
Keesokan harinya.
Gilang berangkat ke sekolah seperti biasa. Tapi ada yang kurang yaitu Vita. Biasanya kalau pagi begini Vita udah nongol kerumahnya untuk berangkat bersama bke sekolah.
Hari ini terasa sepi. Ada yang kurang. Gilang merasakan itu, namun ia tetap ke sekolah seperti biasa walau dirinya kesepian.
Ya, Gilang sendiri. Vita, semenjak ia pulang dari rumah Gilang tidak memberinya kabar sama sekali. Bahkan saat sampai di sekolah pun Gilang tidak melihat Vita sama sekali.
Gilang menghela nafasnya. Menurut nya itu bagus, daripada harus dikintilin terus oleh Vita. Apa apa harus tau dia. Kadang Gilang merasa jenuh hubungan nya dengan Vita. Tapi ia tak bisa berbuat apa-apa, jika itu adalah permintaan Mamanya.
Mama? malah yang lebih tepat adalah permintaan Oma Diana sebelum beliau meninggal dunia. Oma Diana berpesan, jika Gilang harus bersikap baik kepada mamanya, walaupun ia kurang kasih sayang dari mamanya.
Mengingat itu, membuat Gilang memejamkan matanya sejenak. Ia sangat merindukan Oma Diana. Hanya Oma Diana lah, yang sangat mengerti dirinya.
Kalau boleh ia meminta, Gilang ingin minta Omanya dikembalikan. Tapi itu tidak mungkin. Ia tau jika yang sudah mati tidak akan hidup lagi. Gilang hanya bisa pasrah dengan keadaan yang sedang menimpanya.
Walaupun terasa berat tak ia tetap akan menjalaninya. Karena itulah pesan dari gadis yang ada didalam mimpinya.
Ah! tentang gadis itu.. ia jadi tersenyum sendiri mengingat gadis manis berhijab. Andai disini ada dirinya, pastilah hari-harinya akan lebih berwarna.
Huuuhh
'' Semangat GI.. semoga mimpi mu itu jadi kenyataan! semoga gadis manis itu adalah jodohku yang sesungguhnya! tempat dimana aku bisa mengeluh kesah hidupku, dan juga ia tempat aku berpulang. Semoga saja Tuhanku mengikatku dengan gadis itu.. dan semoga dialah jodoh terakhir ku! tempat dimana aku melabuhkan hatiku yang sesungguhnya.. dialah PELABUHAN TERAKHIRKU gadis manis yang berhijab! semoga saja!! hah.. memikirkan nya membuat hatiku jadi berbunga bunga.. semoga cepat bertemu ya Sayangku ..'' gumamnya pada diri sendiri sambil tersenyum-senyum.
Aldi, yang mendengar gumaman Gilang dari belakang terkejut. Siapa yang sedang dibicarakan oleh Gilang? Vita kah? jika Vita, nggak mungkin dong? Yang terdengar oleh telinga nya ialah gadis manis yang berhijab. Siapa dia?? Aldi menggeleng bingung.
Karena rasa penasaran nya yang membuncah, ia berniat ingin bertanya pada Gilang, siapa gadis yang dimaksud olehnya. Ia berjalan disamping Gilang, kemudian merangkulkan tangannya dibahu Gilang. Membuat Gilang menoleh dan tersenyum manis.
Aldi mematung. Ia berhenti tatkala melihat Gilang tersenyum manis padanya. Ia bergidik ngeri membayangkan seorang Gilang menyukai dirinya? Oh tidak! jangan sampai itu terjadi!
'' Elu kenapa Lang?? Aneh gue liatin elu tersenyum manis kayak begitu.. ngeri gue! jangan bilang elu suka sama gue?! ihh.. gue nggak mau ya sama elu?! gue maunya sama apem serabi! nggak doyan gue sama pisang! masa' pisang makan pisang?! ck!'' tukasnya seraya berdecak.
Gilang yang mendengar nya pun melongo. Sesaat setelah sadar, apa yang dimaksud oleh Aldi, barulah ia terbahak.
Buahahaha...
