Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
PART 1 TAMAT


__ADS_3

"Mas Fajar !" suara Nadifa menghentikan langkah Fajar seketika, ia pun menoleh ke belakang mengikuti sumber suara.


Dilihatnya wanita yang ia sukai, Nadifa.


"Mas fajar ?!" Nadifa memanggil lembut.


Fajar masih diam menunggu apa yang ingin Nadifa ucapkan, terlihat suasana pemakaman sudah sepi, dan hanya ada Galih yang masih berada didekat pusaran makam.


"Difa mau ngucapin banyak terima kasih sama Mas Fajar selama ini, udah selalu bantu Difa di masa-masa sulit," Nadifa memelas. Ia terus menatapi dua bola mata lelaki yang belum lama ini telah menyatakan cinta padanya.


"Mas.." Suara Nadifa terhenti, dia harus bisa mengambil keputusan untuk menjawab pertanyaan Fajar yang masih menggantung belum ia jawab.

__ADS_1


"Enggak apa-apa Dif, aku ngerti. Memang Galih lah tempat peraduanmu yang tepat untuk kembali," Fajar menyambar ucapan Nadifa terlebih dahulu, ia sudah yakin jika Nadifa akan lebih memilih kembali kepada Galih.


"Mas, maafkan aku ya. Aku berharap kamu secepatnya mendapatkan seseorang yang benar-benar mencintai kamu dan Naka."


"Aamiin, salam buat Galih ya." Fajar memegang bahu Nadifa untuk mengatakan bahwa dirinya tidak apa-apa."Difa jaga kesehatan selalu ya dan selamat untuk menikmati menjadi seorang ibu buat anak kalian. Aku pamit," Ia cepat memangkas kata-katanya karna melihat Galih sudah mulai bangkit berdiri meninggalkan pusaran makam Gita yang kini berjarak 5 meter dari hadapan mereka.


Fajar pun memutar badanya untuk berlalu namun sebelum langkah ketiga ia menoleh kembali melihati Nadifa yang masih melihati sosoknya dari belakang.


"Aku akan kembali mengambil kamu, jika Galih kembali menyakiti hati mu, tanpa alasan apapun!" Ucap Fajar tersenyum lalu melangkah kembali.


"Ayo!" ajak Galih kepada istrinya itu. Ia terus merangkul bahu Nadifa untuk berlalu, beberapa kali Nadifa menoleh ke belakang melihati makam kepemilikan Gita.

__ADS_1


"Yang tenang Mba, aku akan selalu berusaha untuk menepati janjiku,"


Mereka terus melangkah pergi keluar dari area pemakaman. Meninggalkan Gita seorang diri yang sudah terbujur kaku didalam tanah. Sungguh amat pedih melihat peristiwa ini, namun takdir Allah tidak akan bisa berubah, tetap berjalan tanpa ada yang bisa memberhentikan.


Cinta hadir karna Ilahi, rindu yang hadir tidak bisa diatur. Seperti perjalanan rumah tangga Nadifa dan Galih yang penuh akan masalah silih berganti. Sepasang suami istri yang pernah saling menyakiti dalam diam, berusaha meninggalkan lalu kembali untuk mengalah dan bertahan, seiring menerima dan melupakan. Kini mereka telah kembali untuk sama-sama berjuang mempertahankan kembali rumah tangga mereka dari terjangan Angin dan Badai.


Begitupun perjalanan asmara Nadifa dan Malik yang telah kandas, termakan kekhilafan dalam menjalani cinta terlarang, melanggar norma dan adab. Awal saling mencintai lalu berubah untuk saling menyakiti dengan sebuah kata perpisahan, dan terus beriringan dan berdampingan untuk berusaha mengubah kata cinta menjadi kata sahabat.


Nadifa harus menerima dirinya agar bisa menjadi Ibu Sambung untuk Gifali. Anak yang lahir tidak langsung dari rahimnya, namun ia berjanji akan mencurahkan semua kasih dan sayangnya secara tulus dan ikhlas.


Mampukah mereka untuk selalu bertahan ketika terjangan badai tornado kembali mengguncang disela-sela rumah tangga mereka????

__ADS_1


(Nikmati lah kisah mereka di Season ke dua)


------------------------Season 1 Ending--------------------


__ADS_2