Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Saudara


__ADS_3

**Hayy guysss tersayang..makasi udah support aku untuk terus nulis sampai enggak kerasa udah masuk episode 142.


by the way sebelum kalian komen macem-macem aku persilahkan untuk baca lagi dari Bab awal sampe Bab ini ya..jangan sepotong-potong..emang roti wkwkwkw disetiap episode terpampang jelas alur cerita dan alasan-alasan dibalik semua masalah..oke deh...aku rasa kalian akan lebih good untuk jadi pembaca yang bijak


Happy reading kalean🖤🖤🖤**


Malam ini Galih begitu gagah dengan balutan jas berwarna cream,dalaman putih dan celana yang senada dengan jas. Diiringi Gita yang tak kalah anggun dengan memakai dress brukat berwarna cokelat muda, senada dengan tampilan Galih saat ini.


"Acaranya mewah sekali ya," gumam Galih takjub terus melihati suasana resepsi pernikahan ini.


Gita mengangguk dan menaruh tangannya didalam lengan suaminya itu, awalnya Galih risih namun Gita terus memaksa," Iya Lih, adik sepupu ku ini nikahnya sama direkturnya sendiri, hemm...jadi mirip kaya kisah kita ya,"


Cih !


"Ya beda lah, aku sama kamu itu terpaksa!"


Gita meletakan jarinya dibibir Galih untuk berhenti berucap yang akan membuat mood mereka berubah menjadi tidak enak.


"Gita!" ada suara memanggil dari belakang tubuh mereka. Mereka pun menoleh dan saling tebar senyum, mencium dan memeluk.

__ADS_1


"Ini Galih Mba, suamiku," Gita memperkenalkan Galih," Dan ini Lih, Mba Kinanti kakak sepupu ku,"


"Kinanti," memberikan tangan kepada Galih untuk berkenalan.


Galih tetap memasang wajah tidak suka ketika membahas tentang pernikahan mereka.


"Hey Mba, maaf yah aku engga bisa lihat akadnya Reina dan Kamal tadi pagi,"


"Enggak apa-apa, aku tau pengantin baru pasti masih sibuk-sibuknya, kenapa sih waktu itu tega banget enggak ngundang kita ke nikahan kalian,"


Gita hanya diam tidak bisa menjawab karna tangannya sedang diremas dalam genggaman Galih.


Sosok lelaki itu makin mendekat terus menghampiri mereka akhirnya tatapan kedua lelaki ini pun bertemu tanpa ada sekat penghalang.


Darrrrr....!!


Malik dan Galih bertemu disini. Jantung Galih serasa mau copot, ia kaget bukan main mengetahui bahwa Malik adalah suami dari kakak sepupu Gita.


Hal yang sama terjadi di pandangan Malik, ia seperti tersambar bom durjana, matanya terbelalak terus melihati Galih dengan rasa tidak percaya, Apakah benar yang ia lihat saat ini atau hanya mirip dengan wajah suami Nadifa, namun terus ia lihati dalam-dalam dan membenarkan semua reaksi didalam hati yang sedang bergelora.

__ADS_1


"Kenalin Mas Malik, ini suami Gita," Gita menghancurkan tatapan sengit diantara mereka.


"Ayo Lih, ini suaminya kakak sepupuku," Gita menyolek tangan Galih untuk berjabat tangan, Malik yang masih dipenuhi rasa tidak percaya dan sedikit rasa emosi.


"Malik!" Malik mengayunkan tangannya ke arah Galih, Galih yang merasa kikuk dengan Pertemuan mereka masih saja terdiam.


"Lih!" Gita mencolek kembali.


Galih pun terbangun dari kekikukannya, merubah wajah gugupnya menjadi tatapan hangat senyum terbuka.


"Galih!" menjawab ayunan tangan Malik.


Tanpa basa-basi Malik pun langsung pergi meninggalkan Galih, Gita dan Kinanti tanpa sepatah kata pun.


Malik terus berjalan ke luar gedung, mencari angin untuk menyegarkan kepalanya, ia seperti orang yang sulit bernafas, tersedak dengan sesuatu kenyataan yang baru ia ketahui malam ini.


"Nadifa!" Malik lirih memanggil nama wanita yang kini ia rindukan.


Sampai episode ini masih ada yang gak ngerti ceritanya kaya gimana gak? hehehe😁😁🖤..makasi komen2 dan like kalian...akuu tu terharuu banget sama kalian..love

__ADS_1


__ADS_2