
Pagi harinya suasana hati putri Shana terlihat begitu baik. Wajahnya terus saja sumringah, tidak seperti biasanya yang terlihat malas dan acuh. Wanita itu bahkan memuji sarapan pagi ini padahal biasanya juga sarapan memiliki menu yang sama.
" pelayan, bisa tolong kau ambilkan aku beberapa buah"
" ten..tentu putri"
para pelayan bahkan sampai tidak percaya dan mengira jika pendengarannya bermasalah. Mereka menjadi penasaran apa yang sudah merasuki Putri sampai bisa seramah hari ini.
Tidak ada yang menyangka jika semua yang terlihat baik dan ramah ini adalah karena perbuatan hina yang telah putri mereka lakukan. siapapun tidak akan percaya jika mendengar putri mereka telah melakukan perbuatan tak pantas di dalam istananya sendiri tanpa paksaan yang jelas. Meskipun rupa boleh ayu, tapi tidak pula mencerminkan perilakunya.
" ini putri" pelayan datang membawa sekeranjang buah segar.
" pergilah" ucap Shana tak kala dia melihat Douglas berjalan memasuki kamarnya.
Semua pelayan dengan pantun berjalan keluar, Douglas memberikan sanjungan sebagai formalitas.
" bagaimana tidurmu?" tanya Douglas setelah memastikan sudah tidak ada lagi pelayan.
" sedikit lebih nyenyak daripada sebelumnya" jawab Shana dengan nada manja.
" kau mungkin kelelahan semalam" sambil mengerlingkan matanya.
" sudah jangan bahas hal itu terus, membuatku malu"
" jangan malu, semalam kau luar biasa" bisik Douglas semakin mendekati Shana.
__ADS_1
" hentikan, aku ingin membahas sesuatu denganmu" cegah Shana saat tangan nakal Douglas ingin menyentuh bibirnya.
" masalah apa?"
" air yang sudah aku mantrai itu, kapan aku bisa menggunakannya?"
" bisa kapan saja, tapi sebaiknya menunggu sampai semua air itu habis. mungkin 2 sampai 3 hari lagi. Pasukan itu hanya akan tunduk padamu setelahnya"
" baguslah. lalu kapan kau akan membuat ramuan kutukan itu? aku sudah sangat ingin membuat lelaki bodoh itu merasakan pembalasan dendamku"
" mungkin malam ini, membuat Raja Gyan menerima kutukan itu tidak mudah. setidaknya kita bisa membaginya menjadi beberapa tahapan. aku yakin lelaki itu tidak akan menyadarinya, sampai dia benar-benar terjebak dalam rencana kita"
" sebelum itu aku bisa bermain-main dengan pasukan milikku sendiri" celetuk Shana kegirangan. Kini niat awalnya bukan lagi ingin membalas dendam saja, wanita itu mulai tergoda dengan kekuasaan serta kekuatan. Menguasai Prysona baginya tidaklah cukup, dia menginginkan sesuatu yang lebih dari ini.
Hari itu pasukan kerajaan Prysona mendapatkan kabar atas dikirimnya bantuan logistik serta perlengkapan lainnya. Mereka menyambut dengan gembira, setelah kabar buruk mengenai eksekusi rekan mereka. Setidaknya ini akan menjadi pelipur lara kegundahan hati mereka.
" iya yang mulia. bantuan itu telah dikirim dengan jalur khusus, sehingga akan sampai lebih cepat dari perkiraan. apalagi putri Shana juga akan mengirimkan bantuan tambahan dalam waktu dekat" ucap panglima.
" bagus sekali. ini kabar baik. Aku ingin setelah bantuan pertama datang kita langsung bergegas menuju perbatasan Garamantian. dengan semangat menggelora kita lawan mereka dan beri pelajaran"
" iya yang mulia. Dengan begini kita yakin. kemenangan akan ada di tangan kita"
Semua menjadi sangat berbeda. Situasi yang awalnya lemah tak ada harapan. Sekarang menjadi hidup dan penuh semangat. Tanpa mereka tau bantuan apa yang sedang menanti mereka.
......................................
__ADS_1
kerajaan Mystick kembali menggelar pertemuan setelah kemarin mereka sudah membagi tugas kerajaan. Tapi hanya beberapa bagian saja, selebihnya masih menunggu data lapangan untuk di laporkan.
" putri Valmira, kami udah melakukan pemeriksaan jika penjahat Violet sering sekali mengambil pajak pada petani serta pekerja lainnya. Sehingga jumlah kemiskinan menjadi lebih besar daripada yang tertulis di laporan kerajaan" ucap penjabat bagian kesejahteraan masyarakat.
" lalu apa rencanamu dalam waktu dekat?"
" saya meminta bendahara kerajaan untuk membuka kas kerajaan untuk mengembangbiakkan bibit tanaman serta pembuat alat pertanian"
" bagus. lalu yang lain?"
" putri, saya ingin melaporkan masalah sihir hitam penjahat Violet" ucap Kangta. lelaki itu di tunjuk secara khusus untuk menangani masalah ini beberapa hari yang lalu.
" sampaikan" balas Valmira penasaran.
" saya menemukan jika ternyata mayat para persembahan selama ini memiliki sebuah benang sihir. Hampir semuanya, hal ini memungkinkan jika mereka bisa di panggil kembali sebagai arwah gentayangan"
semua yang mendengar tampak sedikit ketakutan. Jika begitu bisa jadi mereka menyerang penduduk yang masih hidup.
" arwah gentayangan? ini akan meneror yang lainnya dan menyebabkan kerusakan yang parah"
" bagaimana mengatasinya?" hampir semua memiliki pertanyaan yang sama.
" mungkin bisa dengan menggunakan mantra pelebur arwah. sayangnya ini membutuhkan kemampuan sihir yang bagus. Di kerajaan ini penyihir senior yang tersisa sangat sedikit, jadi saya khawatir mungkin perlu kekuatan ektra jika sampai mereka di bangunkan"
Semua mulai panik, keadaan kerajaan jauh lebih buruk daripada penilaian awal mereka.
__ADS_1
" segera hukum mati saja penjahat Violet agar tidak bisa membangun mereka" celetuk salah satu pejabat junior.
" kalian jangan khawatir, aku dan tuan Kangta akan membahas solusi yang tepat untuk masalah ini. kalian fokus saja dengan tugas masing-masing" jelas Valmira mencoba menenangkan pejabatnya. meskipun dia sendiri tidak tau apa solusi yang tepat, Valmira hanya yakin jika masalah ini pasti akan segera selesai.