian di arena 4.


Ini susunan awal. Namun Yang Mulia menitahkan kalau arena yang digunakan cukup dua saja, biar pertarungan dalam 1 putaran cuma 4 peserta yang bertarung. Agar supaya Yang Mulia tidak terlalu banyak menyaksikan pertarungan dalam 1 putaran.


Namun susunan para petarung tidak berubah. Hanya saja tim yang bertarung di arena 3 pindah ke arena 1. Dan tim yang bertarung di arena 4 pindah ke arena 2.


Sebelum dimulai pertandingan sempat ada sedikit keributan antar Tim Pangeran Adrian dengan hakim juri. Pangeran Adrian memprotes keputusan hakim juri yang melawankan timnya dengan tim perempuan. Itu sama saja menghinanya dan tidak mengakui kehebatannya.


Namun tim hakim juri dengan sabar menjelaskan kalau memang sudah begitu ketentuannya dan tidak bisa dirubah. Meski Pangeran Adrian masih protes, hakim juri tetap dengan sikap mereka. Tidak perduli kalau Pangeran Adrian adalah putra raja.


Akhirnya Pangeran Adrian berhenti mengajukan protes setelah Yang Mulia menegurnya. Dengan membawa kekesalan pangeran angkuh itu kembali ke kursinya.


Sementara Permaisuri Chalinda hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya yang memalukan itu.


Namun apa lacur, begitu pertarungan sudah dimulai, malah anggota Tim Pangeran Adrian yang kalah pada putaran pertama. Makin membuat Pangeran Adrian bertambah kesal bercampur marah.


Ini kali yang pertama timnya mengalami kekalahan selama turnamen berlangsung. Dan yang mengalahkan malah tim perempuan yang dia remehkan.


Sementara Kelvin imbang melawan anggota Tim Orian Louise pada putaran pertama ini.


Pada putaran ke 2 Tim Dylan Ruben juga imbang melawan Tim Pangeran Nevan. Sama juga dengan anggota Tim Ervin Devian yang imbang melawan Tim Putri Raisha.


Hal itu membuat Putri Raisha berpikir keras bagaimana cara mereka harus memenangkan pertarungan. Dia maupun para anggotanya menyadari kalau lawan kali ini lebih hebat dari lawan-lawan sebelumnya.


Sementara itu, di saat tim-tim lain memikirkan bagaimana cara mereka memenangkan pertarungan, malah Tim Pangeran Adrian berbuat kesalahan yang sama seperti pertarungan putaran pertama.


Pada putaran ke 3 mereka kalah lagi. Lantaran mereka terlalu meremehkan lawan, akhirnya mereka kecolongan. Kejadian itu makin membuat Pangeran Adrian kesalnya minta-minta ampun.

__ADS_1


Adapun Keenan dari Tim Brian Darel masih imbang melawan anggota Tim Orian Louise pada putaran ke 3.


Sementara pada putaran ke 4 Tim Nevan menang. Sedangkan Tim Putri Raisha juga masih imbang melawan Tim Ervin Devian.


★☆★☆


Pertarungan kembali berlangsung pada putaran ke 5....


Kali ini Tim Pangeran Adrian mulai berhati-hati dalam bertarung, tidak lagi meremehkan lawan. Setiap serangan yang dilancarkan diperhitungkan dengan matang. Begitu juga dalam menangkis serangan lawan.


Sementara pada putaran ke 5 ini giliran Aziel yang bertarung melawan salah satu anggota Tim Orian Louise. Pertarungan sudah berlangsung sepenanakan nasi, kedua petarung belum tampak kalah menangnya.


Namun beberapa saat berikutnya tampak kalau Aziel mulai menguasai pertarungan. Lawannya sudah mulai dibuat kerepotan. Menyerang tidak terlalu aktif lagi. Malah lebih aktif menangkis serangan.


