Bersahabat Dengan Cinta Terlarang

Bersahabat Dengan Cinta Terlarang
Terkabulnya sebuah DOA


__ADS_3

Galih terus melangkahkan kaki nya untuk menuruni anak tangga. Kepala terasa berat menggelegar, ia tidak akan sanggup membayangkan jika Nadifa pergi lagi dari hidupnya serta membawa Gifali, putra nya.


Lalu


Ada suara sayup-sayup terdengar bias, suara yang tidak asing terdengar di telinganya. Langkah demi langkah ia ikuti, terus mengikuti sumber suara yang semakin terdengar jelas. Langkah nya terhenti tepat didepan pintu kamar tamu, terdengar dua suara yang seperti tengah berbisik. Jantung Galih mulai runtuh terkoyak.


Pintu dibuka pelan, ada Gifali tengah asik menatap atap langit dengan gelembungan saliva di bibir nya, anak ini tergeletak di tengah kasur seorang diri.


Di putar kembali bola mata nya ke arah kiri, terlihat Nadifa yang tengah memblakangi nya lurus ke arah kiblat, ia terpaku dalam gelaran sajadah lembut nan indah. Sebuah mukena renda brukat warna pink keunguan yang dihiasi beberapa butir mutiara menyelimuti tubuhnya.


Lega hati lelaki ini ketika mendapati sosok istri dan anak nya dirumah. Sungguh bodoh nya ia terlalu gegabah dalam menuduh, menyakiti dan memfitnah istrinya tanpa berfikir dulu dengan akal sehat.


Beruntung lah Tuhan masih mau menjaga rumah tangga mereka untuk kembali membaik.


Ia tidak faham jika kesuksesan yang kini ia dapatkan, berkat doa yang tak urun-urun merintih dari bibir istrinya. Selalu menengadahkan kedua tangan untuk bermunajat menyebutkan nama suami agar selalu sehat, lancar rezeki dan dijauhkan dari segala marabahaya yang akan mengincar dirinya.


Galih terus melangkah mendekati sang istri yang tengah berdzikir dengan untaian tasbih digenggaman tangannya. Kedua matanya terus terpejam khusyu, sampai suara langkah suaminya tidak ia dengar sama sekali.

__ADS_1


Seketika Nadifa kaget, ketika ada sesosok tubuh yang tengah bergoler diatas paha dirinya yang masih diselimuti oleh kain mukena.


Nadifa membuka cepat kedua mata miliknya. Terliha sang suami yang sedang menyenderkan kepala sambil menutup mata. Ia kaget sedikit namun masih bisa untuk menahan agar tidak mengeluarkan suara.


Dibelainya pipi sang suami secara lembut, di usap-usap tubuh sang suami yang tengah bergoler.


"Begitu cepatnya, Allah mengabulkan doa ku untuk mengembalikan kamu, Mas." Nadifa merintih dalam hatinya lalu bersyukur tiada tara kepada Sang Pencipta- Nya.


"Kenapa kalian ada disini? tadi aku mencari kalian dikamar atas namun tidak ada." tanya Galih tetap berada dalam posisi ini, tanpa membuka kedua mata nya.


"Di kamar atas, AC nya rusak. Aku mau telepon kamu, takutnya kamu sedang sibuk karena ada banyak meeting. Gifali jadi rewel seharian, nangis terus, nggak mau lepas dari gendongan. Terpaksa aku gendong-gendong saat aku masak, mencuci dan-----"


Ia tidak sanggup jika terus mendengarkan celotehan istrinya yang sedari tadi sibuk mengurusi rumah, Gifali dan anak yang tengah dikandungnya. Ia merasa seperti suami yang tidak ada gunanya saat ini, beralasan berangkat ke kantor hanya untuk menjauhi sang istri dan memata-matai nya. Ia lupa jika Nadifa masih harus bedrest total.


Sungguh Galih amat lah bodoh !


Dadanya terasa berat menahan sesak karna sudah menyesal menyakiti istri yang luar biasa baik bagai bidadari. Galih tidak akan pernah menemukan wanita seperti ini.

__ADS_1


"Capek ya, meeting terus? sini mamah pijiti badan kamu Pah."


Galih hanya diam membisu, semakin sesak jiwa nya. Tidak terasa air mata nya mengalir pelan dari ekor matanya. Ia menahan isak tangis agar tidak mencuat ke udara.


"Aku masakin makanan kesukaan kamu. Aku panasin dulu ya, kamu pasti udah laper kan?"


Nadifa mulai menggerakan tubuhnya untuk bangkit namun terhenti karna tubuh Galih yang enggan untuk berpindah.


Lelaki itu masih belum ada kekuatan untuk menatap wajah sang istri yang telah ia sakiti berkali-kali dengan ucapan yang menusuk jantungnya.


Berbeda dengan Nadifa yang terus mengucap syukur tiada henti kepada Allah SWT didalam relung jiwanya.


Berterima kasih karena Allah dengan cepat telah mengembalikan hati sang suami untuk kembali kedalam dekapan nya.


***


**Like sama Vote nya jangan lupa ya, biar aku semangat terus🤗🤗❤️ dan tinggalin komen kalian ya..Insya allah aku akan UP beberapa part lagi dimulai esok ya. Soalnya hari ini body aku capek banget.

__ADS_1


Aku UP malam ini karna udah janji sama kalian...maaf nunggunya kemaleman..see you guys💖💖🖤**


__ADS_2