Calon Ratu Menjadi Budak Persembahan

Calon Ratu Menjadi Budak Persembahan
Rencana Pengejaran


__ADS_3

Kamar Kangta terlihat ramai dengan tabib kerajaan. Setelah memilih melepaskan aura iblis, Valmira langsung kembali dan membawa Kangta agar segera mendapatkan penanganan.


" bagaimana dengan kondisinya saat ini?" tanya Deon yang baru saja datang dari wilayah selatan.


" tuan Kangta masih memerlukan banyak sekali energi serta ramuan khusus. Kami sudah membantu tuan Kangta melewati masa kritisnya. mungkin jika energinya mulai stabil, maka tuan Kangta baru bisa sadar" jawab tabib dengan wajah sendu. Menurutnya tuan Kangta terlalu banyak kehilangan energi inti jiwa. tubuhnya memerlukan banyak waktu sampai bisa dalam kondisi stabil.


" apakah tidak ada cara lain agar tuan Kangta bisa segara sadar?"


" tidak ada, putri sudah memberikan cadangan energi yang membuat tuan Kangta bisa bertahan sejauh ini. untuk selanjutnya hanya bisa bergantung pada tubuh tuan Kangta sendiri"


" baiklah kalau begitu, terimakasih tabib" ucap Deon pasrah. Dia tidak bisa memaksa keadaan, ini juga sudah jauh ebih baik.


Keesokan harinya para menteri meminta diadakan pertemuan mendadak. selain membahas berakhirnya sihir hitam di kerajaan mereka juga menuntut agar Valmira segera melaksanakan acara pelantikan dirinya sebagai Ratu kerajaan Mystick. Karena sejak Valmira kembali wanita itu sama sekali tidak mengurus hal semacam ini. Wanita itu terlalu sibuk dengan penumpasan sihir hitam.


" kami meminta agar acara itu segera di laksanakan, anda sudah sangat pantas menyandang gelar Ratu" desak salah satu menteri.


" benar putri, kami sudah terlalu lama menantikan anda menaiki tahta kerajaan" diikuti yang lain.


" baiklah, aku akan mengikuti saja. Kalian persiapkan dengan baik acara prosesi pelantikan itu secepatnya. Karena bagaimanapun keadaan kerajaan masih butuh bantuan dan Kita juga belum memulai perbaikan dalam beberapa sektor kerajaan" balas Valmira tanpa keberatan.


" baik putri, kami akan mempersiapkannya dengan sebaik dan secepat mungkin"


" baiklah, rapat dibubarkan"


hampir semua menteri keluar aula dengan wajah begitu gembira. Posisi Ratu akan segera terisi dengan seseorang yang memang layak menepatinya.


Berbeda dengan kerajaan Prysona, yang saat ini juga tengah merencanakan pelaksanaan acara pergantian status putri mahkota menjadi Ratu kerajaan.


Kabar meninggalnya Raja Prysona sudah menyebar ke semua penjuru kerajaan. Alasan kematian sebenarnya tentu di tutup rapat oleh Shana, wanita itu dan seluruh anggota kerajaan mengumumkan jika kematian Raja Prysona adalah karena luka berat pasca peperangan waktu lalu. Tidak ada satu orang pun yang meragukan kabar ini, semuanya tertata rapi sesuai dengan keinginan Shana.


" putri dari bagian penjahit akan tiba saat sore nanti dengan membawa beberapa contoh kain dan ornamen yang akan digunakan untuk gaun pelantikan anda" ucap pelayan istananya.

__ADS_1


" baiklah, aku akan menunggu. Jangan lupa buat kan juga mahkota terbaik dan termewah daripada sebelumnya" balas Shana dengan penuh antusias.


Shana merasakan tubuhnya berkali lipat lebih berenergi setelah ritual terakhir kali.


" baik putri" jawab pelayannya dengan penuh kepatuhan. Mereka sama sekali tidak menaruh curiga. Padahal semua kejadian aneh itu di lakukan di istana kerajaan.


" apa setelah ini aku bisa menunjukkan diriku dengan bebas?" tanya Douglas saat semua pelayan sudah pergi.


" tentu saja, setelah ini posisi ku adalah yang paling tinggi di sini. siapapun tak akan yang berani membantah perintah ku. Kau akan aman dan bisa melakukan apapun sesukamu" jawab Shana sombong.


" aku beruntung sekali memilikimu" balas Kangta sambil mencium punggung tangan Shana.


Hari terus berganti, baik di Prysona ataupun di kerajaan Mystick telah menyelenggarakan pelantikan Ratu kerajaan. Keduanya kini menjadi penguasa atas Daerah kerajaan masing-masing.


