I'M Leader Mafia

I'M Leader Mafia
CHAPTER 230


__ADS_3

Hari-hari sudah berlalu, hari ini adalah pertandingan Mike dan Barrack. Hanya teman terdekat mereka yang datang untuk menjadi saksi siapa yang menang walaupun sudah ada juri.


"Mereka yang tanding gue yang ketar ketir." Ucap Viola


"Vi lo dukung siapa nih?" Ucap Vinda


"Gaada, gue sebenarnya ga mau ini terjadi woi." Ucap Viola


"Kakak lo udah bener-bener mandang kak Mike bagai musuh loh." Ucap Irene


"Iya tuh udah kayak harimau mau nerkam mangsanya." Ucap Vinda


"Kak Mike sendiri santai aja tuh." Ucap Irene


"Gue ga mau lihat kakak gue terluka, tapi gue juga ga mau kehilangan kak Mike." Ucap Viola


"Lo suka sama kak Mike?" Ucap Vanya


"Ya menurut lo?" Ucap Viola


"KAK MIKE, SEMANGAT. VIO BILANG KALAU DIA SUKA PADAMU." Vinda berteriak dan Mike mendengar ucapan Vinda.


Mike melihat ke arah Viola yang salting, Mike pun tersenyum karena Viola telah membuka hati untuk dirinya.


"Akan ku perjuangkan untukmu Vio, meskipun harus melewati pukulan kakakmu."


Mike mengatakan itu, sedangkan Barrack semakin kesal karena adiknya sudah berani mengatakan suka pada Mike.


Mata Viola menangkap satu orang yaitu Qia. Viola masih tidak bisa memaafkan Qia, ia tidak datang sendiri melainkan bersama kekasih perempuannya.


Sudah berani terang-terangan ternyata. Batin Viola


"Kak Qia sini."


Vinda memberikan isyarat agar Qia bergabung dengan mereka. Sedangkan Qia yang melihat tatapan Viola yang tajam padanya. Tetapi Qia menuju ke sebelah Irene dan Vinda.


"Temennya ya kak?" Ucap Vinda


Qia hanya tersenyum ketika kekasihnya dikira teman oleh Vinda, sedangkan kekasih Qia memasang wajah datar karena Qia seperti tidak mengakui dirinya.


"Gue yakin sih Barrack yang menang." Ucap Dean


"Kenapa gitu?" Ucap Steve


"Ya kan Mike ga tegaan orangnya apalagi sama teman sendiri." Ucap Dean


"Sepertinya kau salah Dean." Ucap Steve


"Kenapa begitu?" Ucap Dean


"Mike akan memperjuangkan cinta nya." Ucap Steve


"Perhatian semuanya, ini adalah pertandingan antara Tuan Barrack Nugraha dan Mike Tyson. Disebelah kiri saya ada Tuan Barrack Nugraha dan disebelah kanan saya ada Tuan Mike Tyson." Ucap Host


Wuuuuuuuuuuuuuu


Digedung itu pun meriah walau hanya orang terdekat dan beberapa anak buah BLS menyaksikan pertandingan itu.


"Anjrit gue yang deg-deg an." Ucap Vinda


"Lo ga deg-degan Vi?" Ucap Vanya


"Jantung gue udah mau copot, pegang tangan gue nih udah panas dingin." Ucap Viola


"Kak Mike pasti menang kok." Ucap Vanessa


"Kenapa? Dia nyogok?" Ucap Viola


"Ya ngga lah, yakali kak Mike ngelakuin hal kotor itu." Ucap Vanessa


"Wasitnya gagah banget woi." Ucap Vinda


"Inget Billy, gue cepuin mampus lo." Ucap Irene


"Ya siapa tau itu bisa buat lo ren." Ucap Vinda


"Ga dulu, gaminat gue." Ucap Irene

__ADS_1


"Baiklah pertandingan akan segera kita mulai." Ucap host


"Duh makin deg-degan gue ini." Ucap Viola


"Pertandingan kita mulai."


-------------


Pertandingan boxing dimenangkan oleh Mike, Mike benar-benar memandang Barrack bagaikan musuhnya. Sedangkan Barrack harus menjalani pengobatan karena hidungnya tertonjok Mike. Mike juga meminta maaf pada Barrack.


"Jaga Adek gue ya bro, gue ga ikhlas kalau lo sakiti hatinya." Ucap Barrack


"Pasti kok bar, gue minta maaf kalau hidung lo jadi kayak gini." Ucap Mike


"Udah resikonya, santai aja." Ucap Barrack


"Qia mana?" Sambung Barrack


Viola dan Mike pun saling pandang, Mike menunjukkan foto kalau Qia masih menyukai sesama jenis.


"Apa maksutnya?" Ucap Barrack


"Bro, Qia punya pacar. Dia kembali punya pacar cewek." Ucap Mike


"H-hah?" Barrack terkejut dengan ucapan Mike.