'' Pisang , pisang, enak aja lu..! gue juga nggak doyan pisang kali... gue juga sama kayak elu! gue sukanya juga sama apam serabi. Apalagi apemya legit! wuih.. bisa nagih gue!'' imbuhnya seraya tertawa lagi.
Membuat Aldi melongo. Ia kira Gilang menyukai dirinya, ternyata ia salah paham. Ishh ada ada aja pemikiran si Aldi.
'' Hehehe.. gue kirain elu sukanya sama pisang! hehe.. maafin gue ya Men! gue salah paham!'' imbuhnya cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
'' Haha.. makanya.. elu nanya dulu sama gue! jangan asal nuduh begitu? jika nanti ada yang dengerin gimana? Kan gue jadi malu.. dikira benar bahwa seorang pewaris Bhaskara grup doyan pisang! bisa geger sejagat Depok euuy.. mana gue belum dapat jodoh lagi! ck! dasar elu!!''
'' Sorry sorry boy.. habisnya elu tersenyum manis banget ke gue! ya.. gue kan jadi salah paham?! Elu sih? Emang kenapa sih elu senyum manis banget kayak begitu?? Ada sesuatu kah yang gue nggak tau?? Apa ini berkaitan dengan vita?! Jangan bilang! Kalau Vita berhijab sekarang?? Wuihhh bisa geger nih sekolah kita.. seorang Vita mau hijrah dan berhijab, kereeeennn'' imbuhnya seraya cengengesan.
__ADS_1
Gilang diam. Wajah yang tadinya berseri kini berubah menjadi dingin. Seolah ia keberatan jika Aldi mengatakan Vita akan berhijrah. Vita berhijab?? Itu nggak akan mungkin terjadi! Secara Vita sangat suka memakai pakaian minim dari dulunya. Mana mau ia memakai hijab, yang akan membuat nya gerah dan kepanasan.
Aldi yang melihat Gilang diam menoleh. Ia terkejut melihat raut wajah Gilang berubah menjadi dingin. Sedingin hatinya untuk Vita.
'' Elu kenapa bro?? Ada yang salah ya sama ucapan gue??'' tanyanya
Membuat Gilang menoleh dengan tatapan yang entah. Sulit untuk dijabarkan. Aldi menelan Saliva nya sulit. Tatapan Gilang begitu dingin, sedingin raut wajahnya. Membuat Aldi bergidik ngeri.
Begitu lama mereka bersahabat, mulai dari bangku SD hingga sekarang. Baru kali ini Aldi melihat sosok lain dari Gilang. Seorang remaja yang begitu tampan dan juga menjadi favorit di sekolahnya, sekarang berubah menjadi dingin.
Gilang menoleh pada Aldi dengan tatapan mematikan. Tatapannya begitu tajam hingga menembus jantung!
'' Jangan sesekali elu samain Vita sama jodoh gue! Dia dan jodoh gue sangat jauh berbeda! Elu nggak akan bisa menilai betapa baiknya jodoh gue! jika dibandingkan dengan Vita.. jodoh gue seratus kali lebih cantik dan lebih baik dari dia! ingat itu! Jangan pernah elu samain jodoh gue dengan gadis itu!!'' serunya kepada Aldi dengan dingin.
Sedingin ucapan nya yang menusuk ke jantung. Aldi tersentak, ia jadi takut melihat tatapan Gilang. Apa katanya? Jodohnya?? Yang mana?? Bukankah Vita yang menjadi jodohnya?? Secara kan mereka udah dijodohin sejak masih dalam kandungan?? Terus yang dimaksud Gilang dengan jodohnya yang mana??
Aldi benar benar bingung. Ia hanya bengong saja mendengar ucapan Gilang. Ingin bertanya, tapi takut melihat aura Gilang yang begitu dingin. Aldi hanya bisa diam sambil terus mengikuti langkah Gilang memasuki kelasnya.
Sesaat kemudian bel pun berbunyi pertanda bahwa pelajaran akan segera dimulai.
***
Jam istirahat.
