Cewek Tomboy Jadi Ratu

Cewek Tomboy Jadi Ratu
Penampilan Baru


__ADS_3

Keesokan harinya, Gita bangun lalu melaksanakan sholat subuh, tapi dia membaringkan tubuhnya kembali dan tidur lagi. Hingga waktu menunjukan pukul 7 dan bu Hanna datang mengetuk pintu berulang kali.


Gita bangun, beranjak dari tempat tidurnya karena mendengar suara berisik, melangkahkan kaki menuju pintu kamarnya, perlahan ia membuka pintu itu dan dapat dilihat samar-samar bayangan ibunya di depan pintu, karena matanya belum sepenuhnya terbuka.


"Iya mah… ada apa? Bukankah hari ini aku libur, aku masih ngantuk mah." Gita melangkahkan kakinya kembali ke ranjangnya.


Tapi bu Hanna segera menyusulnya dan mulai menumpukkan baju-baju untuk Gita pergi ke kantor.


"Astaga.. kenapa ditaruh disitu mah?, Gita kan mau tidur."


"Gita, bukankah ini pesanan kamu kemarin, ayo pilih mau yang mana..! ini bagus-bagus semua loh."


Sejenak Gita berpikir mulai memahami apa yang ibunya katakan.


Gue lupa kalau gue mesti ngantor lagi, acara tidurnya gagal deh.. gumam Gita


Kemarin dokumen yang ditumpuk, sekarang baju yang ditumpuk, gue benci yang ditumpuk-tumpuk. Keluhnya lagi.


"Mah ini rok nya terlalu pendek, Gita gak mau, yang celana aja mah!."


"Ok ok.. celana dulu nanti coba yang rok ini ya!"


"Hmm.."


"Ya sudah cepat sana mandi Git!, anak perawan ko malas mandi."


Gita melangkahkan kakinya dengan malas menuju kamar mandi, anak perawan? Hahaha.. ya.. gue masih perawan, tapi kenapa rasanya gue gak PD ya dipanggil gitu, apa karena kejadian di dunia komik itu ya.. hmm

__ADS_1


Gita mandi dengan cepat, dia tidak suka mandi terlalu lama, dia terbiasa mandi dengan seperti itu, kecuali kalau dia ingin berendam air hangat karena lelah.


Bu Hanna segera menyodorkan baju yang tadi sepakat untuk dipakai.


Gita mengambilnya, dan bergegas memakainya di tempat tertutup di bagian kamar itu, lalu menemui ibunya kembali.


"Mah.. ko senyum-senyum gitu sih?"


"Seneng aja bisa dandanin kamu lagi, setelah sekian purnama.hehe.."


"Mamah lebay deh, tapi.. ko banyak sih alat yang mamah bawa?"


"Iya dong, kan mau dandanin kamu."


"Mah, Gita bukan mau nikahan, cuma mau ke kantor aja.. awas jangan menor loh mah, kalau bisa jangan kelihatan dandan deh..!"


Bu Hanna begitu bersemangat, dia akan mendandani anaknya dengan sebaik mungkin.


"Gita… diem dong nanti eyelinernya belepotan sayang..!"


5 detik kemudian, "Gita jangan dulu dibuka matanya, astaga.. mamah serasa mendandani bocah deh. Kesel mamah.."


"Sabar.. sabar.. bukannya tadi mamah bahagia, kenapa sekarang menjadi kesal begitu."


"Ya gara-gara kamu lah." jawab Bu Hanna emosi.


Bu Hanna, mengerucutkan bibirnya pertanda dia benar-benar kesal pada anaknya itu, setelah bekerja keras akhirnya riasan selesai bahkan rambut Gita kini dibuat ikal menggantung.

__ADS_1


Gita mulai membuka matanya, pasalnya dia menutup mata karena mengantuk, terlalu bosan didandani terlalu lama oleh ibunya itu.


"Mah… itu siapa?" Tunjuk Gita pada cermin.


"Ya kamu lah.."


"Ya ampun, ko cantik gitu ya mah, mamah hebat deh bisa sulap gitu."


"Cantik lah, anak mamah gitu loh. Itu namanya the power of make up. Keren kan Git?"


Gue baru tau kalau gue bisa cantik juga. hehe


Gita mengangkat kedua jempol tangannya, saat memilih sepatu dia memilih sepatu yang tidak ada hak nya, dia tidak mau jatuh terus menerus, kapan sampainya jika terus seperti itu.


Saat bu Hanna menggandeng anaknya, mengantarnya ke ruang tengah untuk sarapan, ternyata pak Baskoro sudah duluan duduk disana, di bantu pelayan untuk sampai disana.


Satu jam lalu istrinya izin membangunkan Gita tapi menghilang sampai sekarang belum kembali, karena lapar, Baskoro berinisiatif sarapan sendirian tanpa mengecek terlebih dahulu ke kamar Gita.


"Wah pagi-pagi sekali sudah ada temannya Gita berkunjung, kita sarapan dulu aja, memang kalau tidak kuliah dia akan tertidur sampai siang, hehe.. siapa namamu nak?" Tanya Baskoro pada Gita, sejenak dia menghentikan aktivitas sarapananya.


Seketika dua wanita dihadapan Baskoro, langsung tertawa, membuat ayah itu merasa heran.


Apakah ada yang lucu dengan pertanyaanku tadi? Kenapa mereka malah tertawa begitu? Batin Baskoro merasa bingung.


Hebat kan make up mamah Hanna gitu loh, papah aja sampe gak ngenalin anaknya sendiri. Haha Batin Hanna


Wah.. daebak papah gue gak ngenalin gue. Gumam Gita sambil menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2