
Malam harinya Vanessa bersiap untuk ke markas, diruang tamu sudah ada Vanya, Viola dan Vinda. Vanessa pun turun menuju ruang tamu disana juga ada ayah dan bunda.
"Vanessa, bunda sama ayah mau bicara sebentar sama kamu." Ucap Bunda
"Iya bunda, bicara aja." Ucap Vanessa
"Bunda sama ayah mohon sama kamu buat tidak mengajarkan Daniar menjadi ketua mafia dalam bentuk apapun itu." Ucap Bunda
"Sampai kapanpun Nessa tidak kan mengajarkan itu bunda, mau sampai Dani menangis pun Nessa tidak akan ajarkan." Ucap Vanessa
"Dani masih minta diajarin jadi ketua mafia Bun?" Ucap Vanya
"Masih Van, dia berpikir menjadi ketua mafia adalah hal paling keren." Ucap Bunda
"Sama saja seperti Felisha bun." Ucap Vanya
"Felisha juga minta?" Ucap Ayah
"Iya ayah, bahkan aku bingung harus melarang dia bagaimana." Ucap Vanya
"Bunda mohon jangan ijinkan Van." Ucap Bunda
"Cukup kalian saja ya, bagaimana caranya harus batal keinginan mereka." Ucap Ayah
"Iya, pasti Vanya larang kok yah,bun." Ucap Vanya
"Kayaknya mereka berdua janjian deh buat jadi ketua mafia." Ucap Viola
"Gue mikirnya juga gitu Vi." Ucap Vanessa
"Lagian para bocil ini ada-ada aja deh." Ucap Vinda
"Trend kali." Ucap Viola
"Gila banget trend modelan gini." Ucap Vanessa
"Sudah-sudah, bunda harap kamu bisa menolak keinginan Dani kali ini princess." Ucap Bunda
"Iya bunda siap." Ucap Vanessa
"Kalau sampai maksa gimana nes?" Ucap Vinda
"Gue layanin, gue suruh pegang basoka sekalian kalau dia kuat." Ucap Vanessa
"Gila lo, habis itu mansion ini kena basoka nya." Ucap Vanya
"Wahh ayah rugi banyak." Ucap Vinda
"Uang ayah unlimited." Ucap Ayah
"Bokap gue ni bos, senggol dong." Ucap Vanessa
"Beneran disenggol lu hantam kepalanya." Ucap Viola
"Iyalah berani nyenggol gue bunuh." Ucap Vanessa
"Nah kan, mana ada yang berani nyenggol." Ucap Vinda
"Bos mafia paling kejam ya cuma lo nes." Ucap Viola
"Bodoamat, paling penting gue ga kejam ke keluarga gue." Ucap Vanessa
"Siap sipaling ga kejam." Ucap Vinda
"Udah mau berangkat apa kagak? Ini kak Tania ngehubungin gue." Ucap Vanessa
"Gas." Ucap Vanya
"Ayah,bunda kami pamit dulu ya. Ada masalah yang harus diselesaikan di markas." Ucap Vanessa
__ADS_1
"Hati-hati ya kalian, jaga diri baik-baik." Ucap Ayah
"Siap ayah."
4v menuju ke markas, Viola yang mengemudikan mobilnya. Vanessa dan Vanya sibuk dengan ponselnya, sedangkan Vinda video call dengan Billy.
"Kamu jadi ke markas sayang?" Ucap Billy
"Jadi kok bil, kenapa emangnya?" Ucap Vinda
"Gapapa sayang, aku mau keluar ya sama Reno Rino." Ucap Billy
"Tolong kalau bucin ga usah disini." Ucap Viola
"Vio sirik bil." Ucap Vinda
"Bukan sirik, eneg gue dengerin dari tadi." Ucap Viola
"Kayak Vanessa sama Vanya noh ga protes." Ucap Vinda
"Mereka ngempet sih dari tadi." Ucap Viola
"Emang iya nes, Van?" Ucap Vinda
"Heemm." Vanessa dan Vanya menjawab ucapan Vinda dengan deheman.
"Wah, ternyata mereka iri sayang." Ucap Billy
"Matiin ga tu hp, gue banting juga ya lama-lama." Ucap Viola
"Ih sayang aku takutttt." Ucap Vinda
"Vindaaaaaa...."
Skip
Sampai di markas, mereka segera masuk dan menuju ke lantai 3. Tania dan Rani sudah menunggu di depan televisi.
