
Malam harinya Vanessa segera bersiap. ia memakai dress untuk pertama kalinya karena selama ini Vanessa selalu memakai pakaian casual dan santai. Vanessa sudah berada di apartemen bersama Vinda dan Irene. karena hanya mereka berdua yang pandai make up, saat ini Vanessa memakai dress selutut dengan warna peach simple. Dengan rambut tergerai lurus dan berponi, sedikit rambutnya dikepang lalu dibentuk seperti bandana.
Make up Vanessa sangat tipis karena memang Vanessa sudah cantik apa adanya. tidak lama ia pun mendapat pesan dari Reno.
'Kakak sudah di loby apartemen kamu princess.' Isi pesan itu
"Duh udah belum, gak usah ribet-ribet gue cuma 30 menit doang terus langsung cabut ke markas." Ucap Vanessa datar karena sudah setengah jam ia di dandani Irene dan Vinda.
"Sabar dong. kali ini lo pasti dilirik banyak pria." Ucap Irene
"Cih gue harap kali ini harus memakai topeng." Ucap Vanessa ketus
"Kan kak Reno gak bilang kalau harus pakai topeng. hahaha emang enak bakal dikejar banyak cowok." Ucap Vinda diiringi tertawa kecil
"Gak akan." Ucap Vanessa datar
"Udah nih nes. well ini baru princess." Ucap Irene yang kagum dengan Vanessa
"Asli lo jadi queen di pesta orang nes." Ucap Vinda yang sama seperti Irene
"Duh tebel banget bedaknya." Ucap Vanessa yang akan mengambil tissu basah untuk menghapusnya tapi ditahan oleh Vinda.
"Jangan lo rusak karya kita ini kampret." Ucap Vinda ketus
"Udah sana ditunggu kak Reno tuh." Ucap Irene lalu mendorong Vanessa
"Pelan-pelan ogeb gue gak biasa pakai heels." Ucap Vanessa ketus
Vanessa pun segera turun dan menuju ke tempat Reno menunggu, banyak tamu yang memandang Vanessa dengan tatapan kagum. bahkan banyak pria yang sudah membawa kekasih tapi matanya tertuju pada Vanessa.
__ADS_1
Mata Vanessa tertuju pada Reno yang dikelilingi wanita, tetapi Reno tidak menggubrisnya. Vanessa pun menyeringai saat melihat keadaan kakaknya.
Oke saatnya beraksi. Batin Vanessa menyeringai. lalu mendekat ke arah Reno.
"Sayang aku udah siap." Ucap Vanessa manja. Reno pun terbelalak melihat dandanan Vanessa yang lebih elegant.
"Maaf nona-nona bisa menyingkir dari kekasih saya." Ucap Vanessa datar. semua wanita yang mengelilingi Reno pun menatap Vanessa dari atas hingga bawah.
Ada yang kagum dengan Vanessa dan ada yang menatap sinis kearah Vanessa. Lalu Vanessa pun menggandeng lengan Reno dengan manja dan membawanya menuju ke arah mobil. mereka segera masuk kedalam mobil.
"Princess kalau ayah dan bunda melihat kamu pakai gaun seperti ini pasti mereka pingsan." Ucap Reno
"Hahaha apalagi kak Dean dan kak Rino." Ucap Vanessa diiringi tertawa kecil
"Mungkin mereka langsung koma selama 1 bulan." Ucap Reno
"Hahaha kakak bisa aja." Ucap Vanessa
"Baiklah princess itupun tidak masalah." Ucap Reno.
Mereka melesat menuju ke tempat pesta yang dimaksud oleh Reno, dengan kecepatan penuh Reno mengendarai mobil miliknya.
"Kenapa kak Reno gak ajak kak Rino aja." Ucap Vanessa yang masih mengotak Atik ponselnya.
"Rino gak mau princess, jadi ya hanya Reno si tampan aja deh. ini aja pesta teman waktu SMA." Ucap Reno Vanessa pun menganggukkan kepala.
"Tampan kok jones." Ucap Vanessa dengan nada mengejek
"Princess jangan buka kartu dong." Ucap Reno
__ADS_1
"Biarin, emang kenyatannya gitu kan." Ucap Vanessa santai. sedangkan Reno cemberut mendengar ucapan Vanessa.
Tidak lama pun mereka sampai di lokasi pesta, Vanessa dan Reno segera turun. Vanessa menggandeng lengan Reno, mereka seperti sepasang kekasih. Dari pintu masuk pun mereka sudah banyak yang memandang dan banyak teman-teman Reno dan Rino yang memandang Vanessa.
'Eh lihat Reno jalan sama siapa'
'Mereka cocok juga ya.'
'Harusnya Reno kan sama gue.'
'Mimpi, gadis di samping Reno lebih cocok.'
'Kubur mimpi lo itu.'
'Gadisnya Reno cantik juga.'
Begitulah ucapan para tamu dari yang suka sampai tidak suka. sedangkan Vanessa dan Reno tidak menggubris ucapan mereka.
Sampai kepada orang yang membuat pesta, Vanessa dan Reno menyapanya.
"Ren, akhirnya lo datang juga." Ucap laki-laki uang mengadakan pesta. saat matanya bertemu dengan Vanessa, ia pun terkejut begitu pula dengan Vanessa.
"Gue gak mungkin lupa sama rival." Ucap Reno santai
"Hahaha oke bro. btw Rino kemana biasanya bareng terus sama lo." Ucap laki-laki itu
"Biasa lah dia ngurus perusahaan. Btw sukses terus ya buat perusahaan lo yang mulai berkembang pesat." Ucap Reno
"Thanks bro, btw cewek lo cantik." Ucap laki-laki itu dengan memandang wajah Vanessa.
__ADS_1
Wajahnya gak asing. Tapi gue pernah ketemu dimana ya. Batin vanessa