Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Salah Faham


__ADS_3

Tok..Tok..Tok


Suara ketukan pintu terdengar dari pintu ruangan Galih. Tempat yang terlihat sangat besar karna hanya dirinya sendiri yang menempati ruangan itu. Fasilitas di ruangan ini pun sangat diatas standar. Ada Sofa tersendiri untuk menerima tamu. Ada lemari dingin dan peralatan TV beserta alat karaoke.


Munculah Alea, seketaris pribadi Galih yang difungsikan untuk lebih membantunya dalam pekerjaan. Alea adalah wanita cantik, umurnya lebih muda tiga tahun dibanding Galih, ia mempunyai perangai yang sangat menggoda setiap lelaki yang menatapinya.


Alea dipindahkan oleh Presiden Direktur dari cabang lain untuk pindah ke cabang SUAM, karna ia dikenal cerdas dan cekatan sebagai seseorang seketaris. Tentu dirinya akan membantu dan membimbing sekali Galih diposisi barunya.


Alea pun menghampiri Galih dan duduk dengan sopan dihadapannya.


"Maaf Pak, perkenalkan saya Alea Kirani. Hari ini saya mulai bekerja untuk membantu bapak. Saya akan menjadi sekretaris pribadi Pak Galih. Semoga kinerja saya dapat diterima dengan baik," Alea memberikan senyum termanisnya kepada Galih. Wakil Direktur SUAM yang baru.


" Galih Hadnan, SE, ME "


"Senang bekerja dengan Ibu Alea. Semoga kedepannya kita akan menjadi tim yang solid, saya juga masih belajar dengan posisi ini," Galih menyambut baik Alea dengan tangan terbuka.

__ADS_1


"Jangan panggil Ibu Pak, Alea saja!" Alea terus mengembangkan senyumnya, ia terus menatapi Galih tanpa henti. "Gagah sekali dia?" batin Alea yang mengangumi kegagahan wajah dan penampilan Galih. Perempuan manapun akan tergila-gila padanya namun hanya Nadifa yang pernah bodoh, sempat berpaling dan membagi cintanya.


Mungkin masih sampai saat ini---entah lah!


"Oh ya Pak, ini beberapa naskah pidato yang sudah saya siapkan, untuk pembukaan unit baru di SUAM, 2 minggu lagi dan beberapa dokumen kontrak dengan rekanan yang harus ditanda tangani, sekilas saya sudah membacanya dan perjanjian kontrak itu sama-sama menguntungkan belah pihak. Pak Galih boleh membacanya ulang,"


Ucapan itu sontak membuat Galih terkagum-kagum ia merasa sangat terbantu.


"Baiklah Alea, terima kasih ya. Saya sangat senang terbantu oleh kamu," Galih bersikap bijak sebagai rekan kerja.


"Baik Pak, saya permisi!" Alea pun bangkit dan berlalu dari posisinya tadi. Belum sempat menyambangi pintu keluar, Alea memegangi dahinya lalu terjatuh ke lantai. Sontak membuat Galih panik dan berlari mendekat. Dipapahnya Aleas ke sofa untuk dibanguninya.


Tubuh Galih merunduk, wajah nya terus menatap dekat melihati Alea untuk membangunkan wanita itu dengan cepat.


Braggg----!!

__ADS_1


Pintu terbuka lebar, ada sosok wanita yang tengah berdiri dengan satu langkah masuk kedalam, berteriak dan memaki Galih.


Galih sontak kaget bukan kepalang, ia tidak menyangka melihat wanita ini dalam posisinya yang seperti itu. Posisi seperti tengah mencium wanita yang sedang terkapar di sofa.


"Papah----!!"


"Keterlaluan kamu!" Nadifa menghampiri suaminya lalu menarik dan memukuli nya tanpa jeda. Nadifa terus memaki dan meraung, ia tidak terima dengan sikap Galih yang tidak beretika didalam kantor.


"Keterlaluan!" Nadifa hanya mengulang-ngulang kata itu tidak tentu arah. Ia terus memaki Galih terus memukulnya tak henti-henti.


"Mamah, dengerin papah dulu. Ini enggak seperti yang kamu lihat," Galih mencoba menenangkan Nadifa dengan memengangi kedua tangan Nadifa yang terus menghujainya dengan pukulan.


"Aku benci sama kata-kata itu! kata-kata yang selalu kamu gunain kalo udah abis kaya gini!" Nadifa berteriak keras, ia semakin diradang emosi. Ia terus melepaskan dirinya dari Galih, lalu melemparkan bungkusan makan siang yang ia bawah menjadi berhamburan ke lantai.


Tanpa kata-kata, Nadifa membawa cepat langkah kaki nya untuk keluar dari pintu depan, namun sebelum langkah kaki sampai. Ia merasa tubuhnya lemas seketika, cahaya mata nya terasa gelap. Ia pun terjatuh dan tidak sadarkan diri.

__ADS_1


**Nadifa pingsan ! Alea pingsan. Keadaan dua wanita itu kini membuat Galih ingin menyusuli mereka juga untuk tidak sadarkan diri!


Hayy kesayangan, jangan lupa LIKE dan VOTE dan tinggalkan komen kalian, thankyou❤️**


__ADS_2