
Saat ini terlihat ruang meeting sudah semakin padat diisi oleh para manajer beserta asisten mereka masing-masing, dari Luar pintu munculah sosok bapak Presiden Direktur Darma Group masuk ke dalam ruangan meeting yang telah dihadiri oleh direksi PT.
Sebuah layar dengan pantulan infokus sudah tersiapkan dengan baik oleh tim IT, rapat ini sudah ada rundown nya dimana rapat kerja kali ini akan dibuka pertama kali oleh Divisi Keuangan yang dikepalai oleh Malik yang dibantu oleh Dania dan Nadifa.
"Assalammualaikum wr wb, selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua yang hadir pada saat ini, saya ucapakan banyak terima kasih atas para direksi dan staf PT yang telah menyelesaikan laporan kerja akhir tahun dengan tepat waktu, mengingat akan ada bonus terhadap karyawan yang sedang di musyawarakan oleh para pemegang saham," Pembukaan dari Bapak Wijaya, Presdir DG.
Tepuk tangan meriah pun berbunyi dari semua yang hadir dalam ruang meeting ini, ya..mereka senang ketika disebut tentang "Bonus Karyawan"
"Karena sebelumnya saya sudah membaca terlebih dahulu dengan rekapan keuangan yang telah kita bicarakan tempo lalu bersama Pak Malik dan rekan, maka keputusan dari perusahaan kami akan mengadakan Family Gathering untuk seluruh karyawan beserta keluarga, untuk tujuan dan acaranya mungkin ibu Kana dari HRD dapat mengaturnya ,"
__ADS_1
Tepuk tangan pun kembali mencuat lebih keras lagi, mereka para karyawan seperti mendapat angin segar semriwing.
"Baiklah untuk itu sebagai permulaan dari presentasi RAKER tahun ini, saya persilahkan untuk Divisi Keuangn terlebih dahulu, silahkan Pak Malik dan rekan ," Pak Wijaya mempersilahkan mereka.
Majulah Malik , Nadifa dan Dania ke podium depan dekat layar. Nadifa dan Dania duduk berdekatan dengan masing-masing memegang laporan dimeja dan melihat ke arah Laptop dan Malik yang sudah berdiri dipinggir layar dengan menggunakan mouse elektrik untuk siap menjelaskan laporan keuangan perusahaan setahun ini.
Nadifa pun mulai menggerakan mouse pada laptop agar membimbing Malik disetiap bagian power point di layar yang akan ia jelaskan.
Semua mata karyawan memandangi terus dan mendengarkan dengan fokus apa saja yang terucap dari bibir Malik.
__ADS_1
Lain Fajar yang malah asik melihati Nadifa dari kursinya dengan tatapan senyum tidak ada hentinya, Malik yang sedang berbicara panjang lebar dalam menjelaskan sekaligus melihati mata-mata para direksi yang sedang melihat kearah dirinya diganggu dengan pandangan Fajar yang hanya melihati Nadifa.
Malik kesal namun ia harus bisa mengontrol dirinya yang kini telah ditatap oleh banyak orang diruangan ini.
"Sekian presentasi dari saya mengenai keuntungan dan kerugian keuangan di perusahaan kita, apakah ada yang ingin bertanya ?" Malik pun melangkah kan kakinya untuk duduk disamping Nadifa dan Dania, mereka masih berada didepan Direksi dan Staf.
"Assalammualaikum wr wb, Maaf Pak Malik saya ingin menanyakan tentang beberapa hal yang sudah bapak paparkan barusan , yang ingin saya tanyakan adalah kini perusahaan kita sudah mencapai keuntungan 80% dari penjualan dalam 1 tahun ini, apakah 20% yang belum terdapai bisa kita realisasikan lebih lagi pak ? " tanya Pak Martin dari Divisi Pengembangan.
****Haii readers tersayang...jangan lupa like, coment dan vote ya...dukung aku agar bersemangat menyajikan cerita yang pasti tidak ada dalam bayangan kalian...stay tune****
__ADS_1