Valmira dengan cepatnya segera mengirimkan berbagai macam bantuan pada rakyat Mystick. Semuanya benar-benar sudah berakhir. Sihir hitam kini lenyap dalam kerajaannya, kini tinggal penataan ulang pemerintahan. Valmira juga memperkenalkan G secara resmi dan bayi kecil itu langsung mendapatkan gelar putra mahkota. Semua penduduk tampak senang dan menerima kehadiran G, meskipun mereka tidak tau ayah dari sang putra mahkota. bagi mereka masalah ini bukanlah masalah serius.


" selamat atas pelantikan Ratu, Saya tidak menyangka jika bisa menghadiri acara agung seperti ini" ucap Deon pada Valmira. Mereka baru saja menjenguk Kangta yang masih belum sadarkan diri. Tapi mereka cukup lega saat tau jika kondisi lelaki itu berangsur membaik. Energi putih juga berputar lancar di tubuhnya. Mungkin sebentar lagi lelaki itu akan sadar kembali.


" lalu bagaimana rencana selanjutnya dari Ratu mengenai iblis yang lolos itu?"


" aku tidak mungkin lepas tangan begitu saja. Setelah semua pemulihan kerajaan selesai aku berniat pergi sebentar untuk mengejar iblis tersebut"


" saya akan ikut Ratu"


" kau tidak ingin pulang, kau pergi terlalu lama" Valmira memberikan masukan.


" tidak Ratu. sejak kecil saya sudah terbiasa berkelana. Lagipula perginya iblis itu juga pasti menimbulkan banyak kekacauan. Saya bisa membantu sebisanya"


" kau benar. iblis itu sudah tidak tertarik dengan kerajaan karena disini tak ada yang menggunakan sihir hitam. Mungkin diluar sana ada sihir hitam lain yang membuatnya tertarik. Kita harus memastikan iblis itu benar-benar lenyap dari Azerbaza"


" iya Ratu saya sangat setuju"

__ADS_1


Berbeda dengan Valmira, Shana memulai tugas dengan merencanakan pembunuhan pada penyihir di kerajaannya ataupun di kerajaan lain. Tujuan utamanya adalah demi melawan Gyan dan selanjutnya adalah untuk menguasai tanah Azerbaza.


"aku serahkan semuanya padamu, yang jelas setiap pekan nya kau bawakan korban dan aku akan melaksanakan ritual. Aku ingin tidak sampai purnama berganti aku harus bisa memiliki kekuatan sihir hitam maha dasyat"


" jangan khawatir semuanya akan saya lakukan demi Ratu" jawab Douglas senang.


" kau memang yang terbaik" ucap Shana dengan tersenyum manis.


Kabar meninggalnya Raja Prysona serta pengangkatan Shana sebagai Ratu baru Prysona kini terdengar di telinga Gyan. meski kondisi lelaki itu terbilang lemah tapi dia tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Raja. Gyan tak mau mangkir dengan dalih sakit.


" ini pertanda yang buruk" ucap Gyan setelah Aden menjelaskan situasi terbaru di kerajaan Prysona.


" maksud yang mulia?"


" aku menyuruhmu memulangkan Raja Prysona adalah karena dia memiliki janji padaku. Dia seharusnya menghukum putrinya sendiri karena sudah menggunakan sihir hitam. Kini mendengar dia mati tentu saja bukan hal yang wajar. Wanita ular itu pasti sudah membunuh ayahnya sendiri" nilai Gyan. Selalu saja Gyan bisa menilai segala sesuatu dengan sangat akurat dan selalu minim kesalahan.


" jadi maksud yang mulia naiknya Shana adalah dengan jalan kotor?"


" bukan lagi jalan kotor, wanita itu telah melakukan hal terlarang dengan melakukan praktik sihir hitam. Apalagi aku merasa jika kekuatannya mulai naik berkali lipat daripada sebelumnya"


" apa itu juga membuat kutukan dalam tubuh yang mulia semakin besar?"


" kutukan ini terus menyebar, dan aku tidak bisa terus menerus diam seperti ini. Sebelum semuanya terlambat kita harus mengumpulkan para penyihir dan merundingkan untuk menghukum Shana"


" saya akan mengirim surat pada penyihir Garamantian untuk segera berkumpul"


" iya benar, akan lebih bagus jika penyihir lain dari luar Garamantian juga bisa ikut dalam perundingan" usul Gyan.


" baik yang mulia, saya akan segera membuat surat pada seluruh penyihir yang kemarin mengikuti pertemuan penyihir di sini"


" ya, baiklah" ucap Gyan dengan yakin. Semua hal ini tidak akan bisa selesai antara dia dan Shana saja. harus menggunakan pihak lain agar masalah ini bisa di saksikan oleh semua orang. Masalah sihir hitam mau dimanapun adalah hal yang terlarang dan tercela. Tidak bisa di anggap remeh, dan hukumannya tentu saja sangat berat untuk di tanggung.

__ADS_1


__ADS_2