Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Sisa-sisa Rindu


__ADS_3

Hayyy aku balik lagii❤️❤️


yuk mari baca


*****


"Difa lagi apa disini?" tanya Malik dengan segudang ketampanannya. Ada bulir-bulir kerinduan merekah dimatanya. Rindu akan pekerjaan Nadifa yang begitu energik dalam membantu nya selama dikantor.


"Difa lagi.." ia terdiam sejenak, tidak mungkin Nadifa mengatakan kalau ia sedang kesal menunggu Galih yang sedang melupakan janjinya. "Mau pulang Pak, cuman lagi ngadem dulu disini. Udara masih panas banget. Oh iya, Pak Malik kenapa bisa lewat sini?"


"Tadi kebetulan saya ada makan siang sama teman lama dikantornya, nggak jauh dari sini. Ayo Difa, saya antar kamu pulang. Kita kan searah."


"Makan siang? sama teman lama? temannya perempuan atau laki-laki?" tanya Nadifa polos terus menyelidik. Ia begitu menggemaskan di pandangan Malik. Lelaki itu hanya tertawa dan menggelengkan kepala. "Ayo saya antar, tidak enak parkir mobil lama-lama seperti itu." ia menoleh ke arah mobil yang sudah ia berhentikan menutup jalan para penumpang yang sedang menunggu angkutan.


Ia tidak mungkin menolak dan baginya hanya diantar pulang itu tidak akan membuat masalah di hati Galih.


Ya, mungkin saja!


Setelah beberapa bulan lamanya, akhirnya Nadifa bisa kembali duduk berdampingan dengan Malik dimobil. Memang sudah tidak ada rasa canggung dikeduanya, karena perjalan cinta mereka yang telah kandas lalu berubah jadi malapetaka kadang turun naik sesuai emosi bersamaan, membuat mereka sudah kebal untuk tidak usah saling menjaga image.

__ADS_1


"Bagaimana kabar Galih?" Malik memecah keheningan, agar perjalanan mereka tidak begitu hambar. Mengobrol dengan Nadifa adalah hal yang begitu membahagiakan hatinya. Ia senang Nadifa sehat walau kedua pipinya terlihat sangat gembil maksimal.


"Alhamdulillah Baik Pak, kita sehat-sehat semua. Semoga Bunda dan Anak-anak semua juga sehat ya." balas Difa dengan senyuman riang.


Malik hanya bisa membalas senyum, kemudian mereka hening kembali. Mungkin bingung, harus mencari bahan apa untuk mengobrol.


Beberapa saat kemudian


"Uhh...aduh!" suara erangan Difa begitu nyaring didalam mobil, ia terus merancau kesakitan sambil memegangi perutnya.


Sontak membuat Malik merasa kaget dan dengan cepat menekan pedal rem untuk menepikan lajuan mobilnya.


Malik turun dari mobil lalu berjalan sedikit kebelakang untuk menghampiri pedagang minum dipinggir jalan. Tidak butuh lama, ia pun cepat kembali membawa apa yang ingin ia beli.


"Ayo minum Dif, pelan-pelan ya." Malik membantu Nadifa untuk menenggak air minum dari botol kemasan. Malik terus membantu wanita ini dengan semampunya.


Setelah minum, Nadifa menjadi terdiam. Ia melamun sebentar. Membuat wajahnya sedikit redup dan gelap.


"Difa kenapa? masih sakit perutnya? apa mau ke Dokter?"

__ADS_1


Begitulah Malik, siapa wanita yang tidak akan luluh dengannya. Perhatiannya begitu memabukkan. Sikap nya yang bijaksana, membuat para kaum hawa begitu tersihir.


Nadifa membawa arah mata Malik untuk sama-sama menyisir sekitar jalanan yang begitu sejuk dirindangi pepohonan lebat.


Malik tersenyum manis. "Nadifa sedang ingat ya? saya juga ingat. Semua nya akan terus terpasang dalam memory saya."


Nadifa hanya memasang wajah sendu, bukan karena masih merindu. Tetapi ia merasa sedih, karena awal hubungannya dengan Malik. Membuat mereka harus mempunyai kenangan yang seharusnya tidak boleh dikenang.


Ia terdiam sebentar, lalu menoleh ke arah Malik yang sudah begitu dekat dengannya saat ini.


"Lupakan saja ya Pak, anggap saja kenangan itu tidak pernah terjadi. Pak Malik pantas untuk bahagia bersama Bunda dan Anak-anak secara utuh."


"Iya Dif kamu juga, Galih adalah pasangan terbaik dari Allah buat kamu. Dia adalah lelaki yang tepat untuk membuat kamu bahagia!"


Malik dan Nadifa harus terus menjaga komitmen mereka untuk tidak kembali tercebur kedalam cinta terlarang yang bisa saja terus menggoda untuk kembali terjerat. Redupkan hati kalian sampai tidak tersisa. Alihkan kepala kalian hanya mencintai pasangan halal kalian.


****


Berikan semangat kalian buat aku ya❤️🖤

__ADS_1


__ADS_2