
Dear sahabat readers yang baik hati,
Sebelumnya saya mohon maaf dan mohon ijin untuk tidak up hari ini. Sedikit saya ingin berbagi cerita. Entah saya akan dianggap berlebihan atau terlalu baperan saya tidak masalah. Saya rasa saya punya hak untuk juga mengungkapkan perasaan saya yang pastinya mewakili perasaan author-author remahan yang masih belajar seperti saya.
Sebenarnya, merasa tidak penting sekali menulis hal seperti ini. Tetapi, saya merasa saya harus memberikan pandangan saya dan mengungkapkan unek-unek saya agar perasaan saya pun menjadi lega.
Jujur, karena belum femes dan masih baru, saya adalah tipikal penulis yang suka melihat komentar dengan detail sampai saya akan klik profil dan menemukan novel-novel lain yang dibaca dan dikomentari.
Pada saatnya, kebiasaan saya itu membawa pada hal yang mengusik saya. Di mana novel saya ini di compare dengan novel lain secara gamblang menyebut judul. Dan mengatakan halu saya berlebihan dan lain-lain. Bersyukurnya saya kenal dengan author yang komennya terdapat judul novel ini dan beliau langsung menghapus comment itu. Karena kebetulan kami satu group d group penulis dan memang berprinsip sangat anti dengan koment 'membandingkan' apalagi judul dan author ditulis dengan gamblang.
Sadar diri, saya pun sedang belajar. Bahwa untuk menyusun alur, cara penulisan dan belajar feel dalam menulis itu dibutuhkan waktu dan jam terbang. Saya merasa saya masih berproses sampai mengikuti beberapa kelas menulis untuk menambah kemampuan.
Percayalah, membandingkan author satu dengan author yang lain di komentar, itu bisa membuat semangat si penulis jatuh. Kita tidak ingin selalu dipuji, hanya saja, kalau tidak suka. Unfav dan tidak usah dibaca. Itu sudah cukup. Tidak perlu di bawa ke lapak novel lain untuk dibandingkan dan dikoment di sana.
__ADS_1
Kami penulis, menulis karena ingin menyalurkan hobi dan kehaluan. Bukan melulu soal penghasilan. Tidak semua author beruntung bisa mendapatkan uang dari karyanya.
Jujur saat sedetik setelah saya membaca, saya down. Jika itu komentar ada di novel ini, pastilah saya akan menjawab panjang. Saya juga mempunyai etika untuk tidak mengkonfirmasi di lapak orang lain.
Anehnya, sampai detik terakhir saya up novel ini. Yang bersangkutan masih like, meskipun namanya tidak pernah memberi komentar sekali pun.
Itulah alasan saya kenapa perlu menulis ini, jika tidak suka, unfav dan berhenti membaca. Atau chat saya, Dm saya di Ig atau facebook saya. bahkan boleh chat Wa saya.
Mohon maaf sekali lagi harus menulis seperti ini. Terimakasih semua perhatian, saya sangat terbuka pada kritik dan saran. Di lapak ini tentunya. Saya pribadi pun pasti akan mendelete otomatis komentar yang menjelekkan author atau novel lain.
Sekali lagi saya mohon maaf. Author juga manusia, saya sangat sensitif untuk hal ini. Saya tidak mungkin menyenangkan hati semua pembaca, karena saya memang memiliki banyak keterbatasan kemampuan. Kesempurnaan bukan milik saya.
Mohon maaf sekali dan terimakasih.
__ADS_1
Maaf saya benar-benar terbawa perasaan kali ini.
Malang, 25 April 2022
Peluk dari Author
Dwi
IG : Devinat21
FB : Dwi Arif Yanti
WA: 082290602727
__ADS_1