Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Tiga Bulan.


__ADS_3

Masih setia ya...mett baca guys🖤🤗


****


Hari ini Nadifa tertegun diam, hatinya gelisah isi dalam kepalanya berkecamuk. Tumben sekali sudah siang tidak ada pesan masuk dari Galih. Mungkin sore ! fikir Nadifa.


Kebiasaan Galih tidak pernah luntur dan berubah, ia tetap mengirimi pesan menanyakan kabar apapun itu untuk merayu kembali hati sang istri yang kini sedang dimabuk kekecewaan setiap hari.


Tiga bulan mereka sudah berpisah ranjang dan tidak bertemu untuk menuangkan rasa rindu, cinta dan sayang.


Entah mengapa Nadifa merasa rindu dengan Galih, ia terus berpusat memikirkan Galih. Dia memang masih mencintai lelaki yang sudah ia kenal selama kurang lebih 10 tahun itu, 4 tahun pedekate dari masa SMA sampai ke perguruan tinggi, 1 tahun berpacaran lalu memutuskan menikah sampai sudah menginjak tahun ke 5, memang Nadifa menikah muda diumur 21tahun, itu karna permintaan Galih yang selalu memburu-burunya untuk cepat menikah.


"Aku harus tetap konsisten dengan keputusanku, aku akan meminta cerai kepada Mas Galih, setelah Gita melahirkan!"


Nadifa membuang paksa semua kenangan yang mulai merasuki hati dan kepalanya. Ia merasa garis perjodohan dengan Galih sudah lama berakhir.

__ADS_1


Dalam tiga bulan ini Fajar dan Naka sudah mengisi hari-hari Nadifa dengan baik, malah wajah Malik dan rasa sukanya sudah mulai berangsur menghilang. Ia sudah mengikhlaskan bahwa Malik adalah kenangan terindah yang tidak boleh dibuka-buka lagi, tetap bersemayam disanubari sebagai suatu pembelajaran.


Nadifa mengelu-elus cincin yang melingkar dijarinya, bukan cincin pernikahan dari Galih melainkan cincin yang dibelikan oleh Fajar hanya alasan cuma-cuma. Fajar belum berani mengutarakan perasaaanya, ia yakin Nadifa belum sepenuhnya pulih.


*****


"Gimana dok keadaan istri saya?" raut ketakutan dan gelisah mengembang jelas di mimik wajah Galih.


Dokter menenangkan dengan bijak," Tenang ya Pak, Rumah Sakit sedang mengusahakan untuk mencari labu darah,"


Galih mengangguk sambil terus melihati Gita yang tengah berbaring di ranjang pasien, merintih lemas memegangi perut buncitnya yang sudah memasuki 8 bulan. Wajahnya begitu pucat, bibirnya putih dan nafasnya tersengal-sengal. Galih kacau melihat keadaan Gita seperti saat ini. Timbulah rasa penyesalan dalam dadanya belum bisa menjadi suami dan ayah yang siaga untuk mereka.


"Maaf Pak, sangat disayangkan untuk persediaan darah yang sesuai dengan Gol darah istri Bapak sedang kosong, kami masih mengupayakan menghubungi PMI, nyatanya disana juga belum ada persediaan, apakah bapak bisa menghubungi para kerabat atau saudara yang sesuai dengan golongan darah istri bapak," Dokter menjelaskan kembali.


"Apa golongan darahnya istri saya Dok ?"

__ADS_1


Dokter kembali menatap hasil cek laboratorium,"Golongan darahnya AB Positif, Pak,"


Galih hening, kakinya lemas seketika. Melihat ada istri dan anak yang sedang butuh darah untuk sumber kehidupan mereka.


Galih pun mulai menghubungi sanak saudara yang ada di HP Gita. Ia mulai menghubungi satu persatu saudara, namun hasilnya Nihil. Tidak mendapatkan titik terang apapun.


Galih putu asa ! baru kali ini ia merasa jika ia akan benar-benar menjadi seorang Ayah.


Dalam kepalanya ia teringat akan Nadifa, dimana istrinya itu mempunyai golongan darah AB positif. Ia pun dengan semangat mencoba menghubungi Nadifa, namun niat itu di urungkan kembali.


"Pantaskah aku, untuk meminta kembali bantuannya untuk menyelamatkan wanita yang sudah merusak kehidupan rumah tangga kami. Tiga bulan sudah aku tidak dapat melihatnya, mungkin ini adalah hukuman atas kemurkaannya padaku!"


Galih terus mengiba, ia menjadi serba salah. Tetap berfikir mencari bantuan darah dari mana lagi. Saudara dan kerabat sudah dihubungi, para teman sekantor pun sudah namun tidak membuahkan hasil. Ia makin tersiksa dengan keadaan Gita saat ini.


**Aku sekali lagi ucapin makasi banget buat kalian yang udah apreciate sama cerita mereka, dengan cara kalian VOTE, LIKE dan Beragam KOMEN yang membuat inspirasi aku selalu muncul..makasi banyak guys🖤🖤

__ADS_1


yukss.. saling follow IG aku @megadischa.


Banyak teman . Banyak saudar. Banyak rezeki..🖤🖤🤗**


__ADS_2