Aldi dan Gilang berjalan menuju kekantin dengan teman teman yang lain dibelakang nya. Sambil bersenda gurau mereka menuju kantin untuk mengisi perut yang mulai keroncongan.
Gilang merasa heran, kapan ia dan Vita putus?? Bahkan sampai saat ini mereka masih bersama. Hanya saja untuk sekarang, Gilang membatasi dirinya untuk bertemu dengan Vita.
'' Lu tau nggak sih?? jika Gilang sama Vita udah putus??''
'' Hah? putus? dari mana elu tau? jangan ngadi-ngadi deh? nanti kedengaran Gilang bisa berabe lho.. mau elu digampar Gilang karena elu nuduh cewek nya begitu??''
'' Ck! lu kok nggak percaya sih sama omongan gue?? Gue dapat berita nya dari sumber terpercaya! Elu tau dari siapa gue taunya??''
'' Siapa??''
'' Kevin!''
Deg!
Kevin? berarti benar dugaan ku! Jika Vita memang selingkuh dengan Kevin. Tapi itu belum terbukti. Jika aku belum melihat dengan mata kepala ku sendiri.. maka omongan itu hanya sebagai omongan gosip belaka!
Secara kan si Kevin ingin banget ngerebut Vita dari aku?? Jika memang itu yang terjadi maka dengan senang hati aku akan melepasnya.
'' Kevin? Kevin sahabatnya Gilang?? Ah gue nggak percaya! mereka kan sahabatan???''
__ADS_1
'' Beneran! suer!! dia sendiri yang ngomong gitu ke gue! kalau Vita kemarin udah putus dari Gilang! dan mereka sekarang jadian-''
'' Tunggu dulu! jangan bilang jika Kevin nikung Gilang dari belakang??''
'' Bisa jadi!'' ucapnya, membuat seseorang yang duduk dibelakang nya mengepalkan kedua tangannya hingga kuku nya memutih.
'' Kasian banget ya Gilang.. padahal dia cowok yang baik. Gue heran deh? kok bisa sih Gilang suka sama Vita?? secara Vita itu kan playgirl?? hanya menang tampang doang sedang etika? nol besar!''
'' Huss.. pelanin suara elu! kalau Vita sampai denger.. mau? kepala elu digeplaknya?? heh gue sih ogah.. lebih baik diem! jangan berisik!''
'' Ck! iya iya!!'' seru teman sekelas Kevin.
Aldi dan Gilang saling pandang. Vita seorang playgirl?? benarkah??
💟
Othor ngucapin terimakasih sama yang udah mampir dan baca cerita recehan othor ini yang nggak seberapa.
Yang udah komen makasih banyak ya.. tapi... othor heran deh?
Yang mampir banyak! yang komen juga ada? Tapi mengapa mereka nggak nge-like sama sekali ya??🤔🤔
Cuma dua orang aja yang lain pada kemana?? Jangan bilang kalian menyukai cerita othor dalam diam?!
Hehehe.. jangan marah ha...
Othor nggak maksa kok buat kalian supaya menyukai karya othor ini. Apalah othor ini hanya penulis recehan!
Othor hanya mau.
jika kalian udah mampir dan baca cerita othor. Othor mohon tinggalin jejak buat othor ya.. biar othor tau.. jika pembacanya banyak.
Tapi sayang like nya dikit 😁😁
Tapi tak apalah othor ikhlas kok. Ini menjadi penambah semangat buat othor agar menulis dengan lebih baik lagi.
Dan akan semakin banyak peminatnya seperti author super star kita author mommy tree.. 😁😁
Hallo mommy.. aku ingin banget jadi author superstar kayak kamu! Semoga setelah ini akulah yang menjadi author super star di Novel toon!
Hihihi.. ngarep banget akunya! canda readers! jangan dimasukin ke ampela ya? bisa gawat nanti othor goreng habis kalian! 🤣🤣
Segini saja ya cuap cuap othor! kepanjangan deh kayaknya??
Sekali kali othor bilang, jika kalian udah mampir dan baca dicerita othor, jangan lupa tinggalin jejak ya??
__ADS_1
See you..
😘😘