
Pagi harinya 4V segera bersiap untuk menuju ke halaman belakang, karena sesuai yang 4V perintahkan. Rudin dan Irene menemukan 780 anggota BLS yang masih terikat dengan mafia lain. 4V segera menuju ke halaman belakang. Vanessa memegang katana di kedua tangannya, Vanya membawa senapan di tangan kanannya, Viola membawa double stik dan vinda membawa busur dan panahnya.
4V berjalan menuju ke halaman belakang disertai aura yang sangat mematikan, para anggota yang setia kepada BLS pun merinding. Tidak lupa aksi 4V juga dapat disaksikan lewat layar yang mereka sediakan, dipenjara bawah tanah pun dapat menyaksikan. Adi,Diana dan Sinta dibuat merinding karena Vanessa dkk berubah menjadi iblis.
Back to 4V.
"Viko, apa kau sudah menyiapkan yang sudah kami perintahkan." Ucap vinda datar
"Sudah bos." Ucap Viko.
"Ikat dan tumpuk mereka di atas kayu-kayu itu." Ucap Vanessa datar. Anggota BLS pun melakukan apa yang Vanessa perintahkan.
Viko dan anggota lainnya sudah menyiapkan 6 tumpukan kayu yang cukup luas, sehingga anggota BLS yang berhianat pada 4V akan diikat da ditumpuk diatas kayu-kayu itu hingga menggunung.
'Bos ampuni kami bos.'
'Kami setia pada BLS bos.'
'Bos bagaimana dengan keluarga kami.'
'Ampun bos.'
'Bos jangan bunuh kami.'
Jeritan demi jeritan keluar dari mulut anggota BLS yang tertangkap masih bergabung dengan mafia lain. Vanessa menyuruh satu orang untuk mendekat ke arahnya, sisa 3 langkah saja untuk dekat dengan Vanessa. Dengan kecepatan yang Vanessa miliki, secepat kilat Vanessa menebas kedua lengan laki-laki itu.
__ADS_1
Crashh...krekk...crasshhh....
Aakkkkkhhhhh.......
"Kau tau bukan, kami membenci penghianat. Penghianat BLS akan dihukum cambuk,gantung dan dibakar hidup-hidup." Ucap Vanessa tegas.
"Am..ampun..ampuni sa..saya bos.." Ucap laki-laki itu dengan menahan sakit. Vanessa menusuk mata kiri laki-laki itu dengan salah satu katananya.
Aakkkhhhhh....
"Aku akan menghancurkan keluargamu." Ucap Vanessa dingin.
"Uhukk...aahhsss..am..ampuni ke..keluarga uhukk..saya bos..." Ucap laki-laki itu. Tanpa ba-bi-bu Vanessa mencincang tubuh laki-laki itu.
Vanessa memerintahkan Coco dan Black untuk melakukan tugasnya, Coco dan Black menghampiri para penghianat. 2 hewan itu menyeret beberapa korbannya ke kandang mereka. Ada 6 orang yang berada di dalam kandang Coco dan Black.
Bug..bug...crashh...sring..krekk...
Dor...dor..dor...ctashhh..crashh...crashh..
Teriakan-teriakan pun menggema di halaman belakang, Vanessa memberi perintah pada salah satu anggotanya yang selesai mengikat salah satu penghianat itu untuk dibawa ke depan Vanessa. Vanessa memasukkan katananya yang penuh darah di tempatnya yang berada di pinggang Vanessa.
Bug..bug...bug..krekk... brukk...bug..bugg....
Vanessa memukul korban selanjutnya dengan membabi buta, hingga tangan orang itu patah, hidung nya berdarah dan mulutnya penuh dengan darah. Vanessa mengambil gergaji mesin lalu menyalakannya.
__ADS_1
Setelah gergaji itu menyala Vanessa membelah tubuh laki-laki itu dimulai dari kepala hingga kaki, Vanessa juga mencincang tubuh laki-laki itu. 4V mengumpulkan tubuh orang yang tewas ditangan mereka hingga menjadi satu. Lalu dibakar, dihalaman belakang itu dapat tercium bau anyir yang sangat kuat.
Anggota BLS yang melihat itu pun semakin takut karena bos mereka sudah menjadi iblis, terutama penjara bawah tanah. Adi,Diana dan Sinta dibuat ketakutan dengan aksi 4V yang benar-benar kejam.
Lia pun mengambil alih tubuh Vanessa, Lia memerintahkan 6 anggota untuk membuat lubang dan 6 penghianat dikubur disana. Hanya tersisa kepala mereka saja yang terlihat. Setelah anggota BLS melakukan perintah lia, Lia menyalakan mesin pemotong rumput lalu mengarahkan pada kepala penghianat yang tidak terkubur ditanah.
Seketika mesin pemotong rumput itu membunuh 6 penghianat itu, karena kulit diwajah mereka terlepas. Lia pun tertawa sangat senang, begitu pula viola,Vanya dan vinda yang sangat senang melakukan itu.
Setelah mereka rasa cukup bersenang-senang, 4V memerintahkan beberapa anggota BLS untuk menyiramkan gas ditumpukkan penghianat itu. 4V menyalakan api dan seketika jeritan demi jeritan pun terlontar semakin keras. Api itu membesar hingga tubuh mereka benar-benar terbakar.
"BLACK LIGHT SQUAD." Teriak 4V.
"WE ARE IN HERE." Ucap anggota BLS dengan mengepalkan tangan dan mengarahkan ke udara.
"Jika kalian yang tersisa berani menghianati kami bersiap saja menerima hukuman yang sama seperti mereka." Ucap Vanessa dingin dan tegas.
"Bila masih ingin selamat jangan membuat kesalahan, mau itu sekecil apapun. Paham kalian." Ucap vinda dengan nada tinggi.
"Siap mengerti bos." Ucap semua anggota BLS.
"Pastikan tumpukan sampah itu terbakar habis." Ucap Vanessa datar
"Setelah itu bersihkan." Ucap Vanya datar.
"Siap bos." Ucap semua anggota BLS.
__ADS_1
4V meninggalkan halaman belakang dan menuju ke penjara bawah tanah, dengan keadaan jubah dan baju penuh darah.