"Dia juga ngajak pacarnya buat lihat kakak tanding sama kak Mike." Ucap Viola


"Jadi cewek disebelah Qia itu-


"Pacarnya." Ucap Viola dan Mike.


"Kalian bohong kan?". Ucap Barrack


"Kakak pikir waktu aku marah di kantor itu kenapa? Ya karena dia punya pacar. Dia mengingkari semua janjinya." Ucap Viola


Beberapa saat kemudian, Qia dan kekasihnya datang ke kamar Barrack. Disana ada teman-teman Barrack dan teman-teman Viola.


"Bar, muka mu mulai lebam." Ucap Qia


"Hmm."


"Thanks qi." Ucap Mike


"Qia, Lo gamau ngenalin pacar itu ke kita?" Ucap Dean


"Hah pacar?" Ucap Vinda


"Kenalin lah." Ucap Barrack


"Gue Winza,pacarnya Qia." Ucap Winza


"Udah berapa lama sama Qia?" Ucap Dean


"Tiga bulan ini." Ucap Winza


"Tapi Qia ga pernah ngomong kalau punya pacar." Ucap Barrack


"Wahhh gila sih udah tiga bulan tapi ga diakuin." Ucap Rino


Qia hanya bisa menunduk karena ia bingung harus menjawab ucapan Barrack dan Rino.


"Winza, kau cantik sih tapi sayang ga diakuin." Ucap Viola


"Santai saja Qia, kau masih bisa bekerja kok. Meja kerjamu akan kembali ke ruanganmu." Ucap Barrack


"Kak, besok kakak gaboleh aktifitas dulu. Badan kakak banyak yang lebam dan hidung kakak belum membaik." Ucap Viola


"Iya adik kakak yang paling cantik." Ucap Barrack sambil mengusap rambut Viola.


"Tangan woi." Ucap Mike


"Gue abangnya." Ucap Barrack


Winza benar-benar kesal karena selama ini ia mengira Qia sudah bilang pada semuanya jika mereka pacaran.


"Kalau gitu aku pamit dulu ya." Ucap Qia

__ADS_1


"Loh mau kemana kak aku baru nyampe." Ucap Vanessa


"Pulang nes, Winza masih banyak kerjaan." Ucap Qia


"Oh ini namanya Winza." Ucap Vanya


"Iya gue Winza." Ucap Winza ketus


"Kita pamit dulu ya." Ucap Qia


"Baiklah hati-hati ya kak." Ucap Vanessa


"Lekas sembuh ya bar." Ucap Qia


"Thanks." Ucap Barrack


Qia dan Winza segera meninggalkan kamar rumah sakit, Winza kesal pada Qia. Sedangkan Qia hanya bisa diam.


"Pacarnya kan?" Ucap Vanya


"Iya." Ucap Viola


"Ketebak soalnya." Ucap Vanessa


"Kak Barrack, everything oke?" Ucap Irene


"Oke kok, cuma remuk aja rasanya." Ucap Barrack


"Remuk hati atau apa nih?" Ucap Arjuna


"Semuanya." Ucap Barrack


"Tenang lah kak, banyak noh cewek BLS jomblo." Ucap Vanya


"Kok promosi?" Ucap Barrack


"Kagak, siapa tau kakak minat." Ucap Vinda


"Ga dulu deh." Ucap Barrack


"Bar, setelah Billy gue mau nikahin Viola." Ucap Mike


"Gue tendang telur lo." Ucap Barrack


"Ye kaki lo harus libur nendang orang tuh, mumpung lo belum sembuh gue nikahin Vio." Ucap Mike


"Gada, gercep banget lo." Ucap Barrack


"Yahh, harus menunggu lagi. Kan aku butuh guling bernyawa bar." Ucap Mike


"Meresahkan lo." Ucap Satria


"Dikit." Ucap Mike


"Gimana Mike saran dari Satria?" Ucap Dean


"Best banget lah buktinya gue berhasil nih bawa cinta dari tuan putri." Ucap Mike


"Oh ini saran lo sat?" Ucap Barrack


"Iya biar lo ga tolol milih cewek." Ucap Satria


"Qia cantik woi." Ucap Barrack


"Iya tapi lesbian." Ucap Viola


"Bro, nyembuhin orang yang mempunyai orientasi seksual begitu juga susah." Ucap Dean


"Ngeyel banget dari awal." Ucap Steve


"Sebenarnya Steve sama Satria udah tau saat Qia jalan sama Winza itu, mereka udah mikir kalau pacaran bukan hanya sahabat." Ucap Mike


"Kenapa kalian berdua ga bilang ke gue?" Ucap Barrack


"Kalau bulol udah ga bisa disembuhkan." Ucap Reno


"Apa bulol?" Ucap Barrack

__ADS_1


"Bucin tolol." Ucap duo R


__ADS_2