Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Pra Persalinan


__ADS_3

Selamat malam


Selamat baca


🤗🤗


***


Untaian tasbih terlihat ditengah-tengah jari kepemilikan Nadifa. Ia terus berbaring dengan mukena yang masih menggeluti tubuhnya.


Disamping kanan terlihat Galih masih mengaji, membaca ayat Al-Quran. Mereka terus berdoa menyebut nama Sang Maha Kuasa untuk menemani langkah mereka dalam perjuangan sebentar lagi.


"Sayang..? Apakah kamu ingin makan dulu? satu jam lagi kamu diminta untuk berpuasa."


Sejujurnya ia tidak nafsu makan saat ini. Mendadak asa untuk mengunyah dan menelan begitu saja sirna.


"Aku hanya ingin Gifali saat ini, Mas!"


"Iya sayang, aku akan membawanya kesini. Tapi nanti kalau kamu sudah melahirkan!"


"Jadi kamu ingin makan apa? Apa mau makanan Rumah Sakit? Atau mau yang lain, nanti biar aku belikan ke luar."


"Aku mau makan rendang, Mas! Aku mau makan berdua sama kamu."


"Iya sayang, nanti aku suapi kamu. Aku pergi dulu ya, kalau ada apa-apa cepatlah tekan bell, agar Perawat cepat datang untuk menemuimu!"


Cupp.


Kecupan hangat mendarat dikening Nadifa, Galih pun berlalu untuk mencari makanan yang di inginkan sang istri tercinta.


Tak berapa lama, Langkah kaki pun terdengar kembali. Lalu terhenti tanpa mengucap suara.

__ADS_1


"Siapa itu?" bisik Nadifa, ia masih memiringkan tubuhnya, membelakangi arah pintu masuk.


Seketika Nadifa pun menoleh. Begitu kagetnya dia, melihati sesosok lelaki ini. Lelaki yang pernah ada dalam relung hatinya.


Nadifa pun bangkit setengah duduk diranjang pasien. Melihati wajah lelaki itu yang menggenang akan air mata. Ia masih berdiri mematung disana, tanpa ucap dan kata. Kedua matanya fokus melihati keadaan Nadifa yang nestapa saat ini.


"Pak Malik?"


Mendengar suaranya dipanggil, turunlah deras air mata lelaki ini. Ia berjalan cepat untuk mendekap Nadifa. Ia menangis sejadi-jadinya. Menumpahkan segala rindu dalam ke nestapaan.


"Pak?" panggilnya lagi.


"Jangan menangis, Pak! Aku kuat..."


Malik dengan cepat melepas dekapannya. Menarik tubuhnya beberapa cm dari Nadifa.


"Maaf Dif, saya terlalu terbawa suasana. Saya terlalu cemas memikirkan kamu!"


"Galih telepon saya, dia minta tolong untuk menitipkan Gifali beberapa hari dirumah kami. Katanya kamu mendadak harus dioperasi karena keadaan kamu yang seperti ini. Saya jadi gegana, mikirin kamu terus!"


"Tapi, Difa nggak perlu khawatir. Gifali akan saya urus bersama Bunda dirumah. Kamu dan Galih harus tetap berjuang, saya yakin Difa dan anak kalian pasti akan selamat!"


Malik terus menguatkan dirinya. Ia sudah terbawa suasana sedari tadi. Runtuhlah pertahanan kebijaksanaanya, jangan lupakan! Malik juga hanya manusia biasa, ia punya sisi lemah dan sensitiv.


"Nggak usah khawatirkan Difa, Pak! Kan katamu, aku akan selamat. Itu tandanya Pak Malik harus bahagia!"


Difa menepis keraguan yang semakin bertahta dalam benaknya. Nasihat yang ia lontarkan barusan kepada Malik semata-mata Nasihat yang ia tujukan sendiri kepada dirinya.


"Titip Gifali ya Pak, maaf kan aku merepotkan mu selalu! Aku dan Mas Galih tidak punya siapa-siapa lagi selain kalian."


"Saya tidak merasa direpotkan sama sekali. Malah Bunda selalu menanyakan bagaimana sekarang keadaan kamu, Galih dan Gifali. Kami semua mencintai, kalian!"

__ADS_1


Disela-sela pembicaraan mereka terdengar kembali langkah yang baru saja masuk dari luar pintu. Melangkah begitu pelan. Membuat Nadifa dan Malik terus menoleh menunggu siapakah yang akan datang terlihat dihadapannya.


Tug.


Langkah kaki terakhir menepi tepat dikedua mata mereka. Malik dan Nadifa saling bertukar pandangan.


Mereka kaget!


"Mas?" seru Nadifa dengan wajah masih pucat pasi.


***


Oiya aku mau ngasih tahu kalo PART TIGA nya aku buat di cover baru ya.


judulnya :


Jangan Berhenti Mencintaiku diganti kejudul GIFALI dan MAURA ya


Dan selagi kalian nunggu cerita ini update kalian juga bisa baca karyaku yang lain ya:


**1. MantanKu PresdirKu SuamiKu



GIFALI DAN MAURA


Dua Kali Menikah**



Bisa klik di profil aku ya, terus pilih karya.

__ADS_1


Like nya guys, thank you🖤


__ADS_2