Ketika pertarungan masuk jurus berikut sang lawan sudah terdesak hebat. Tidak bisa lagi melakukan serangan. Dan berusaha keras menangkis serangan. Namun sudah beberapa pukulan dan tendangan Aziel bersarang di tubuhnya.


Hingga pertarungan tinggal beberapa saat lagi berakhir Aziel melakukan gerakan yang amat cepat, menyarangkan pukulan bertubi-tubi di tubuh lawan. Membuat lawan terjajar limbung ke belakang.


Sampai akhirnya kedua telapak tangan Aziel menghantam dada lawan dengan telak, kuat dan keras. Hingga tubuh lawan terlempar ke belakang dan jatuh terjengkang di atas lantai arena.


Tak lama gong tanda berakhirnya pertandingan berbunyi. Sedangkan sang lawan tidak bisa bangun lagi. Maka Aziel dinyatakan menang telak.


Tak lama kemudian, gong tanda berakhirnya pertarungan antara anggota Tim Pangeran Adrian melawan anggota Tim Fariza Luna berbunyi. Namun pertarungan mereka berimbang.


Sekeras apa pun usaha anggota Tim Pangeran Adrian untuk memenangkan pertarungan, namun semua itu sia-sia saja. Karena ternyata anggota Tim Fariza Luna mampu membendung serangannya.


Meski tidak memenangkan pertarungan, namun setidaknya anggota Tim Fariza Luna mampu menahan imbang perlawanan anggota Tim Pangeran Adrian hingga habis waktu pertandingan.


Pertarungan berlanjut pada putaran ke 6. Di arena 1 giliran yang maju dari Tim Pangeran Nevan adalah sang pangeran.


Dia memang bukan personil yang diunggulkan dalam timnya meskipun dia ketuanya. Makanya itu dia kalah melawan anggota Tim Dylan Ruben yang memang juga hebat.


Sedangkan anggota Tim Putri Raisha mereguk kekalahan pada putaran ke 6 ini. Meski sudah berjuang mati-matian, pada akhirnya harus mengakui kehebatan lawan.


Pada putaran ke 7 giliran Brian dari Tim Brian Darel yang bertarung melawan anggota unggulan dari Tim Orian Louise. Namun Brian dapat memenangkan pertarungan.


Sepertinya mereka tidak dalam menjalankan strategi seperti yang mereka lakukan pada babak penyisihan. Memang bertarung ingin mengalahkan tim lawan.


Perlu diketahui, ini kali yang ke 2 kedua tim bertemu.


Sedangkan dari Tim Fariza Luna, juga sang ketua yang maju. Dan dia juga memenangkan pertarungan meski tidak mudah. Maka dengan demikian, timnya dipastikan melaju pada babak semifinal bersama Tim Brian Darel.


Sementara keadaan Pangeran Adrian semakin kacau mana kala menyadari timnya dipastikan tidak lolos pada putaran berikutnya. Sudah 3x kalah apalagi yang diharapkan. Kekesalan dan kemarahannya sudah memuncak di ubun-ubun.


Sebenarnya dia hendak meluapkan kemurkaannya. Namun ketika sadar dia berada di tempat umum, dan juga ada Yang Mulia, maka terpaksa dia menahannya.


Kekesalannya dia lampiaskan dengan memaki-maki semua anggotanya yang katanya tidak becus dalam bertarung.


Pada putaran ke 8 dari Tim Pangeran Nevan, Dareen Ardiaz yang maju melawan anggota unggulan Tim Dylan Ruben. Dan kali ini putra Jendral Lyman itu yang menang.


Namun kemenangannya belum bisa dipastikan akan melaju ke babak selanjutnya. Karena poin dari kedua tim tersebut berimbang.


Sedangkan pertarungan di arena 2 anggota unggulan Tim Putri Raisha menang melawan anggota unggulan Tim Ervin Devian.

__ADS_1


Tapi kedua tim itu belum bisa dipastikan tim mana yang akan melaju ke babak selanjutnya karena poin kedua tim tersebut imbang.


★☆★☆★


__ADS_2