I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 87


__ADS_3

Malam harinya vanessa sudah berada di mansion, tetapi ia masih berada di kamar untuk menyelesaikan pekerjaannya,karena ia besok harus membantu dean ke perusahaan.


Saking fokus kepada laptopnya vanessa tidak sadar bila rino masuk ke kamarnya. Vanessa masih fokus dengan rencana penyerangan green snake lalu membalaskan dendamnya kepada adi pratama. Rino yang melihat laptop vanessa pin bingung.


"Itu apa princess." Ucap rino tiba-tiba duduk di samping vanessa.


"Oh.. eng..nggak apa-apa kok kak." Ucap vanessa


Aduh gue harap kak rino gak begitu lihat sih. Batin vanessa


"Udah princess kamu gak perlu sembunyikan apapun dari kakak." Ucap rino


"Dih apaan sih kak, vanessa tuh iseng doang kak bikin teka-teki kayak gitu tadi." Ucap vanessa berbohong


Kakak tau kamu berbohong princess. Batin rino


"Kalau begitu kakak boleh lihat gak." Ucap rino


"Kakak kepo banget." Ucap vanessa sambil menutup laptopnya.


"Kamu kok jadi nutup-nutupin gini sih princess." Ucap rino


"Dih apaan sih kak, ini hak milik pribadi princess. Jadi kakak jangan terlalu mau tau deh." Ucap vanessa datar


"Iyah biasa aja princess." Ucap rino lalu mencubit hidung vanessa.


"Yasudah kalau princes gak mau cerita. Ikut kakak yuk." Ucap rino

__ADS_1


"Kemana." Ucap vanessa singkat


"Ke cafe." Ucap rino


"Pinjam mobilnya kak dean aja." Ucap vanessa


"Oh iya kak dean kan punya mobil baru." Ucap rino diangguk i vanessa.


"Yaudah ayo kak kita turun." Ucap vanessa lalu memakai sneakers putih dan tas selempang nya.


Vanessa dan rino pun segera turun,dia melihat dean dengan reno sedang menonton televisi, vanessa tidak melihat daniar,ayah dan bunda.


Vanessa dan rino menghampiri dean dan reno. Vanessa langsung duduk di samping dean,tetapi dean sangat kesal karena vanessa tadi sangat jahil.


"Kak dean." Ucap vanessa memeluk lengan kakaknya. Tetapi dean tidak menghiraukannya.


"Rino pakai mobil kamu saja ya." Ucap dean


"Its okey kalau kak dean gak mau minjamin, ayo kak rino kita bongkar semua mobilnya." Ucap vanessa dengan beranjak dari tempat duduknya. Karena dean takut itu terjadi ia pun menarik kembali lengan vanessa.


"Udah dong princess jangan lakukan itu lagi, yaudah ini kuncinya jaga baik-baik ya." Ucap dean lalu memberikan kunci mobilnya.


"Terima kasih kakak." Ucap vanessa lalu mencium pipi dean. Vanessa segera menarik lengan rino.


"Vanessa yang nyetir ya kak." Ucap vanessa


"Tapi hati-hati ya princess." Ucap rino karena ragu bila vanessa membawa mobil.

__ADS_1


Vanessa dan rino segera masuk ke mobil dean, vanessa melesat dengan kecepatan penuh hingga rino sedikit terkejut karena vanessa seperti sudah biasa dengan mobil kecepatan penuh. Hingga di belokan vanessa dengan cekatan membelokkan sangat lihai. Sampai di cafe milik rino vanessa segera turun,sedangkan rino masih terkejut karena vanessa begitu pintar dalam mengendarai mobil.


"Kak rino ayo turun." Ucap vanessa


"Princess jangan-jangan queen racing itu kamu." Ucap rino karena ia selalu mendengar bahwa queen racing nama depannya berawal huruf V.


"Kalau iya kenapa." Ucap vanessa santai


"Ayo lah kak lama sekali." Ucap vanessa menggandeng lengan rino.


Mereka masuk ke cafe dan banyak yang melihat mereka dengan tatapan kagum dan iri. Tetapi ada yang menatap 1 laki-laki yang menahan amarah karena vanessa dan rino bergandengan.


"Kamu hanya milikku sweety, tidak ada orang lain yang boleh milikin kamu." Ucap laki-laki itu sambil menggenggam erat sendoknya karena menahan amarah.


Vanessa dan rino memesan makanan dan minuman, sesekali mereka bercanda. Mereka seperti sepasang kekasih karena keluarga samudra masih menutupi keberadaan vanessa dari keluarganya yang lama. Setelah itu vanessa dan rino pun segera pulang, karena sekarang ganti rino yang memegang kemudi.


Saat di lampu merah mobil yang dikendarai vanessa terserempet mobil lain berwarna hitam. dan bagian kanan mobil dean lecet.


"Woy kalau naik mobil lihat-lihat dong." teriak reno pada mobil samping nya.


Sedangkan orang yang ada di dalam mobil itu menyeringai.


"Itu akibatnya karena berani mendekati sweety ku." Ucap laki-laki itu


"Udahlah kak, sekarang kita harus bagaimana yang ada kak dean murka nanti." Ucap vanessa karena ia sedikit takut melihat kakak pertamanya marah.


Vanessa dan rino segera menuju mansion,mereka masih memikirkan bagaimana bicara kepada dean.

__ADS_1


__ADS_2