"Keluar tadi, katanya mau belanja karena bahan didapur banyak yang habis." Ucap Tania
"Tumben dia pergi sendiri biasanya nyuruh anak-anak." Ucap Vinda
"Ntahlah, akhir-akhir ini Irene sedikit aneh sih emang." Ucap Rani
"Aneh gimana kak?" Ucap Vanessa
"Dia sering keluar malam, tapi ntahlah kemana tujuannya." Ucap Tania
"Brian masih di negara C kan?" Ucap Vanya
"Setau gue masih." Ucap Vinda
"Terus Irene nemuin siapa dong?" Ucap Viola
"Kita juga ga tau lah Vi." Ucap Tania
"Masih belum ketemu kak siapa pelakunya?" Ucap Vanessa
"Belum nes, kami juga pusing mikirin ini." Ucap Tania
"Kita juga gabisa nyalahin Irene, dia sendiri juga udah usaha buat mertahanin semuanya." Ucap Rani
"Lebih baik Irene tidak perlu tau masalah ini kak." Ucap Vanessa
"Kenapa nes?" Ucap Rani
"Dia pasti nyalahin dirinya sendiri kak, tanpa kalian ketahui Irene tiap malam selalu mikir kesalahannya." Ucap Vanessa
"Lo tau dari mana nes?" Ucap Vinda
__ADS_1
"Gue sempet masuk ke kamarnya, Irene ga sadar sih gue ada di kamarnya, dia nangis dan berujung nyalahin dirinya sendiri." Ucap Vanessa
"Irene paling gampang itu overthingking." Sambung Vanessa
"Lalu gimana ini nes?" Ucap Tania
"Coba nanti gue benerin deh kak, mumpung belum sampai ngeretas yang lain." Ucap Vanessa
"Yasudah nes, nanti coba gue bantuin lo." Ucap Vanya
2jam kemudian, Irene pun datang tanpa membawa belanjaan karena yang lain tidak curiga mereka tidak menanyakan belanjaan.
"Eh kalian kesini kok ga bilang." Ucap Irene
"Gapapa ren, kita emang mau kesini kok." Ucap Viola
"Iya, darimana lo?" Ucap Vinda
"E-ee habis belanja kok." Ucap Irene
"Lo ga beli jajan ren, soalnya jajan dikulkas udah habis." Ucap Vanya
"Yah gue lupa, tadi cuma belanja kebutuhan dapur." Ucap Irene
"Terus mana barangnya?" Ucap Vanessa
"Ada dibawah kok." Ucap Irene
"Tumben lo keluar sendiri ren, biasanya minta dianterin kak Tania atau kak Desy." Ucap Vinda
"Gue bisa bawa sendiri jadi ga ngajak mereka." Ucap Irene
"Gue buatin pasta ya kalian, sebagai permintaan maaf gue karena ga sempet beli jajan." Ucap Irene
"Udah ren gausah." Ucap Vanessa
"Gapapa nes, bentar gue ambil bahannya dibawah." Ucap Irene
Irene segera menuju ke lantai 1 untuk mengambil bahan membuat pasta.
"Sebenarnya yang habis itu bahan dapur bawah atau atas sih." Ucap Vanessa
"Kayaknya Irene nyuruh anak lain buat bawain belanjaannya deh." Ucap Viola
"Ya udahlah, gue kekamar dulu sama Vanya buat ngambil kembali data penting perusahaan." Ucap Vanessa
"Oke nes."
"Kok gue curiga sama Irene ya." Ucap Vanya
"Apa yang lo curigain ke dia?" Ucap Vanessa
"Logikanya gini nes, Irene ga biasanya kemana-mana itu sendiri sekarang kok dia mau sendiri coba." Ucap Vanya
"Yaudalah Van, mungkin aja dia emang maunya sendirian." Ucap Vanessa
"Gue tanya Arjun aja deh." Ucap Vanya
"Nanyain apa?" Ucap Vanessa
"Brian udan kembali kesini atau belum." Ucap Vanya
"Bukannya Irene udah ga deket ya sama Brian?" Ucap Vanessa
"Setau gue sih gitu karena waktu itu Irene udah tau Brian keluar sama siapa." Ucap Vanya
"Sama duo L mungkin." Ucap Vanessa
__ADS_1
"Gamungkin sih nes, duo L sibuk noh dibelakang." Ucap Vanya
"Ntahlah Van, lanjutin dulu ini deh." Ucap Vanessa