Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Makan malam bersama


__ADS_3

Malik yang sudah selesai mandi membuka tas untuk meraih HPnya, sudah ditebak ia pasti ingin melihat pesan masuk dari Nadifa


betul saja pesan itu sudah masuk dari setengah jam yang lalu.


Ia pun langsung membalas pesan tersebut.


Malik :


***Aku sudah sampai, jangan lupa makan dan tidurlah tepat waktu***


send.....


Mungkin pesan itu akan lama dibalas oleh Nadifa mengingat ia sudah terlebih dahulu tidur sebelum mandi dan berganti pakaian kantor, Malik akan sangat patah hati jika mengetahui yang sedang terjadi pada Nadifa saat ini.


Malik kembali mematikan HP nya dan menghapus history chatnya memasukan kembali kedalam tas, berjalan keluar kamar menuju ruang TV dimana anak-anakanya kini berada.


Terlihat Kinanti sedang sibuk didapur untuk memasak, kebetulan hari ini adalah hari longgarnya dari jadwal siaran yang begitu padat.


Kinanti memang hanya bisa memasak makanan yang simpel-simpel saja dan rasanya masih jauh kalah enak dibanding Nadifa. bagi Malik dan Galih, Nadifa adalah suatu tempat terbaik untuk mengenyangkan perut mereka.

__ADS_1


"Ayah tolong lihat gambarku ini bagus tidak ?" tanya Aisyah memperlihatkan hasil gambarnya.


"Bagus nak," Malik mengusap-usap rambut Aisyah.


"Adek enggak belajar ?" tanyanya kepada letta yang sedang asyik memakan cemilan biskuit cokelat yang ada ditoples sambil melihati TV


Sambil mengungunyah dan serius menatap TV, letta hanya bisa menggeleng tanda bahwa ia tidak mau belajar.


"Ayo semua makan dulu," ucap Kinanti sambil meletakan Ikan goreng dimeja yang ditemani oleh sayur sop bakso sebagai pelengkap yang sudah tersaji terlebih dahulu dimeja.


Semua mata seketika mengarah ke meja makan dan mulai bangkit untuk menhampiri Istri dan Ibu mereka.


Mungkin kegiatan ini terhitung hanya 4-7x dalam sebulan, mengingat Malik lebih sering membawa makanan siap saji dari luar rumah karena Kinanti yang hampir selalu pulang malam atau sudah lelah karena bekerja.


Mereka pun mulai makan dengan lahap, sesekali beberapa kalimat menggodai anak dan istrinya terucap keluar dari Malik.


"Aku mau bakso nya lagi," ucap Letta.


"Ini sayang," Kinanti menuangkan bakso di piring letta.

__ADS_1


"Ayo makan dulu bun, kita makan bersama," Malik menghentikan kunyahanya sebentar.


melihat Kinanti yang masih berdiri menyiapkan makanan mereka dan belum melepas celemek ditubuhnya.


"Iya sayang," Kinanti melepas celemeknya dan menarik kursi disamping Malik untuk mulai makan bersama keluarga mereka.


"2 minggu lagi akan ada Family Gathering dikanto Ayah, tujuan dan acaranya masih belum diputuskan, ayah mau bunda, Aisyah dan Letaa ikut, Bunda jangan terima tawaran siaran di hari Weekend."


Kinanti hanya mengangguk terus menyelesaikan kunyahannya yang sudah membelenggu mulutnya.


"Yeahh...asyikk!!" teriak Aisyah dan Letta.


Anak-anak ini merasa sangat senang ketika mendengar ayahnya akan membawa mereka untuk pergi bertamasya bersama, mengingat Bundanya teramat sibuk selama ini.


Malik tersenyum bahagia melihat anak-anaknya antusias seperti ini, sepertinya kebahagiaan nya terasa lebih lengkap ketika ada Nadifa muncul dalam hidupnya.


Cinta terlarang yang selalu bersahabat dengan mereka yang sudah memasuki ke bulan Tujuh, walau sampai saat ini hubungan Nadifa dan Malik belum terlampau jauh layaknya sampai kebablasan melakukan hubungan suami istri.


Malik dan Nadifa masih bisa menahan untuk hal ini, walau tidak mungkin jika ada kesempatan lebih jauh mereka bisa kebabalasan.

__ADS_1


****Hayyyy Guysss...terus tunggu kelanjutannya yah...karna sebentar lagii...Drama ini akan mencapai Klimaks..penasaran kan??? happy for reading yah**** LIKE VOTE FAV ya*****


__ADS_2